Direksi BEI akan Berganti, OJK Tekankan Penguatan Pasar Modal Nasional

Proses pemilihan Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2026 diharapkan bisa menjadi jalan masuk memperkuat kualitas dan daya saing pasar modal nasional.

Diterbitkan 09 Januari 2026, 16:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pada 2026, BEI dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan salah satu agenda utama berupa pergantian jajaran direksi yang rencananya berlangsung pada Juni 2026.

Menanggapi hal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai proses pencalonan dan pemilihan Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas dan daya saing pasar modal nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menyampaikan harapannya agar proses tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“OJK melihat bahwasannya ini merupakan momentum penting ya dalam memperkuat kualitas dan juga daya saing pasar modal Indonesia,” kata Inarno dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Desember 2025, Jumat (9/1/2026).

Ia menekankan, proses pencalonan dan pemilihan Direksi BEI diharapkan dapat berlangsung dengan baik, sesuai prosedur, serta akuntabel.

Ke depan, terdapat sejumlah agenda strategis yang perlu terus diperkuat, antara lain peningkatan integritas dan perlindungan investor melalui pengawasan perdagangan yang lebih efektif guna memitigasi praktik perdagangan tidak wajar serta menjaga pasar tetap adil dan transparan.

 

Pendalaman Pasar

Selain itu, OJK juga mendorong pendalaman pasar melalui pengembangan sisi penawaran dan permintaan, termasuk pengembangan produk Lighthouse IPO, peningkatan likuiditas melalui free float, serta peningkatan jumlah investor, khususnya investor institusi domestik dan global.

Penguatan ketahanan infrastruktur teknologi informasi dan keamanan siber juga menjadi perhatian seiring semakin digitalnya aktivitas perdagangan di pasar modal.

“OJK akan terus berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia sebagai mitra strategis untuk mewujudkan pasar modal Indonesia yang semakin dalam, efisien, berintegritas, dan juga tangguh,” pungkas Inarno.

 

  • liputan6
    Bursa Efek Indonesia atau BEI adalah salah satu tempat yang memperjualbelikan saham, obligasi, dan sebagainya di Indonesia.
    BEI
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Pasar modal adalah seluruh kegiatan yang mempertemukan penawaran dan permintaan dana jangka panjang.
    pasar modal
  • liputan6
    Otoritas Jasa Keuangan atau OJK adalah lembaga yang berfungsi untuk mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor keuangan.
    OJK
  • Bursa Efek Indonesia