BPBD Magetan: 390 Pendaki Datangi Gunung Lawu Jelang 1 Suro

Sebanyak 390 pendaki tercatat melakukan aktivitas di jalur Cemorosewu Gunung Lawu menjelang peringatan 1 Suro atau Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Diterbitkan 15 Juni 2026, 06:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ratusan pendaki datangi Gunung Lawu untuk ziarah 1 Suro.
  • BPBD Magetan catat 390 pendaki via Cemorosewu, pengamanan gabungan disiapkan.
  • Pendaki diimbau waspada cuaca ekstrem, wajib registrasi, dan dilarang bakar hutan.

Liputan6.com, Jakarta - BPBD atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magetan mencatat ratusan pendaki terlihat mulai mendatangi Gunung Lawu di perbatasan Magetan, Jawa Timur (Jatim) dengan Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng) untuk melakukan pendakian dan ziarah menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah atau 1 Suro.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo, berdasarkan pantauan petugas gabungan dari Pos Pengamanan Gunung Lawu via Cemorosewu di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Magetan, ada sekitar 390 pendaki tercatat melakukan aktivitas pendakian.

"Sekitar 390 pendaki tercatat melakukan aktivitas di jalur Cemorosewu, dengan rincian 150 orang berkemah di puncak dan 240 orang memilih jalur tektok (naik dan turun dalam satu hari)," ujar Eka dalam keterangannya di Magetan, Minggu 14 Juni 2026, melansir Antara.

Eka melanjutkan, bertepatan dengan 1 Suro, pihaknya telah melakukan persiapan dengan petugas gabungan untuk melakukan pengamanan mengingat biasanya jumlah pendaki mengalami peningkatan saat momentum tersebut.

"Petugas gabungan terdiri dari unsur BPBD Magetan, Kodim Magetan, Polres Magetan, Perhutani KPH Lawu dan sekitarnya, serta relawan dari Paguyuban Giri Lawu (PGL)," ucap dia.

 

Koordinasi dengan Petugas Gabungan

Untuk menjaga keamanan selama periode ramai pendakian, pihaknya meningkatkan koordinasi dengan petugas gabungan. Eka mengatakan, jumlah pendaki akan semakin bertambah pada malam 1 Suro atau bertepatan dengan Senin (15/6/2026).

"Selain menyiapkan pengamanan, petugas gabungan BPBD juga mengingatkan pendaki untuk memperhatikan kondisi cuaca yang saat ini memasuki musim kemarau. Di mana, pada saat diperkirakan suhu akan dingin dan ekstrem, sehingga pendaki diminta membawa perlengkapan yang memadai guna menjaga keselamatan," papar dia.

Menurut Eka, BPBD juga meminta agar setiap pendaki wajib melakukan registrasi resmi di basecamp sebelum memulai pendakian.

"Pendaki juga dilarang keras melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan," jelas Eka.

Seperti diketahui, Gunung Lawu bagi masyarakat Jawa pada bulan Suro tidak hanya menjadi destinasi pendakian, tetapi juga tempat ziarah atau tirakat.

Oleh karena itu, setiap bulan Suro, gunung di perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah tersebut selalu ramai dikunjungi pendaki.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6