Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak, Tim SAR Kembali Temukan 2 Life Jacket dan Helm Proyek

Tetapi, belum bisa dipastikan apakah barang-barang itu milik speed boat yang ditumpangi 5 jurnalis dan 3 kru.

Diterbitkan 12 September 2026, 21:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Tim SAR menemukan jaket pelampung, helm, dan jeriken di Selat Sunda.
  • Barang temuan belum dipastikan milik speed boat Arupadatu I yang hilang.
  • Pencarian diperluas dengan 14 kapal di 7 sektor, namun hasil masih nihil.

Liputan6.com, Jakarta - Pencarian 5 jurnalis dan 3 awak kapal speed boat yang hilang kontak di Selat Sunda terus dimaksimal ke sejumlah titik. Hari ini, tim SAR gabungan yang berada di KN SAR Tetuka menemukan sejumlah benda-benda yang mengambang di sektor X sisi Utara Pantai Carita.

Kasubdit Patroli Airud Polda Banten, AKBP Lis Handaya, membenarkan temuan sejumlah objek saat tim melakukan penyisiran intensif. Objek yang ditemukan berupa dua buah life jacket oranye, helm proyek warna merah dan jiriken BBM warna biru.

"Ada life jacket 2 pcs, helm proyek, sama jiriken BBM," katanya kepada awak media, Sabtu (12/9/2026) malam.

 

Namun, Lis belum bisa memastikan apakah barang-barang yang ditemukan itu milik speed boat Arupadatu I yang ditumpangi delapan orang tersebut.

"Cuma harus diklarifikasi dulu sama pihak yang berwenang bahwa itu memang benar-benar barang perlengkapan Kapal Arupadatu," ujarnya.

Saat ini, pihak berwajib sedang melakukan konfirmasi ke pemilik kapal atas temuan-temuan tersebut. Dia pastikan, hasil konfirmasi tersebut akan disampaikan kemudian.

"Pihak yang berwajib juga sudah konfirmasi sama pemilik kapal apakah itu benar dari atau bukan nanti hasilnya baru bisa dipublikasi," ujarnya.

 

Kerahkan 14 Kapal

Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, Kapal Polisi (KP) Sanjaya telah melakukan pemantauan di sekitar kawasan tersebut. Menurut dia, tim menempuh perjalanan sekitar 80 mil atau 140 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih delapan jam.

"Kita memantau sekaligus mencari keberadaan rekan-rekan kita, dan kembali ke sini dengan perjalanan selama 8 jam selepas 80 mil dengan jarak kurang lebih 140 kilometer. Hasil hari ini masih nihil, kita tidak menjumpai keberadaan mereka," ujar Hengki usai melakukan operasi pencarian di Dermaga Ciwandan, Banten, dikutip dari Antara, Sabtu (12/9/2026).

Dia menjelaskan, dalam operasi tersebut, pasukan Polda Banten turut melibatkan dua keluarga jurnalis yang hilang, yakni fotografer lepas Donal Husni dan dari iNews Yudistira.

Mereka melakukan pemantauan di sekitar Pulau Sertung melalui pengamatan visual menggunakan teropong.

Hengki mengatakan, operasi pencarian juga terus diperluas. Pada hari kelima, Tim SAR Gabungan mengerahkan 14 kapal yang dibagi ke dalam tujuh sektor pencarian.

"Hari keempat itu cuman 12 kapal dan 6 sektor, dibagi, dan hari ini 14 kapal, 7 sektor. Nanti kita akan terus update kembali sambil menunggu yang lain kembali dan menyelesaikan pemantauan di wilayah masing-masing," papar Hengki.

Hengki menegaskan pemerintah terus berupaya maksimal untuk menemukan tim jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini masih hilang kontak. Dia mengatakan, seluruh sumber daya manusia serta sarana dan prasarana pendukung dikerahkan dalam operasi tersebut.

"Kita berusaha sekuat tenaga untuk mencari dengan personel dan sarana-prasarana pendukung yang saya rasa sangat mumpuni, ya, namun, dibarengi juga tentu doa kita semua supaya segera menemukan titik terang keberadaan rekan-rekan kita," tutur Hengki

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6