6 Ide Taman Mini di Lorong Rumah dengan Tanaman Berdaun Lebar, Bikin Hunian Terasa Teduh dan Menarik

Mengintip ide taman mini di lorong rumah dengan tanaman berdaun lebar yang membuat suasana hunian terasa segar, teduh, dan menarik dipandang.

Diterbitkan 07 Juli 2026, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ide taman mini di lorong rumah dengan tanaman berdaun lebar bisa menjadi inspirasi untuk mengubah area sempit yang sering hanya berfungsi sebagai jalur penghubung antarbagian rumah atau akses menuju halaman belakang. Dengan penataan yang tepat, lorong tersebut dapat disulap menjadi sudut hijau yang membuat suasana rumah terasa lebih segar, teduh, dan menarik dipandang.

Salah satu cara menciptakan taman mini di lorong rumah adalah memanfaatkan tanaman berdaun lebar sebagai elemen utama. Selain memberikan kesan hijau yang lebih kuat, bentuk daunnya juga mampu menciptakan tampilan tropis, menutupi kesan kosong, sekaligus membuat lorong terlihat lebih hidup tanpa membutuhkan banyak jenis tanaman.

Selengkapnya ide taman mini di lorong rumah dengan tanaman berdaun lebar, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Selasa (7/7).

1. Taman Lorong Tropis dengan Dominasi Keladi

Konsep taman tropis sangat cocok diterapkan pada lorong rumah yang memiliki pencahayaan tidak langsung. Tanaman keladi dengan daun besar dan corak beragam menjadi titik fokus yang membuat lorong terasa lebih berwarna tanpa memerlukan dekorasi berlebihan.

Susun beberapa pot keladi berukuran sedang di salah satu sisi lorong agar jalur berjalan tetap nyaman. Tambahkan tanaman penutup tanah seperti sirih gading atau rumput hias di sela-selanya untuk menciptakan lapisan hijau yang lebih alami.

Gunakan pot berwarna hitam atau abu-abu gelap agar warna daun keladi semakin menonjol. Lantai batu alam atau kerikil putih juga dapat memperkuat nuansa taman tropis yang rapi dan menyegarkan.

2. Taman Minimalis dengan Monstera Sebagai Fokus Utama

Monstera dikenal memiliki daun besar dengan bentuk yang unik sehingga mampu menjadi pusat perhatian meski hanya menggunakan sedikit tanaman. Konsep ini cocok untuk lorong rumah bergaya minimalis modern yang mengutamakan kesederhanaan.

Tempatkan satu atau dua monstera berukuran besar pada sudut tertentu, kemudian lengkapi dengan beberapa tanaman berdaun hijau polos berukuran lebih kecil. Penataan seperti ini membuat lorong tetap lapang tanpa terlihat kosong.

Dinding berwarna putih atau krem akan memberikan kontras yang cantik dengan warna hijau monstera. Agar tampil lebih elegan, gunakan pot silinder dengan warna senada dan hindari dekorasi berlebihan.

3. Taman Teduh dengan Philodendron Berbagai Ukuran

Philodendron memiliki banyak jenis dengan ukuran daun yang beragam sehingga mudah dikombinasikan dalam satu area taman mini. Perbedaan tinggi dan ukuran daun akan menciptakan tampilan yang lebih dinamis di lorong rumah.

Letakkan philodendron berdaun besar di bagian belakang, sementara jenis yang lebih kecil ditempatkan di depan. Susunan bertingkat seperti ini membuat taman terlihat lebih penuh tanpa menghalangi jalur sirkulasi.

Tambahkan pencahayaan berupa lampu taman berwarna warm white di bagian bawah tanaman. Saat malam hari, sorotan cahaya akan mempertegas bentuk daun sehingga lorong tetap menarik meski minim sinar matahari.

4. Taman Natural dengan Kombinasi Alocasia dan Batu Alam

Alocasia memiliki daun lebar dengan bentuk tegas yang mampu menghadirkan kesan tropis sekaligus elegan. Tanaman ini cocok dipadukan dengan elemen batu alam agar lorong terasa lebih natural.

Buat jalur tanaman memanjang di salah satu sisi lorong menggunakan batu koral putih sebagai penutup permukaan tanah. Di antara batu-batu tersebut, tanam beberapa alocasia dengan jarak yang cukup agar setiap tanaman memiliki ruang untuk tumbuh.

Jika tersedia ruang lebih, tambahkan potongan kayu atau batu berukuran besar sebagai elemen dekoratif. Perpaduan material alami tersebut membuat taman mini tampak sederhana, tetapi tetap memiliki karakter yang kuat.

5. Taman Vertikal dan Pot Lantai dengan Daun Pisang Hias

Lorong yang sempit tetap bisa memiliki taman menarik dengan menggabungkan taman vertikal dan tanaman berdaun lebar di lantai. Daun pisang hias menjadi pilihan yang tepat karena bentuknya tinggi dan mampu memberikan nuansa tropis.

Pasang rak tanaman vertikal pada salah satu dinding untuk meletakkan tanaman rambat atau tanaman berukuran kecil. Sementara itu, beberapa pot daun pisang hias ditempatkan di bagian bawah sebagai elemen utama yang mengisi ruang secara proporsional.

Konsep ini menjaga lorong tetap terasa lega karena sebagian tanaman memanfaatkan area dinding. Selain mempercantik tampilan, penataan vertikal juga membuat area sempit terlihat lebih tertata.

6. Taman Lorong Bergaya Resort dengan Kombinasi Calathea dan Palem

Nuansa resort dapat dihadirkan melalui perpaduan tanaman berdaun lebar seperti calathea dengan palem berukuran ramping. Kombinasi keduanya menghasilkan tampilan hijau yang berlapis sekaligus memberi kesan teduh.

Calathea dapat ditempatkan pada bagian depan karena memiliki daun bermotif yang menarik perhatian. Sementara itu, palem diletakkan di bagian belakang untuk memberikan dimensi vertikal tanpa membuat lorong terasa sesak.

Lengkapi taman dengan bangku kecil dari kayu atau batu jika ukuran lorong memungkinkan. Sentuhan sederhana tersebut membuat area lorong tidak hanya menjadi jalur penghubung, tetapi juga terasa lebih nyaman dan estetis sebagai bagian dari hunian.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ide Taman Mini di Lorong Rumah dengan Tanaman Berdaun Lebar

1. Tanaman berdaun lebar apa yang cocok untuk taman mini di lorong rumah?

Beberapa pilihan yang cocok antara lain keladi, monstera, philodendron, alocasia, calathea, dan daun pisang hias. Tanaman-tanaman tersebut memiliki tampilan mencolok serta mampu memberikan kesan hijau yang rimbun meski ditempatkan di area yang tidak terlalu luas.

2. Apakah lorong rumah yang sempit tetap bisa dibuat taman mini?

Bisa. Kuncinya adalah memilih tanaman dengan ukuran yang proporsional, menata pot di satu sisi lorong, atau memanfaatkan taman vertikal agar area sirkulasi tetap nyaman digunakan.

3. Bagaimana cara merawat tanaman berdaun lebar di lorong rumah?

Pastikan tanaman mendapatkan pencahayaan sesuai kebutuhannya, lakukan penyiraman secara teratur tanpa berlebihan, bersihkan daun dari debu, serta berikan pupuk secara berkala agar pertumbuhannya tetap optimal.

4. Material apa yang cocok dipadukan dengan taman mini di lorong rumah?

Batu koral putih, batu alam, kerikil, kayu, hingga pot berwarna netral seperti hitam, putih, atau abu-abu merupakan pilihan yang cocok. Material tersebut mampu memperkuat kesan alami sekaligus membuat taman terlihat lebih rapi.

5. Bagaimana agar taman mini di lorong rumah tidak terlihat penuh dan sesak?

Gunakan jumlah tanaman secukupnya dengan variasi tinggi yang berbeda, pilih pot berukuran proporsional, serta sisakan ruang yang cukup untuk jalur berjalan. Penataan yang sederhana akan membuat lorong tetap terasa lega sekaligus estetis.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6