Harga Pangan 16 Agustus 2026: Bawang Merah Sentuh Rp 39.450 per Kg

Berikut daftar lengkap harga pangan termasuk cabai dan bawang pada Minggu, (16/8/2026).

Diterbitkan 16 Agustus 2026, 12:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan hari ini seperti bawang merah mencapai Rp 39.450 per kilogram (kg) pada Minggu, (16/8/2026) pukul 08.30 WIB. Sementara itu, bawang putih Rp 40.500 per kg dan harga telur ayam ras Rp 29.400 per kg.

Demikian ditunjukkan di Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia dikutip dari Antara, Minggu ini.

Harga pangan lainnya di tingkat pedagang eceran secara nasional antara lain beras kualitas bawah I di harga Rp 14.800 per kg, beras kualitas bawah II Rp 14.600 per kg. Selain itu, beras kualitas medium I Rp 16.500 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp1 6.300 per kg.

Selanjutnya beras kualitas super I di harga Rp 17.750 per kg, dan beras kualitas super II Rp 17.250 per kg.

Sementara itu, harga cabai merah besar tembus Rp 49.100 per kg, cabai merah keriting Rp 50.450 per kg, cabai rawit hijau Rp 55.350 per kg, dan cabai rawit merah Rp 62.650 per kg.

Di sisi lain, daging ayam ras segar Rp 41.350 per kg, daging sapi kualitas I Rp 151.450 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp 142.900 per kg.

Harga komoditas seperti gula pasir kualitas premium dibanderol Rp 20.350 per kg, gula pasir lokal Rp 19.050 per kg.

Lalu harga minyak goreng curah di posisi Rp 20.350 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp 24.300 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp 23.550 per liter.

Harga Pangan Global Naik ke Level Tertinggi dalam 3,5 Tahun, Ini Penyebabnya

Sebelumnya, harga pangan global naik ke tingkat tertinggi dalam 3,5 tahun pada Juli 2026. Kenaikan harga pangan global itu didorong oleh gangguan rantai pasok akibat risiko geopolitik serta kondisi cuaca yang semakin panas dan kering.

Demikian berdasarkan data PBB yang dirilis pada Jumat, 7 Agustus 2026, dikutip dari laman Anadolu, Senin (10/8/2026).

Indeks Harga Pangan dari Organisasi Pangan dan Pertanian atau the UN Food and Agriculture Organization’s (FAO) naik 0,6% dari bulan sebelumnya menjadi 131,1 poin pada Juli, level tertinggi sejak Januari 2023.

Kenaikan harga sereal, gula dan minyak nabati mengimbangi penurunan harga daging dan produk susu.

Meskipun terjadi kenaikan terbaru ini, harga pangan global masih berada 18,2% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang tercatat pada Maret 2022.

Indeks Harga Sereal FAO naik 3,4% secara bulanan (month-on-month) dan 6,9% secara tahunan (year-on-year) menjadi 113,8 poin.

Harga gandum global naik 5,8% dari Juni dan 9,9% dari tahun sebelumnya, seiring berlanjutnya gangguan arus ekspor di Laut Hitam dan kerusakan infrastruktur ekspor yang meningkatkan kekhawatiran pasokan.

 

Indeks Harga Pangan Lainnya

Indeks Harga Minyak Nabati naik 3,7% menjadi 195,7 poin, mencapai level tertinggi sejak Juni 2022, karena harga minyak kelapa sawit dan minyak kedelai tetap tinggi.

Indeks Harga Gula naik 5,6% dari bulan sebelumnya menjadi 95 poin, meskipun masih 8% lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan bulanan ini mencerminkan kekhawatiran mengenai dampak cuaca panas dan kering yang berkepanjangan terhadap hasil panen di Uni Eropa serta potensi pengaruh kondisi El Nino terhadap prospek produksi di negara-negara produsen utama di Asia.

Sementara itu, Indeks Harga Daging turun 2,8% secara bulanan menjadi 127,7 poin, menandai penurunan bulanan pertama tahun ini, namun tetap 0,8% lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Indeks Harga Produk Susu turun 0,8% dari Juni dan 24,8% secara tahunan menjadi 116,2 poin, melanjutkan tren penurunan yang terlihat sejak April.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6