Kecepatan Mclaren YouTuber Andra ST hingga Terbelah Dua

Polisi menyebut YouTuber Andra ST dalam kondisi fit saat mengemudi.

Diterbitkan 08 Juli 2026, 14:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mobil sport McLaren 720S warna kuning milik YouTuber Sukoharjo, Andra ST, terbelah menjadi dua usai kecelakaan tunggal di Jalan Solo-Wonogiri, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Peristiwa itu terjadi Rabu (8/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo Iptu Ardian Herlinanda menjelaskan, berdasarkan keterangan pengemudi, kecelakaan berawal setelah Andra selesai menonton hiburan.

"Jadi saudara Andra ini selesai melaksanakan kegiatan nonton hiburan, berjalan dari arah selatan. Niatnya itu mau jalan-jalan ke arah Solo," ujar Iptu Ardian.

Setelah melewati lampu merah Punduhan, mobil tiba-tiba oleng.

"Menurut keterangan dari pengemudi sementara ini, terjadi slip. Jadi ban-nya itu slip, tidak bisa menguasai kendaraan sehingga oleng ke kiri kemudian menabrak tiang," jelasnya.

Benturan keras membuat bodi McLaren terbelah dua. Bagian depan terlempar dan berhenti di atas trotoar.

 

Kecepatan Tidak Terlalu Tinggi, Pengemudi Fit

Iptu Ardian memastikan kondisi Andra saat mengemudi dalam keadaan baik. Tidak ada indikasi mengantuk maupun pengaruh alkohol.

"Oh, kalau kondisi menurut keterangannya ya enggak terlalu kencang. Jadi tidak terlalu kencang, mungkin masih kecepatan di bawah 100. Dan untuk kondisi pengemudi sendiri dalam keadaan fit ya, tidak terpengaruh alkohol ataupun mengantuk," tegasnya.

Di dalam mobil terdapat dua orang. "Di dalam mobil ada dua orang, pengemudi sama temannya, si Robi," tambah Iptu Ardian.

Pascakejadian, keduanya langsung dibawa ke RS Indriati Solo Baru. Berdasarkan hasil observasi dokter, kondisi Andra sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

"Ya, jadi untuk keadaan pengemudi saat ini sudah diperbolehkan pulang. Dari hasil observasi dokter, untuk pengemudi bisa rawat jalan. Tapi untuk penumpang, saat ini masih observasi di rumah sakit," jelas Iptu Ardian.

"Jadi dari keterangan dokter tadi, kami mintai keterangan belum bisa memberikan keterangan yang pasti karena masih dalam tahap observasi," lanjutnya.

 

Murni Kecelakaan Tunggal

Hingga saat ini, Satlantas Polres Sukoharjo memastikan insiden tersebut merupakan kecelakaan tunggal.

"Enggak. Jadi untuk hasil sementara ini masih kecelakaan tunggal, murni kecelakaan tunggal. Tapi nanti untuk lebih rincinya masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, pendalaman," pungkas Iptu Ardian.

Kontributor: Arie Sunaryo/merdeka.com