Jaecoo J5 Facelift Bocor, Ada Satu Teknologi yang Layak Ditunggu

Pembaruan Jaecoo J5 facelift tak hanya menyentuh sektor teknologi keselamatan

Diterbitkan 04 Juli 2026, 09:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jaecoo J5 versi penyegaran (facelift) kembali mencuri perhatian setelah tertangkap kamera tengah menjalani uji jalan di China. Kemunculan model tersebut menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran SUV terbaru ini di pasar domestik semakin dekat.

Menariknya, unit yang diuji terlihat menggunakan emblem berbahasa Inggris. Hal ini memunculkan dugaan bahwa Jaecoo J5 facelift juga telah dipersiapkan untuk dipasarkan di berbagai negara, termasuk pasar global.

Mengutip CarNewsChina, Jaecoo J5 terbaru dikabarkan bakal mengusung teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) dengan sistem self-charging. Artinya, baterai kendaraan dapat terisi secara otomatis saat berkendara tanpa memerlukan pengisian daya melalui charger eksternal.

Salah satu pembaruan paling menarik pada Jaecoo J5 facelift adalah hadirnya sensor LiDAR (Light Detection and Ranging).

Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan kemampuan sistem bantuan mengemudi (ADAS), sehingga memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman sekaligus nyaman.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi apakah SUV tersebut langsung menggunakan sistem hybrid generasi kedua Kun Peng 2.0 milik Chery.

Berdasarkan sejumlah bocoran yang beredar di China, peningkatan terbesar justru hadir melalui sistem bantuan mengemudi terbaru bernama Falcon 700.

Teknologi tersebut diklaim mampu menghadirkan fitur navigasi otomatis dari titik ke titik (point-to-point navigation) hingga autonomous valet parking yang memungkinkan kendaraan mencari dan memarkirkan diri secara otomatis tanpa campur tangan pengemudi.

Kemampuan tersebut didukung kombinasi sensor yang tergolong lengkap, terdiri atas 1 sensor LiDAR, 11 kamera, 12 radar ultrasonik, dan 3 radar gelombang milimeter.

Perpaduan perangkat tersebut memungkinkan sistem membaca kondisi lalu lintas dan lingkungan sekitar kendaraan dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi.

Pembaruan Jaecoo J5 facelift tak hanya menyentuh sektor teknologi keselamatan.

Dari foto-foto uji jalan yang beredar, terlihat adanya emblem "Hybrid" di bagian belakang kendaraan. Selain itu, bodi mobil juga tidak memiliki port pengisian daya.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa SUV ini tetap mengadopsi konsep Self-Charging Hybrid (HEV), bukan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Sebagai informasi, SatJapan mencatat Jaecoo J5 HEV yang dipasarkan saat ini masih menggunakan platform hybrid generasi pertama Chery.

Sistem tersebut mengombinasikan mesin bensin 1.5-liter turbo dengan baterai berkapasitas 1,83 kWh, menghasilkan tenaga gabungan sebesar 165 kW atau sekitar 221 hp.

 

Tawarkan Efisiensi Tinggi

Jaecoo J5 facelift diperkirakan bakal menjadi model pertama yang mengadopsi sistem hybrid generasi kedua Kun Peng 2.0.

Apabila prediksi tersebut terbukti, tenaga maksimal SUV ini disebut dapat meningkat hingga sekitar 349 hp.

Tak hanya menawarkan performa yang lebih bertenaga, sistem hybrid terbaru itu juga diklaim mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus memperpanjang jarak tempuh saat kendaraan berjalan menggunakan EV Mode.

Salah satu teknologi yang juga disebut bakal hadir pada sistem hybrid terbaru Chery adalah Vehicle-to-Load (V2L).

Fitur ini memungkinkan baterai kendaraan dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik, mulai dari peralatan rumah tangga hingga perlengkapan berkemah.

Selama ini, teknologi V2L lebih banyak ditemukan pada mobil listrik murni (BEV) maupun Plug-in Hybrid (PHEV).

Kehadirannya pada SUV berteknologi HEV tentu menjadi nilai tambah yang menarik, terutama bagi pengguna yang sering melakukan aktivitas luar ruang.

Apabila seluruh teknologi tersebut benar-benar dihadirkan pada Jaecoo J5 facelift, mulai dari sistem hybrid generasi kedua Kun Peng 2.0, fitur V2L, hingga teknologi Falcon 700 berbasis LiDAR, SUV ini berpotensi menjadi salah satu penantang kuat di segmen SUV hybrid global.

Indonesia pun berpeluang menjadi salah satu negara yang memasarkan Jaecoo J5 terbaru. Pasalnya, permintaan kendaraan elektrifikasi di Tanah Air terus menunjukkan tren pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan kombinasi teknologi hybrid self-charging, fitur keselamatan canggih, serta potensi peningkatan performa yang signifikan, Jaecoo J5 facelift berpotensi menjadi salah satu model yang patut dinantikan di pasar SUV hybrid Indonesia.