Liputan6.com, Jakarta Resep sate jamur bumbu pecel jadi jalan tengah saat kamu ingin menikmati sensasi sate tanpa daging, tetapi tetap gurih dan mengenyangkan. Hidangan ini memanfaatkan jamur tiram yang disuwir, ditusuk, dibakar, lalu disiram bumbu kacang khas pecel yang manis, gurih, dengan sentuhan pedas. Serat jamur yang menggigit membuatnya terasa "berdaging", sementara aroma bakaran dan wangi kencur pada bumbunya bikin susah berhenti.
Sate berbahan jamur bukan sekadar tren makanan nabati kekinian. Sebagaimana dilaporkan Saveur, sate jamur adalah jajanan kaki lima khas Pulau Jawa yang bercita rasa manis-gurih dengan jamur tiram yang dimarinasi, lalu dibakar di atas bara akan mengembangkan tekstur serta rasa yang berdaging. Dipadukan dengan bumbu pecel, sepiring sajian ini seolah menyatukan dua warisan dapur Jawa dalam satu tusuk.
Panduan ini menuntun kamu dari memilih dan menyiapkan jamur, meracik bumbu olesan, membuat bumbu pecel dari nol, sampai teknik membakar supaya sate tidak lembek dan bumbunya meresap. Semua takaran sudah dirancang untuk empat porsi, jadi kamu tinggal mengikuti urutannya. Berikut ulasan resep sate jamur bumbu pecel yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (17/9/2026).
Advertisement
Sekilas tentang Sate Jamur Bumbu Pecel
Pecel merupakan saus kacang khas Jawa yang lazim disajikan sebagai pendamping aneka sayuran rebus. Merujuk Journal of Ethnic Foods, istilah "pecel" berasal dari frasa Jawa "dipun pecel", yang merujuk pada proses memeras sayuran untuk mengeluarkan kelebihan air setelah direbus. Jejak hidangan ini bahkan tercatat dalam sejumlah naskah klasik Jawa, mulai dari Kakawin Ramayana pada abad ke-9 hingga Serat Centhini yang ditulis pada 1814.
Salah satu ciri khas bumbu pecel terletak pada penggunaan kencur yang memberikan aroma tajam dan karakter rasa khas. Komponen ini membuat bumbu pecel memiliki identitas tersendiri dibandingkan saus kacang lain. Sebagai perbandingan, bumbu gado-gado umumnya menggunakan santan sehingga menghasilkan tekstur lebih creamy, sedangkan bumbu sate Madura identik dengan dominasi kecap manis.
Cita rasa bumbu pecel juga dapat berbeda menurut daerah. Di Yogyakarta dan Solo, bumbunya cenderung memiliki rasa lebih manis. Sementara itu, pecel khas Madiun umumnya terasa lebih gurih dan pedas, dengan tingkat kemanisan yang lebih rendah. Karakter bumbu pecel yang kental dan pekat membuatnya cocok digunakan sebagai pendamping sate. Saus ini dapat disajikan sebagai cocolan maupun disiram langsung di atas sate untuk memberikan rasa gurih, pedas, dan aromatik.
Kenapa Jamur Tiram Cocok untuk Sate?
Jamur tiram memiliki tekstur berserat yang membuatnya cukup mudah menyerap bumbu. Karakter tersebut menjadikannya bahan yang menarik untuk diolah menjadi sate, terutama saat dipadukan dengan saus bercita rasa kuat seperti bumbu pecel.
Dari sisi kandungan gizi, jamur tiram juga memiliki sejumlah keunggulan. Dilansir dari Holland & Barrett, jamur ini merupakan sumber antioksidan dan mengandung beta-glukan. Senyawa tersebut diketahui berpotensi membantu menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.
Teksturnya yang berserat juga membuat jamur tiram mudah diolah menjadi beragam hidangan. Selain cocok dijadikan sate, bahan ini dapat digunakan untuk membuat sup jamur tiram yang hangat sampai orak-arik jamur untuk sarapan.
Advertisement
Info resep ringkas
- Porsi: 4 porsi (sekitar 12-15 tusuk)
- Waktu persiapan: 20 menit
- Waktu memasak: 15 menit
- Tingkat kesulitan: Mudah
Bahan-bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350824/original/076343600_1789631675-Screenshot_2026-09-17_145256.jpg)
Bahan utama dan sate
- 400 gram jamur tiram segar, disuwir memanjang
- 15 tusuk sate bambu, rendam air 30 menit
- 2 sdm minyak goreng untuk olesan
Bumbu olesan
- 3 sdm kecap manis
- 1 sdm saus tiram
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 1/2 sdt ketumbar bubuk
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1/4 sdt garam
Bumbu pecel
- 150 gram kacang tanah, goreng
- 3 buah cabai merah keriting
- 3 buah cabai rawit (opsional)
- 2 siung bawang putih
- 2 cm kencur
- 3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
- 40 gram gula merah, sisir
- 1 sdt garam
- 1 sdm air asam jawa
- 200 ml air panas
Pelengkap
- Irisan timun secukupnya
- Nasi hangat atau lontong secukupnya
Advertisement
Cara membuat sate jamur bumbu pecel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350825/original/078116200_1789631675-Screenshot_2026-09-17_145332.jpg)
Kunci membuat sate jamur yang enak terletak pada dua hal, yaitu memastikan jamur cukup kering sebelum dibakar dan memberi waktu agar bumbu meresap sempurna.
Jamur tiram sebaiknya disuwir memanjang berukuran sedang. Bentuk ini membuat permukaannya lebih mudah terkena panas sehingga bagian tepinya dapat menjadi sedikit renyah, sementara bagian dalam tetap lembut.
Ikuti langkah berikut secara berurutan:
1. Rendam tusuk sate bambu dalam air selama sekitar 30 menit agar tidak mudah gosong saat digunakan untuk membakar sate.
2. Bersihkan jamur tiram, kemudian suwir memanjang dengan ukuran sedang. Rebus dalam air mendidih selama 2–3 menit. Angkat, tiriskan, lalu peras hingga sebagian besar air keluar dan teksturnya terasa lebih kesat.
3. Campurkan kecap manis, saus tiram, bawang putih halus, ketumbar bubuk, merica, garam, dan minyak goreng. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
4. Tuangkan bumbu olesan ke dalam wadah berisi jamur. Aduk perlahan hingga semua bagian terlapisi bumbu, lalu diamkan selama 20–30 menit agar rasanya lebih meresap.
5. Tusukkan jamur ke tusuk sate sambil dipadatkan dan dilipat secara perlahan. Susun secukupnya agar sate tetap rapi dan jamur tidak mudah terlepas saat dipanggang.
6. Untuk membuat bumbu pecel, haluskan kacang tanah goreng, cabai, bawang putih, kencur, dan daun jeruk. Tambahkan gula merah, garam, serta air asam jawa, kemudian haluskan kembali hingga tercampur.
7. Tuangkan air panas sedikit demi sedikit ke dalam bumbu kacang sambil terus diaduk. Sesuaikan jumlah air sampai mendapatkan tingkat kekentalan sesuai selera.
8. Panggang sate di atas bara api atau teflon menggunakan api sedang. Olesi sate secara berkala memakai sisa bumbu sambil dibolak-balik hingga permukaannya kecokelatan dan aromanya harum. Proses ini membutuhkan sekitar 3–4 menit untuk setiap sisi, tergantung tingkat panas yang digunakan.
9. Setelah matang, angkat sate dari panggangan. Sajikan bersama bumbu pecel sebagai cocolan atau siraman. Lengkapi dengan irisan timun, lalu nikmati bersama nasi hangat atau lontong.
Tips agar hasil maksimal
- Pilih jamur yang segar:Â Jamur tiram segar berwarna putih bersih, tudungnya utuh, serta tidak berlendir atau berbau asam.
- Peras jamur sampai kesat:Â Kandungan air yang tinggi membuat sate lembek dan bumbu sulit menempel; teknik cara mengeluarkan air dari jamur ini sama seperti yang dipakai pada tumisan agar tidak berair.
- Jangan merebus terlalu lama:Â Cukup 2-3 menit; merebus berlebihan membuat jamur menyusut dan teksturnya hilang.
- Jaga api tetap sedang:Â Bakar sekitar 3-4 menit per sisi hingga muncul jejak bakaran, tetapi jangan sampai gosong.
- Api besar membuat kecap cepat hangus sebelum jamur matang, mirip prinsip menjaga tekstur jamur tetap kenyal pada tumisan ala restoran.
- Matangkan kacang sebelum diulek:Â Kacang yang kurang matang membuat bumbu pecel terasa langu; goreng atau sangrai sampai keemasan dan harum lebih dulu
Advertisement
Variasi dan substitusi
Versi bumbu pecel instan
Kalau waktumu mepet, bumbu pecel siap saji bisa jadi penyelamat. Cukup encerkan dengan air panas sampai kekentalannya pas, lalu pakai sebagai cocolan. Rasanya memang tak sekompleks bumbu ulek, tetapi tetap enak untuk lauk cepat.
Versi ekstra pedas
Penyuka pedas bisa menambah cabai rawit saat mengulek bumbu, atau menaburkan irisan cabai di atas sate. Untuk inspirasi rasa, kamu bisa meniru keseimbangan gurih-manis-pedas pada resep tumis jamur pedas manis yang populer.
Sisa sate dan bumbu pecel sebaiknya disimpan terpisah dalam wadah kedap udara di kulkas, lalu habiskan dalam dua sampai tiga hari. Hangatkan sate di teflon supaya teksturnya kembali sedikit garing, dan encerkan lagi bumbu pecel dengan sedikit air panas karena akan mengental saat dingin.
 Dengan bahan yang murah dan langkah yang ringkas, sate jamur bumbu pecel layak masuk daftar menu andalanmu, entah untuk camilan sore, lauk makan, atau ide jualan. Jamur tiram sendiri fleksibel, terbukti dari aneka resep jamur tiram sehari-hari, beragam olahan jamur tiram yang sehat, hingga tumis jamur dengan tempe. Begitu kamu terbiasa dengan tekstur dan karakter jamur, bereksperimen dengan bumbu lain akan terasa jauh lebih gampang.
Pertanyaan Seputar Resep Sate Jamur Bumbu PecelÂ
Apakah jamur tiram harus direbus sebelum dibuat sate?
Jamur tiram sebaiknya direbus sebentar sebelum diolah. Proses ini membantu melunakkan teksturnya sekaligus membuat jamur lebih mudah dibumbui. Setelah direbus, peras hingga airnya berkurang agar sate tidak terlalu basah saat dipanggang.
Kenapa jamur tiram perlu diperas sampai cukup kering?
Jamur memiliki kandungan air cukup tinggi sehingga bisa mengeluarkan banyak cairan saat dimasak. Jika terlalu basah, bumbu lebih sulit menempel dan permukaan sate cenderung sulit menjadi kecokelatan. Jamur yang sudah diperas juga lebih mudah menyerap bumbu oles.
Bagaimana supaya sate jamur tetap empuk setelah dibakar?
Hindari memanggang jamur terlalu lama menggunakan api besar. Gunakan api sedang dan bolak-balik sate secara berkala. Oleskan bumbu secukupnya selama proses pemanggangan agar permukaannya tetap lembap tanpa membuat sate terlalu basah.
Apa fungsi merendam tusuk sate bambu?
Perendaman membantu menjaga tusuk bambu agar tidak cepat terbakar saat terkena panas. Rendam selama sekitar 30 menit sebelum digunakan, kemudian tiriskan agar siap dipakai menusuk jamur.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326673/original/065816300_1787032025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-18T124607.387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540003/original/047682600_1774673984-Klaim_nasaruddin_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350823/original/075218200_1789631675-Gemini_Generated_Image_7v7767v7767v7767.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346407/original/065215400_1789134579-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_8.17.12_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343729/original/089297500_1788876170-ChatGPT_Image_8_Sep_2026__20.55.32.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345099/original/099922200_1789018436-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_8.12.08_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344539/original/028876300_1788949127-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_15.29.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1527841/original/075874300_1488787214-IMG_1488240797111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343987/original/026376000_1788929980-toraja_2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316472/original/092926100_1785930028-pexels-marvin-bayer-332281072-13887556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339556/original/055978400_1788420086-01M1JCBJERYR7D39CHA5DQVA7G.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296129/original/049333900_1784004822-pexels-polina-kovaleva-9095538.jpg)