Sukses

Empat Lawang Siap Jadi Daerah Percontohan Zona Hijau di Sumsel

Liputan6.com, Palembang - Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad turut berbangga hati. Daerah yang dipimpinnya, masuk dalam deretan kawasan zona hijau Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 pusat, yang bisa menerapkan New Normal.

Selain Kabupaten Empat Lawang, ada tiga daerah lagi di Sumsel yang berstatus zona hijau, yaitu Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dan Kota Pagar Alam Sumsel.

Kesuksesan menekan angka penularan Covid-19, Kabupaten Empat Lawang pun siap ditunjuk sebagai kawasan percontohan zona hijau di Sumsel.

“Kita harus siap jadi percontohan. Karena (status zona hijau) merupakan kepercayaan dari pemerintah pusat,” katanya kepada Liputan6.com, Senin (1/6/2020).

Di Kabupaten Empat Lawang sendiri, hanya ada satu orang warganya yang positif Corona Covid-19. Yaitu satu orang dokter, yang tertular secara impor dari sesama dokter asal Kota Lubuklinggau Sumsel.

Adanya satu kasus positif Covid-19, semakin membuat para tim gugus tugas Covid-19, tenaga medis serta perangkat daerah untuk memperketat memutus mata rantai penularan virus ini.

“Kita sempat kecolongan karena ada satu orang positif Covid-19 di Kabupaten Empat Lawang. Tapi itu tertular dari Lubuklinggau, bukan transmisi lokal. Tidak ada penularan transmisi lokal di sini,” ujarnya.

Untuk menuju penerapan New Normal, Bupati Empat Lawang akan menggelar rapat khusus pada hari Selasa (2/6/2020). Rapat tersebut akan diikuti oleh forkopimda, para camat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Kabupaten Empat Lawang.

Rapat tersebut juga akan membahas tentang bagaimana mindset para pejabat, untuk menyukseskan New Normal yang mengacu pada protokoler kesehatan.

Pertemuan ini juga akan membahas tentang beberapa sektor-sektor yang terdampak pandemi Covid-19, salah satunya sektor ekonomi.

“Di sini sebagian besar warga berprofesi sebagai petani. Dengan situasi yang ada, kita memanfaatkan sektor pertanian. Bukan stay at home, tapi berangkat ke kebun dan ladang,” ucapnya.

Beberapa ladang bertanian yang mendominasi di Kabupaten Empat Lawang yaitu, kebun kopi, padi dan sayur mayur. Setelah nanti hasil pertanian tersebut panen, dia berjanji pemerintah akan hadir untuk membantu meningkatkan pendapatan para petani lokal.

Seperti jika harga jual hasil pertanian menurun, pemerintah bersiap untuk mengambil alih hasil pertanian tersebut.

“Dinas koperasi dan pertanian disiapkan. Hasil tani diambil ke pemerintah, mungkin bisa jadi subsidi dan disebarkan ke warga. Kita tampung dan keluarkan kebijakan, pemberian insentif petani, bahkan dalam bentuk bansos. Jika bentuk pinjaman, dana bergulir dinas koperasi,” katanya.

Sedangkan untuk menekan angka kriminalitas terutama di tengah tingginya pengangguran saat pandemi Covid-19, Bupati Empat Lawang menegaskan bahwa hal tersebut sudah lama teratasi.

 

2 dari 2 halaman

Atasi Dampak Kriminalitas

Bahkan sejak dia baru menjabat 1,5 tahun yang lalu, Joncik Muhammad sudah membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan aparat kepolisian dan TNI. Terutama untuk menindaktegas adanya kasus kriminal di Kabupaten Empat Lawang.

“Saya wanti-wanti ke kapolres, dandim dan satpol-pp agar cepat bertindak saat kejadian. Jadi ada satu dua kejadian kriminal bisa ditindaklanjuti. Jadi angka kriminal di Empat Lawang selama saya menjabat, sudah menurun drastis,” katanya.

Sebagai salah satu kawasan yang sukses mencegah penularan Covid-19, Bupati Empat Lawang juga mengimbau agar pemimpin di suatu daerah harus mampu menjalin kerjasama antardaerah, agar saling bahu membahu.

Karena menurutnya, virus Covid-19 sangat berbahaya jika salah penanganannya. Serta bisa melumpuhkan berbagai sektor kehidupan.

“Ketika saya bertetangga dengan Lahat, Linggau dan Pagar Alam, kami berkoordinasi bersama. Apalagi di Sumsel daerah yang luar biasa kenaikan (positif Covid-19). Pemerintah harus menyadari betul pandemi yang harus dihadapi,” ujarnya.