China Perketat Aturan Mobil Hybrid Berteknologi EREV

China terus memperkuat regulasi terkait kendaraan listrik, dengan teknologi extended range electric vehicle (EREV)

Diterbitkan 08 Juni 2026, 18:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - China terus memperkuat regulasi terkait kendaraan listrik, dengan teknologi extended range electric vehicle (EREV). Pemerintah Tiongkok, memperkenalkan standar baru, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya tahan model hibrida ini di pasar domestik.

Disitat dari Carnewschina, standar baru yang diberi kode QC/T1086-2026, dan akan mulai berlaku pada 1 November 2026.

Aturan ini, menghadirkan sejumlah persyaratan teknis yang lebih ketat dibanding regulasi sebelumnya, termasuk target performa yang terukur terkait akurasi kontrol tenaga, kompatibilitas elektromagnetik (EMC), tingkat kebisingan dan getaran, hingga ketahanan komponen dalam penggunaan jangka panjang.

Langkah tersebut dinilai sebagai respons terhadap perkembangan pasar EREV yang semakin besar dalam beberapa tahun terakhir, dan bahkan penjualannya sendiri sudah tembus lebih dari 1 juta unit per tahun.

Teknologi EREV sendiri menjadi alternatif menarik bagi konsumen, yang menginginkan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik murni, namun tetap memiliki mesin pembakaran internal sebagai generator untuk memperpanjang jarak tempuh ketika baterai mulai menipis.

Dengan regulasi baru tersebut, produsen otomotif diwajibkan memenuhi standar yang lebih jelas dan terukur. Selain memastikan sistem penggerak bekerja secara presisi, aturan anyar itu juga menuntut kendaraan memiliki perlindungan lebih baik terhadap gangguan elektromagnetik yang dapat memengaruhi performa berbagai sistem elektronik kendaraan.

Aspek kenyamanan juga menjadi perhatian utama. Pemerintah China kini memasukkan parameter Noise, Vibration, dan Harshness (NVH) ke dalam pengujian resmi, sehingga pabrikan harus memastikan suara mesin, getaran, dan tingkat kehalusan kendaraan tetap terjaga saat sistem EREV beroperasi.

China Dorong Produsen Lebih Inovatif

Sebagai informasi, penerapan standar QC/T1086-2026 diharapkan dapat mendorong industri EREV di Negeri Tirai Bambu memasuki tahap perkembangan yang lebih matang.

Dengan aturan yang lebih ketat terkait performa, kenyamanan, dan daya tahan, konsumen berpotensi mendapatkan kendaraan yang lebih berkualitas. Sedangkan untuk produsen, dituntut untuk terus berinovasi agar mampu memenuhi standar baru yang ditetapkan pemerintah.

Â