Inchape Bicara Peluang Bawa Merek Baru ke Indonesia

Pasar otomotif Indonesia masih cukup seksi bagi para pelaku bisnis kendaraan roda empat dan roda dua global. Terbukti, berbagai merek baru, terkhusus dari China

Diterbitkan 07 April 2026, 12:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pasar otomotif Indonesia masih cukup seksi bagi para pelaku bisnis kendaraan roda empat dan roda dua global. Terbukti, berbagai merek baru, terkhusus dari China terus berdatangan ke Tanah Air, bahkan melakukan investasi yang cukup serius.

Hal tersebut, tentu saja dilihat oleh salah satu distributor otomotif Inchape yang saat ini memang sudah menaungi beberapa merek otomotif yang bekerja sama dengan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk.

Menurut Managing Director Interim Inchape Indonesia, Bagus Susanto, secara global perusahaan telah membawahi sekitar 50 merek otomotif.

Bahkan, dengan prestasi tersebut, perusahaan melihat peluang untuk bisa menambah merek baru yang dipasarkan di Indonesia.

Saat ini, Inchape sudah mengelola sejumlah merek di Tanah Air, seperti Mercedes-Benz, Great Wall Motor (GWM), Jaguar, Land Rover, serta Harley Davidson (HD).

"Kami akan mengembangkan bisnis dari merek-merek yang sudah ada, termasuk merek-merek baru yang berpotensi diperkenalkan ke depan," jelas Bagus, saat acara halal bihalal Inchape Indonesia, di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.

Namun, Bagus tidak secara gamblang menyebutkan merek baru yang akan dibawa ke Indonesia.

"Mengenai merek apa saja, tentu akan lebih menarik jika diumumkan pada momentum yang tepat," tambah Bagus.

Sementara itu, Inchape sendiri juga turut menyoroti berbagai kondisi yang terjadi di Indonesia, termasuk sektor ekonomi dan juga geopolitik global yang tentu saja akan berpengaruh terhadap industri otomotif.

Kondisi Geopolitik Global

Namun, secara khusus, Inchape Indonesia masih cukup optimistis, dan fokus untuk bisa memperkuat pondasi bisnis di Indonesia.

Selain itu, perusahaan juga akan terus melakukan kajian strategi terhadap produk yang akan diluncurkan agar sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Begitu juga dengan strategi perluasan jaringan penjualan untuk masing-masing merek yang berada di bawah kendali Inchape Indonesia.

"Kami terus mengamati dan mengevaluasi perkembangan yang ada (geopolitik global). Namun, optimisme untuk tahun ini tetap terjaga, kami berharap industri atau pasar otomotif bisa tumbuh sekitar 5 persen," tukas Bagus.