Selain Shuttle, Ini Alternatif Rute Layanan TransJakarta Dari dan Menuju Bekasi

TransJakarta saat ini menyediakan layanan shuttle bagi pelanggan yang terdampak penyesuaian rute atau kendala operasional yang terjadi.

Diterbitkan 29 April 2026, 09:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta saat ini menyediakan layanan shuttle bagi pelanggan yang terdampak penyesuaian rute atau kendala operasional yang terjadi pada layanan KAI Commuter di kawasan Bekasi imbas kecelakaan yang terjadi pada Senin 27 April 2026.

Menurut Kepala Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani Transjakarta mengoperasikan layanan bus shuttle untuk mengangkut pelanggan yang terdampak dengan tarif normal sebagai bentuk dukungan nyata bagi mobilitas masyarakat.

"Transjakarta memastikan kebutuhan mobilitas pelanggan tetap terpenuhi melalui penyediaan layanan shuttle serta optimalisasi rute yang sudah ada," kata Ayu, dikutip Rabu (29/4/2026).

Ayu juga mengimbau agar masyarakat selalu memantau informasi terbaru melalui kanal resmi Transjakarta, termasuk media sosial dan aplikasi TJ:Transjakarta.

Selain menyediakan layanan shuttle, Transjakarta juga mempunyai berbagai alternatif rute dari dan menuju Bekasi. Rinciannya, terdiri dari enam rute Transjabodetabek dan dua rute layanan Royaltrans.

Berikut alternatif layanan Transjakarta dari dan menuju kawasan Bekasi:

1. Rute Transjabodetabek

B11: Bekasi Barat-Cawang

B21: Bekasi Timur-Cawang

B25: Bekasi-Dukuh Atas

B41: Vida Bekasi-Cawang Sentral

B51: Cikarang-Cawang

2B: Harapan Indah-Pulo Gadung

2. Layanan Royaltrans

B13: Summarecon Bekasi-Blok M

B14: Summarecon Bekasi-Kuningan

 

Stasiun Bekasi Timur Bakal Kembali Layani Penumpang KRL Siang Ini

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana mengoperasikan Stasiun Bekasi Timur untuk naik-turun penumpang KRL Commuter Line. Rencananya, operasional kembali itu dilakukan mulai Rabu, 29 April 2026, siang.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan, hingga Selasa (28/4/2026) malam, proses evakuasi sarana KRL masih dilakukan. Sehingga, pada Rabu. (29/4/2026), belum bisa digunakan untuk naik-turun penumpang KRL.

"Penanganan dijalankan secara bertahap dengan penuh kehati-hatian, dengan memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum operasional kembali dijalankan. Pada pagi hari, perjalanan KRL masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi," kata Anne dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).

Dia menerangkan, Stasiun Bekasi Timur akan dicoba kembali melayani penumpang secara bertahap untuk lintas Bekasi-Cikarang. Operasional ini akan dilakukan bertahap seiring perkembangan di lokasi.

"Seiring perkembangan penanganan di lapangan, layanan direncanakan dapat kembali berjalan secara bertahap hingga lintas Bekasi–Cikarang pada siang hari," ungkapnya.

"Tim di lapangan terus melakukan evakuasi dengan kehati-hatian. Kami memastikan perjalanan hanya akan dijalankan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi," tegas Anne.

 

Evaluasi Kesiapan

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih menutup sementara Stasiun Bekasi Timur untuk naik-turun penumpang KRL Commuter Line. KAI masih akan mengevaluasi keseluruhan aspek sebelum bisa dioperasikan lagi.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, evaluasi tersebut tak sebatas soal tertutupnya rel dari sisa tabrakan kereta. Namun juga terkait persinyalan hingga listrik aliran atas (LAA).

"Kita tentukan ya, kita evaluasi dulu sedikit. Kan jalur hilirnya sudah kita bebaskan, sekarang kita bekerja untuk jalur hulu," kata Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Selasa 28 April 2026.

"Bebasin jalur ini kan tidak hanya tidak ada halangan di atasnya, kita juga harus pastikan kondisi dari relnya," sambungnya.

Bobby menyebut, persinyalan dan aliran listrik juga perlu dipastikan kesiapannya. Khawatirnya, hal tersebut juga terdampak tabrakan KA 4 Argo Bromo Anggrek dan KRL pada Senin malam 27 April 2026. Sehingga, belum bisa dipastikan kapan Stasiun Bekasi Timur akan dioperasikan lagi.

"Kondisi juga dari LAA-nya di atas, kemudian kondisi juga dari persinyalannya. Jangan-jangan ter-impact oleh tumburan tadi malam. Jadi segera nanti kita evaluasi jika semua komponen itu jalan, segera kita buka," jelas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6