Lampung Hujan Abu Anak Krakatau, Jalanan Penuh Debu

Abu vulkanik dampak erupsi Anak Krakatau mulai dikeluhkan warga di Kota Bandar Lampung

Diterbitkan 06 September 2026, 05:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai dikeluhkan warga di Kota Bandar Lampung, Lampung.

Menanggapi keluhan tersebut, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung menyemprot sejumlah ruas jalan protokol pada Sabtu (5/9/2026) malam.

Penyemprotan dilakukan menggunakan armada pemadam kebakaran yang bergerak perlahan menyusuri jalan. Air disemprotkan ke permukaan jalan untuk membasahi abu sekaligus mengurangi material yang beterbangan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan, penyemprotan dilakukan sebagai langkah responsif atas keluhan warga.

"Ya, ada keluhan masyarakat terkait dengan debu. Nah kita lakukan penanggulangan responsif terkait dengan itu. Mudah-mudahan bisa mengurangi dampak debunya," kata Anthoni, Sabtu (5/9).

Sejumlah ruas jalan protokol menjadi sasaran penyemprotan, di antaranya Jalan Kartini, Jalan Ahmad Yani, Jalan Raden Intan, Jalan Teuku Umar, Jalan Zainal Abidin, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Gatot Subroto.

Sebanyak tujuh armada dikerahkan dalam penanganan tersebut. Empat unit berasal dari Damkarmat, sedangkan tiga unit lainnya merupakan armada BPBD Kota Bandar Lampung.

"Personel kurang lebih ada sekitar 35 orang," ujarnya.

 

Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Anthoni mengatakan, penyemprotan merupakan upaya penanggulangan untuk mengurangi dampak abu vulkanik yang beterbangan di sejumlah wilayah Bandar Lampung.

Dia juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

"Apabila memang harus melaksanakan kegiatan di luar rumah, baiknya menggunakan masker ataupun alat pelindung mata sehingga dapat meminimalisir dampak debu," kata Anthoni.

Warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan abu vulkanik diimbau segera menghubungi atau mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan yang disediakan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Erupsi Gunung Anak Krakatau sebelumnya dilaporkan memicu sebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah di Lampung. Masyarakat di beberapa daerah pun diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik.