Transjakarta Matikan Lift dan Eskalator Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Sebagai langkah mitigasi paparan abu vulkanik Anak Krakatau, PT Transjakarta menghentikan sementara operasional lift dan eskalator di seluruh halte.

Diterbitkan 06 September 2026, 12:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Transjakarta hentikan sementara lift dan eskalator di halte.
  • Langkah ini antisipasi abu vulkanik erupsi Gunung Krakatau.
  • Layanan bus tetap normal, petugas bantu pelanggan prioritas.

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menghentikan sementara operasional lift dan eskalator di seluruh halte sebagai langkah mitigasi keselamatan menyusul potensi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Krakatau.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan abu vulkanik berpotensi mengganggu sistem mekanikal dan modul sensor elektronik pada fasilitas lift dan eskalator.

"Kebijakan ini diambil guna mengantisipasi potensi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Krakatau yang dapat merusak sistem mekanikal dan modul sensor elektronik," kata Ayu dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).

Meski fasilitas pendukung di semua halte dihentikan sementara, Ayu memastikan seluruh layanan bus Transjakarta tetap beroperasi normal. Penyesuaian dilakukan khusus pada lift dan eskalator untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik terhadap perangkat tersebut.

"​Meskipun terdapat penyesuaian operasional pada fasilitas pendukung tersebut, seluruh layanan bus Transjakarta dipastikan beroperasi normal melayani pelanggan," ujarnya.

Transjakarta juga menyiagakan petugas di area tangga untuk membantu pelanggan berkebutuhan khusus dan kelompok prioritas selama lift dan eskalator tidak dapat digunakan.

"​Sebagai bentuk komitmen terhadap kenyamanan seluruh pelanggan, Transjakarta menyiagakan petugas di area tangga untuk mendampingi dan memfasilitasi pelanggan berkebutuhan khusus serta kelompok prioritas," kata Ayu.

Transjakarta mengimbau pelanggan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan memantau informasi terbaru melalui kanal resmi.

"Adapun lift dan eskalator akan diaktifkan kembali secara bertahap setelah proses pembersihan menyeluruh serta uji kelayakan bersama tim teknis selesai dilakukan," ucapnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6