Driver Ojol Tewas Terjatuh dari Jembatan Rel 20 Meter di Sukabumi

Driver ojol itu sebelumnya dari keterangan saksi terlihat berada di atas jembatan rel kereta api tersebut.

Diterbitkan 02 Oktober 2026, 22:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama N. Sudrajat (25) ditemukan tewas tergeletak di dasar Sungai Cipelang, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jumat (2/10/2026). Warga asal Karamat, Kecamatan Gunung Puyuh tersebut diduga terjatuh dari jembatan rel kereta api setinggi kurang lebih 20 meter.

​Kapolsek Warudoyong Polres Sukabumi Kota, AKP Maulana Arif membenarkan peristiwa nahas tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar.

​"Ya, sebelumnya kami mendapat informasi bahwa ada seorang laki-laki tergeletak di aliran sungai. Setelah itu saya bersama anggota langsung menuju lokasi," ujar Maulana.

​Berdasarkan keterangan sementara dihimpun dari saksi mata di lokasi kejadian, korban sebelumnya memang terlihat berada di atas jembatan rel kereta api tersebut.

​"Informasi yang kami dapat, sebelumnya pria ini ada di atas jembatan rel kereta api. Saat itu kata saksi, pria ini terlihat sambil main handphone kemudian jatuh," ujar dia.

Kepolisian belum dapat memastikan apakah korban terjatuh murni karena ketidaksengajaan atau ada unsur kesengajaan menjatuhkan diri.

​"Untuk indikasi dugaan bunuh diri, apakah dia terjatuh atau menjatuhkan diri, kita masih proses penyelidikan," tegas dia.

​Korban diketahui meninggal dunia di lokasi kejadian. Polisi menyebutkan bahwa korban mengalami luka parah di area wajah akibat benturan keras dengan bebatuan di dasar sungai.

​“Untuk luka, itu karena korban terjatuh dalam keadaan telungkup dan kepala berbenturan dengan batu, sehingga lukanya ada di bagian wajah," kata dia.

​Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin, S.H. (Bunut) Kota Sukabumi setelah pihak anggota keluarga mendatangi lokasi kejadian dan mengenali ciri-ciri korban.

​"Tadi ada identitas, tapi masih dalam proses. Tadi juga keluarganya sudah ada yang mengenali dan kita arahkan ke Bunut, karena korban dibawa ke Bunut," tutur dia.