Pendaki yang Jatuh ke Lembah Gunung Burangrang Ditemukan Setelah 8 Jam Pencarian, Begini Kondisinya

Korban yang sebelumnya dilaporkan dengan nama Jhomas (33) ternyata diketahui bernama asli Aep Rohendi Saripudin.

Diterbitkan 20 Oktober 2025, 09:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Setelah lebih dari delapan jam pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang terjatuh di Lembah Gunung Burangrang. Pendaki tersebut ditemukan dalam kondisi selamat.

Korban yang sebelumnya dilaporkan dengan nama Jhomas (33) ternyata diketahui bernama asli Aep Rohendi Saripudin. Dia ditemukan oleh Search and Rescue Unit (SRU) 3 pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 23.30 WIB, dalam keadaan sadar dan mampu berkomunikasi dengan baik.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan bahwa korban segera dievakuasi ke Basecamp Mentari Gunung Burangrang untuk mendapatkan pemeriksaan awal.

“Syukurlah survivor berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Setelah tiba di basecamp pada pukul 00.58 WIB, dia langsung diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diantar pulang ke rumahnya di Bogor,” ujar Ade Dian.

Pencarian Libatkan Tiga Tim

Operasi SAR ini melibatkan pembagian tiga tim pencarian atau Search and Rescue Unit (SRU) yang menelusuri tiga jalur berbeda menuju titik terakhir keberadaan korban (Last Known Position).

SRU 1 berangkat dari Basecamp Mentari melalui jalur Tugu Puncak pada pukul 15.00 WIB. SRU 2 menyusul lewat jalur Sapada pada pukul 18.40 WIB.

SRU 3, yang akhirnya berhasil menemukan survivor, berangkat melalui jalur Cikandang pada pukul 22.10 WIB.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi dengan selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat, termasuk Kantor SAR Bandung, Polsek Cisarua, tim relawan, dan warga setempat, telah kembali ke satuannya masing-masing pada Senin dini hari.

Detik-Detik Pendaki Terpeleset Lalu Jatuh ke Lembah

Sebelumnya, Aep diketahui melakukan pendakian seorang diri atau solo hiking menuju puncak Gunung Burangrang melalui jalur Tanjakan Mentari.

Dalam perjalanan turun, dia terpeleset dan terjatuh ke jurang di kawasan lembah pada ketinggian sekitar 1.710 mdpl.

Informasi awal insiden jatuh diterima oleh Tim Siaga Kantor SAR Bandung pada sekitar pukul 15.10 WIB, setelah Aep sendiri berhasil menghubungi pihak basecamp dan SAR Bandung untuk meminta bantuan evakuasi. Menurut keterangan, insiden terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Pihak SAR Bandung mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam operasi penyelamatan ini serta kembali mengingatkan para pendaki agar tidak mendaki sendirian, selalu melapor ke basecamp, dan memperhatikan cuaca serta kondisi medan sebelum memulai perjalanan.