Bitcoin Suisse Berencana Pangkas 50% Karyawan

Bitcoin Suisse berencana memangkas hingga separuh karyawan di Swiss dan memindahkan sebagian operasionalnya ke luar negeri.

Diterbitkan 13 September 2026, 12:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bitcoin Suisse berencana memangkas 50 persen atau hingga 60 dari total 120 karyawan yang bekerja di Swiss sebagai bagian dari upaya reorganisasi bisnis perusahaan kripto tersebut.

Perusahaan penyedia layanan keuangan kripto yang berbasis di Zug, Swiss, itu menyampaikan rencana tersebut pada Jumat dan mengonfirmasi laporan media Swiss Finews.

Dikutip dari CoinMarketCap, Minggu (13/9/2026), pemangkasan karyawan akan dilakukan setelah periode konsultasi yang berlangsung hingga 20 September 2026.

Bitcoin Suisse mengatakan restrukturisasi dilakukan seiring perubahan dalam pengelolaan sejumlah fungsi bisnisnya.

"Pengembangan perangkat lunak dan kemampuan back-office akan semakin dikonsolidasikan di hub internasional kami, sehingga memungkinkan kami untuk berkembang lebih cepat, mengakses kumpulan talenta yang lebih luas, dan berinvestasi secara lebih efektif dalam penawaran kami di masa depan," kata Bitcoin Suisse.

Dengan demikian, rencana tersebut dapat berdampak pada hingga setengah dari tenaga kerja Bitcoin Suisse di Swiss. Namun, angka 60 karyawan merupakan batas maksimal pengurangan, sehingga jumlah aktual karyawan yang terdampak masih dapat lebih rendah setelah proses konsultasi selesai.

Bitcoin Suisse Tutup Pusat IT di Kopenhagen

Selain mengurangi tenaga kerja di Swiss, Bitcoin Suisse juga akan menutup pusat pengembangan teknologi informasi (IT) miliknya di Kopenhagen, Denmark.

Perusahaan yang didirikan pada 2013 tersebut saat ini memiliki sekitar 200 karyawan secara global. Artinya, rencana pengurangan hingga 60 karyawan yang diumumkan kali ini secara khusus berkaitan dengan tenaga kerja di Swiss, bukan separuh dari seluruh karyawan Bitcoin Suisse di dunia.

Dalam menjalankan operasinya di luar Swiss, Bitcoin Suisse memiliki hub internasional di Bratislava, Slovakia, dan berencana membangun hub lainnya di Vietnam. Perusahaan juga memiliki kantor di Liechtenstein, Abu Dhabi, dan Bermuda.

Konsolidasi pengembangan software dan fungsi back-office ke hub internasional menjadi bagian dari strategi reorganisasi Bitcoin Suisse.

Perusahaan menyebut langkah tersebut akan membantu mempercepat ekspansi, memperluas akses terhadap talenta, serta membuat investasi untuk produk dan layanan masa depan lebih efektif.