Jadi Gubernur BI Sementara, Destry Langsung Dipanggil Prabowo

Gubernur Bank Indonesia (BI) Sementara Destry Damayanti menghadiri rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. BI memastikan akan terus menjaga stabilitas pasar dan nilai tukar rupiah.

Diterbitkan 27 Juli 2026, 16:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo panggil Gubernur BI Sementara Destry Damayanti untuk rapat koordinasi.
  • BI berkomitmen jaga stabilitas keuangan dan nilai tukar rupiah di bawah Destry.
  • BI akan terus lakukan intervensi pasar, seperti sebelumnya.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memanggil Gubernur Bank Indonesia (BI) Sementara Destry Damayanti ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/7/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah transisi kepemimpinan BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Destry tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 16.20 WIB bersama jajaran deputi Bank Indonesia. Turut hadir Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono.

Saat ditanya awak media mengenai agenda pertemuan, Destry mengatakan dirinya diundang untuk menghadiri rapat koordinasi.

"Undangan rapat koordinasi," kata Destry.

Menanggapi reaksi pasar setelah dirinya ditunjuk sebagai Gubernur BI Sementara, Destry menegaskan Bank Indonesia tetap berkomitmen menjaga stabilitas sistem keuangan, termasuk stabilitas nilai tukar rupiah.

"BI tetap menjaga stabilitas keuangan, tetap nilai tukar tetap jadi prioritas kita juga," ujarnya.

Destry memastikan BI akan terus melakukan langkah-langkah intervensi di pasar keuangan sebagaimana yang telah dilakukan sebelumnya.

"Kita melakukan (intervensi) terus sama seperti yang kita lakukan sebelumnya," sambungnya.

 

Sejumlah Nama yang Ikut Dipanggil Prabowo

Selain Destry, Presiden Prabowo juga memanggil sejumlah anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Mereka di antaranya Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi serta Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu.

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah perhatian pasar terhadap keberlanjutan kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan nasional pascapergantian pimpinan Bank Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6