Truk Tersangkut di Jalan Raden Intan Lampung Picu Macet Panjang

Truk fuso tersangkut membuat lalu lintas di Jalan Raden Intan, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, Senin (3/8/2026), macet panjang.

Diterbitkan 03 Agustus 2026, 11:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandar Lampung - Kemacetan panjang melanda ruas Jalan Raden Intan, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung, Senin (3/8/2026). Antrean kendaraan mengular sekitar 3 kilometer dari Lampu Merah Tugu Juang hingga simpang depan Gramedia setelah sebuah truk fuso bermuatan hebel melintang dan menutup sebagian besar badan jalan.

Pantauan di lokasi, arus lalu lintas dari berbagai arah bergerak tersendat. Kendaraan hanya bisa melintas secara bergantian sehingga laju kendaraan sangat lambat.

Personel Satlantas Polresta Bandar Lampung diterjunkan untuk mengatur arus sekaligus menerapkan rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, truk fuso bernomor polisi E 9798 GN tersebut mengangkut sekitar 60 meter kubik material hebel untuk kebutuhan proyek pembangunan di sekitar lokasi.

Salah seorang pekerja proyek, Bayu, mengatakan truk itu sudah berada dalam posisi melintang sejak sekitar pukul 01.00 WIB.

"Ini dari jam 01.00 WIB tadi," ujar Bayu, saat ditemui di lokasi, Senin (3/8/2026).

Menurut Bayu, insiden terjadi ketika truk hendak masuk ke area proyek. Roda belakang kendaraan tersangkut setelah gorong-gorong akses menuju lokasi pembongkaran amblas, sehingga truk tidak bisa bergerak dan akhirnya melintang di badan jalan.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Bandar Lampung, Ipda Tony Arnaldo mengatakan, rekayasa lalu lintas telah diberlakukan sejak pukul 07.00 WIB untuk mencegah kemacetan semakin parah.

"Kami masih melakukan rekayasa lalu lintas dari jam 7 pagi tadi. Karena ada truk melintang yang menutupi sebagian besar jalan sehingga menyebabkan kemacetan," kata Tony.

Ia menjelaskan, kendaraan dari arah Jalan Raden Intan dialihkan ke sejumlah jalur alternatif. Arus menuju Jalan Kebun Jeruk diarahkan melalui jalur tersebut, sementara kendaraan menuju kawasan Adipura dialihkan melalui Jalan Masjid Al Bakri. Adapun kendaraan yang mengarah ke Pahoman diarahkan melalui kawasan Enggal.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi truk masih berlangsung. Petugas kepolisian tetap bersiaga di lokasi untuk mengatur arus kendaraan dan mengantisipasi antrean lalu lintas semakin panjang.

Â