Emiten IRSX Memperluas Bisnis ke Ekosistem Media Commerce

PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) menargetkan media e-commerce akan menyumbang ke pendapatan 50-60% pada 2026.

Diterbitkan 14 September 2026, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) memperluas bisnis berbasis artificial intelligence (AI) melalui pengembangan ekosistem media commerce dan entertainment. Strategi tersebut diarahkan untuk memperbesar sumber pendapatan perusahaan di luar bisnis inti AI dan Multi-Channel Network (MCN), dengan target kontribusi media commerce sebesar 50%-60% terhadap pendapatan pada 2026.

Pengembangan bisnis tersebut mencakup social commerce, AI commerce, produksi konten, live entertainment, dan advertising. Manajemen IRSX sebelumnya menargetkan segmen entertainment menyumbang 35%-40% pendapatan pada 2026, sedangkan advertising menjadi sumber pendapatan lainnya.

Direktur Utama IRSX Subioto Jingga mengatakan, pengembangan ekosistem digital perusahaan berkaitan dengan upaya memperluas monetisasi konten dan jaringan kreator.

“Dengan jaringan kreator, kapasitas produksi, dan ekosistem digital 360 yang kami miliki, kami optimistis kerja sama ini akan mempercepat pertumbuhan segmen content dan advertising,” ujar Subioto di Jakarta, Minggu (13/9/2026).

IRSX menempatkan AI commerce berdampingan dengan social commerce dan media sebagai bagian dari pengembangan bisnis perusahaan. Ekosistem tersebut mencakup pemanfaatan AI, jaringan kreator, konten, serta kanal digital untuk menghasilkan pendapatan dari aktivitas commerce dan advertising.

Perusahaan juga mengembangkan ekosistem digital 360 yang mencakup Social & AI Commerce, digital out-of-home (DOOH), user-generated content (UGC), jaringan Clippers, konser, dan lini bisnis lainnya. Pengembangan tersebut menunjukkan bahwa IRSX tidak hanya mengandalkan bisnis AI secara langsung, tetapi menggabungkan AI dengan aktivitas media commerce dan entertainment.

Manajemen menargetkan media commerce menjadi sumber kontribusi pendapatan terbesar pada 2026  dengan porsi 50%-60%. Target tersebut menempatkan media commerce sebagai salah satu pilar utama ekspansi bisnis IRSX.

 

Pengembangan Ekosistem

Pengembangan ekosistem tersebut kemudian diperluas melalui kerja sama dengan iQIYI International. PT Folago Pictures Indonesia menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan iQIYI International untuk produksi original series selama tiga tahun ke depan dan kerja sama advertising partner.

Senior Managing Director, Asia Tenggara iQIYI Dinesh Ratnam Durai Ratnam mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi iQIYI.

"Indonesia adalah market yang penting bagi kami di Asia Tenggara. Jaringan kreator dan MCN Folago, ditambah ekosistem digital 360 yang lebih luas, menjadikan Folago mitra yang kuat bagi pertumbuhan kami di negara ini,” kata Dinesh.

Melalui MoU tersebut, Folago Pictures akan berkolaborasi dalam produksi konten original series iQIYI dengan memanfaatkan kapasitas produksi dan jaringan MCN. Folago juga akan menjalankan peran sebagai advertising partner iQIYI International melalui ekosistem digital 360.

iQIYI International saat ini melayani lebih dari 100 juta pengguna di 191 wilayah dengan katalog lebih dari 1.700 judul drama, variety show, dan anime serta sekitar 2.000 judul film. Subioto menilai kerja sama tersebut dapat memperluas jangkauan monetisasi perusahaan ke pasar regional.

“Penandatanganan MOU dengan iQIYI International ini menjadi tonggak penting bagi Folago untuk memperluas jangkauan konten dan monetisasi iklan kami ke skala regional,” tutur Subioto.