Liputan6.com, Jakarta Harga tanah perkotaan yang terus melambung membuat ukuran kamar makin mungil, sementara kebutuhan ruang justru bertambah sejak tren bekerja dari rumah meluas. Berdasarkan data Kementerian PUPR, lebih dari 55 persen penduduk Indonesia kini tinggal di kawasan perkotaan dan angka itu diproyeksikan menembus 73 persen pada 2030. Sebagaimana disampaikan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, mahalnya lahan di pusat kota mendorong solusi hunian yang tumbuh ke atas, bukan melebar. Logika yang sama berlaku di dalam kamar: ketika luas lantai tidak bisa ditambah, satu-satunya arah yang tersisa adalah vertikal.
Di sinilah desain kamar tingkat dewasa menjadi jawaban yang masuk akal. Dengan menaikkan area tidur, kolong di bawahnya bisa disulap menjadi ruang kerja, lemari, atau sudut santai tanpa menambah satu meter pun luas ruangan. Konsep yang dulu identik dengan kamar anak dan asrama ini kini banyak dilirik generasi muda yang tinggal di ruang terbatas, mulai dari penghuni kos, apartemen studio, hingga rumah tipe kecil. Berikut tujuh model yang layak dipertimbangkan.
Sebelum masuk ke daftar, penting memahami definisinya. Andrea Harvey, desainer interior pendiri ASH Interiors, dikutip dari Family Handyman menjelaskan, kamar loft bisa berupa ruang tidur dengan area tidur yang ditinggikan dan diakses lewat tangga, atau ranjang tinggi dengan ruang kosong di bawahnya untuk tempat duduk atau bekerja. Intinya, kamar tingkat dewasa memanfaatkan ketinggian, bukan luas lantai. Karena itu, sebelum memilih model, ukur dulu tinggi plafon Anda dan pahami ukuran ideal kamar tidur yang tersedia.
Advertisement
1. Desain Kamar Tingkat Dewasa dengan Ruang Kerja di Bawahnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360858/original/087557500_1758767562-3.jpg)
Ini model paling populer sekaligus paling fungsional. Area tidur dinaikkan, sementara kolong dijadikan meja kerja lengkap dengan kursi dan pencahayaan. Filosofinya sederhana: memisahkan zona istirahat dan zona produktif dalam satu petak ruang, sesuatu yang krusial bagi pekerja remote.
Spesifikasi teknis: tinggi plafon minimal 2,7 meter, area tidur ditempatkan pada ketinggian 1,5-1,7 meter agar kolong menyisakan ruang duduk 1,4 meter. Pagar pengaman minimal 20-30 cm di atas permukaan kasur, dengan akses tangga miring, bukan tangga tegak, demi kenyamanan naik-turun setiap hari. Luas kamar ideal 6-9 meter persegi.
Material: rangka besi hollow 4x4 cm atau kayu solid, dengan alas multipleks 18 mm.
Keunggulan: menghemat 2-3 meter persegi lantai, menciptakan zona kerja privat, dan mendukung fokus.
Kelemahan: udara panas cenderung berkumpul di area atas, dan naik-turun tangga bisa merepotkan saat tengah malam.
Tingkat kesulitan: sedang.
Estimasi biaya pembuatan custom berkisar Rp 3,5-7 juta, dengan porsi rangka/struktur sekitar 45 persen, alas dan meja 30 persen, finishing cat atau HPL 15 persen, serta aksesori (tangga, railing, lampu) 10 persen. Cocok untuk pekerja WFH, mahasiswa, dan penghuni studio.
Tips: pasang kipas atau ventilasi di area atas dan sediakan colokan listrik di dekat kepala kasur. Pelajari juga referensi penataan ruang kerja minimalis agar kolong tidak terasa sumpek.
Baca juga: Desain kamar tidur 2x3 meter yang tetap nyaman untuk orang dewasa.
Advertisement
2. Mezzanine: Desain Kamar Tingkat Dewasa Paling Ambisius
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567248/original/046860600_1777271793-Kamar_Tidur_Utama_di_Mezzanine_dengan_Konsep_Void.jpg)
Berbeda dari loft bed yang berupa furnitur, mezzanine adalah lantai tambahan permanen yang dibangun di antara lantai dan plafon. Hasilnya paling menyerupai "kamar di atas kamar" dan memberi kesan hunian dua level meski berada di satu ruangan bervolume tinggi. Model ini menuntut langit-langit yang tinggi.
Spesifikasi teknis: mengacu standar bangunan internasional, tinggi bebas di atas maupun di bawah mezzanine idealnya tidak kurang dari 7 kaki atau sekitar 2,13 meter. Artinya, agar kedua level nyaman, tinggi plafon total sebaiknya minimal 4,4-4,8 meter. Riset ergonomi menyebutkan mezzanine dengan tinggi bersih di bawah 1,8 meter sebaiknya hanya untuk tidur atau penyimpanan, bukan aktivitas berdiri.
Material: rangka baja WF atau hollow tebal dengan lantai bondek yang dicor, atau kayu laminated yang lebih ringan.
Keunggulan: memberi ruang ekstra permanen, nilai estetika tinggi, dan fleksibel difungsikan sebagai kamar, ruang baca, atau walk-in closet.
Kelemahan: paling mahal, membebani struktur bangunan sehingga perlu perhitungan insinyur, dan kerap memerlukan izin.
Tingkat kesulitan: sulit.
Estimasi biaya Rp 6-15 juta ke atas tergantung bentang dan material. Cocok untuk ruko, unit loft, atau rumah berplafon tinggi.
Tips penting: konsultasikan beban ke ahli struktur dan pastikan sisi bawah mezzanine tetap rapi serta aman dari sisi kelistrikan.
3. Loft Bed Terintegrasi Lemari untuk Kamar Tingkat Dewasa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360857/original/071608600_1758767562-2.jpg)
Model ini menumpuk ranjang di atas lemari pakaian setinggi badan, sehingga dua kebutuhan terbesar di kamar (tidur dan penyimpanan) menyatu dalam satu blok. Cocok bagi yang punya banyak pakaian tetapi minim tempat.
Spesifikasi teknis: tinggi plafon minimal 2,6 meter; lemari di bawah setinggi 1,9-2 meter; area tidur langsung menempel di atasnya.
Material: multipleks berlapis HPL atau blockboard untuk badan lemari, dengan rangka penguat besi agar kokoh menahan beban ganda.
Keunggulan: menghilangkan kebutuhan lemari terpisah, tampilan rapi menyatu, dan memaksimalkan sudut tinggi yang biasanya kosong.
Kelemahan: bobot total berat sehingga sulit dipindah, dan area tidur berada cukup tinggi.
Tingkat kesulitan: sedang.
Estimasi biaya Rp 5-9 juta. Cocok untuk penghuni kos jangka panjang dan pasangan muda di studio. Model ini juga jadi solusi elegan untuk kamar sempit tanpa lemari konvensional. Sebagai perbandingan, cek juga pilihan furnitur multifungsi lain untuk ruang sempit.
Advertisement
4. Kamar Tingkat Dewasa dengan Sofa dan Ruang Santai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7743562/original/059564300_1780550751-subsidi_dikembangkan_3.jpeg)
Jika kolong tidak dipakai bekerja, ubah menjadi lounge kecil berisi sofa, bantal, dan meja kopi. Konsep ini menjadikan kamar terasa seperti mini-studio, tempat menerima teman atau bersantai tanpa harus keluar dari ruangan pribadi.Â
Spesifikasi teknis: tinggi plafon minimal 2,7 meter; kolong menyisakan tinggi 1,4-1,6 meter agar nyaman diduduki; sofa ukuran love seat sudah cukup.
Material: rangka kayu atau besi, dipadu sofa berbahan fabric yang mudah dibersihkan.
Keunggulan: menambah fungsi sosial pada kamar, fleksibel, dan nyaman untuk tamu menginap.
Kelemahan: sofa memakan kolong sehingga tidak bisa sekaligus jadi lemari besar, serta menambah barang di ruang kecil.
Tingkat kesulitan: mudah sampai sedang.
Estimasi biaya Rp 4-8 juta termasuk sofa. Cocok untuk yang gemar bersosialisasi dan penghuni apartemen. Kombinasikan dengan furnitur lipat modern atau terapkan konsep broken plan untuk membagi zona tanpa dinding masif.
5. Ranjang Gantung, Desain Kamar Tingkat Dewasa yang Paling Dramatis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5354501/original/010560200_1758254545-Gemini_Generated_Image_6kt4le6kt4le6kt4.jpg)
Alih-alih ditopang tiang dari lantai, ranjang digantung ke plafon menggunakan sling atau kabel baja. Hasilnya terasa ringan, melayang, dan jauh dari kesan kekanak-kanakan. Calas, desainer yang dikutip dari StreetEasy, menceritakan solusinya untuk kamar sempit, solusi kami adalah menggantung dua ranjang dari langit-langit dengan kabel baja pesawat dan membuat satu area tidur memanjang di bawahnya.
Spesifikasi teknis: wajib dak beton atau balok struktural yang mampu menahan beban dinamis; gunakan kabel baja berkapasitas jauh di atas beban rencana.
Material: platform kayu ringan, kabel baja, dan angkur (anchor) berkualitas.
Keunggulan: estetika kuat, kolong sepenuhnya bebas tiang, dan kesan lapang maksimal.
Kelemahan: risiko keamanan bila pemasangan asal-asalan, tidak bisa diterapkan pada plafon gipsum, dan ada sedikit ayunan.
Tingkat kesulitan: sulit.
Estimasi biaya Rp 5-12 juta karena butuh tenaga ahli. Cocok untuk pencinta desain industrial dan pemilik hunian berplafon beton. Wajib memakai jasa profesional, jangan sekali-kali bereksperimen sendiri pada titik gantung. Konsep serupa pernah diterapkan pada desain loft hemat tempat di apartemen.
Advertisement
6. Loft Bed Kayu Gaya Jepang-Skandinavia (Japandi)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366966/original/012859900_1759295352-Gemini_Generated_Image_mipjgzmipjgzmipj.jpg)
Bagi yang mengutamakan kehangatan, loft bed berbahan kayu solid dengan garis bersih dan warna netral adalah pilihan abadi. Gaya Japandi memadukan kesederhanaan Jepang dan fungsionalitas Skandinavia, menonjolkan material alami serta suasana tenang. Tekstur serat kayu membuat struktur tinggi tetap terasa membumi, bukan mendominasi.
Spesifikasi teknis: tinggi plafon minimal 2,6 meter; ranjang di 1,5-1,7 meter; tangga kayu lebar dengan pijakan anti-selip.
Material: kayu pinus, mahoni, atau jati yang awet dan indah seratnya, dengan finishing natural transparan.
Keunggulan: hangat, tahan lama, dan mudah dipadukan dengan warna apa pun.
Kelemahan: bobot berat dan harga kayu solid relatif tinggi; rentan rayap bila tak dirawat.
Tingkat kesulitan: sedang.
Estimasi biaya Rp 4,5-10 juta tergantung jenis kayu. Cocok untuk pencinta nuansa alami dan hunian bergaya hangat. Padukan dengan warna cat dinding netral seperti krem atau sage agar kayu makin menonjol. Hindari finishing gelap berlebihan yang justru membuat kolong terasa sesak.
7. Kamar Tingkat Dewasa Multifungsi dengan Rak Baca dan Penyimpanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5433314/original/010295300_1764841681-Interior_Rumah_Minimalis_dengan_Mezzanine_yang_Estetik_dan_Nyaman_dengan_Kamar_Anak.jpg)
Model penutup ini menggabungkan banyak fungsi sekaligus: ranjang di atas, sementara kolong diisi rak buku, laci penyimpanan, dan sudut baca kecil. Cocok untuk kutu buku yang ingin perpustakaan mini tepat di bawah tempat tidur.
Spesifikasi teknis: tinggi plafon minimal 2,7 meter; kombinasi rak terbuka dan laci tertutup di kolong; tangga yang anak-anaknya sekaligus berfungsi sebagai laci.
Material: multipleks, besi hollow, dipadu pencahayaan LED hangat. Sebagaimana catatan tentang tempat tidur susun multifungsi, pagar pengaman yang memadai tetap wajib meski penggunanya dewasa.
Keunggulan: memuat banyak fungsi, sangat efisien, dan personal.
Kelemahan: berpotensi terlihat penuh jika penataan buruk, serta butuh disiplin merapikan.
Tingkat kesulitan: sedang.
Estimasi biaya Rp 4-8,5 juta. Cocok untuk pekerja kreatif dan pencinta buku. Terapkan prinsip desain kamar tidur minimalis agar rak tidak berubah jadi sarang barang tak terpakai.
Advertisement
Tabel Perbandingan 7 Desain Kamar Tingkat Dewasa
| Model | Estimasi Biaya | Tinggi Plafon Ideal | Tingkat Kesulitan | Paling Cocok Untuk | Rating Estetika |
|---|---|---|---|---|---|
| Loft bed + ruang kerja | Rp 3,5-7 juta | 2,7 m | Sedang | Pekerja WFH, mahasiswa | 4,5/5 |
| Mezzanine struktural | Rp 6-15 juta+ | 4,4-4,8 m | Sulit | Ruko, unit loft | 5/5 |
| Loft bed + lemari | Rp 5-9 juta | 2,6 m | Sedang | Anak kos, pasangan muda | 4/5 |
| Loft bed + sofa santai | Rp 4-8 juta | 2,7 m | Mudah-Sedang | Penghuni apartemen | 4,5/5 |
| Ranjang gantung | Rp 5-12 juta | Plafon beton | Sulit | Pencinta gaya industrial | 5/5 |
| Loft bed kayu Japandi | Rp 4,5-10 juta | 2,6 m | Sedang | Pencinta nuansa alami | 4,5/5 |
| Multifungsi rak baca | Rp 4-8,5 juta | 2,7 m | Sedang | Pekerja kreatif, kutu buku | 4/5 |
Satu benang merah dari ketujuh model: keberhasilan desain kamar tingkat dewasa lebih ditentukan oleh tinggi plafon dan kualitas struktur ketimbang gaya visualnya. Sebagaimana dilaporkan Apartment Therapy, loft bed kini diadopsi luas oleh penghuni dewasa yang serius memaksimalkan setiap meter persegi. Agar tidak terasa seperti kamar anak, perlakukan area sekitar ranjang layaknya kamar tidur sungguhan, lengkap dengan hiasan dinding, lampu tidur, dan pilihan warna yang menenangkan. Konsep serupa juga sering dipakai untuk mengakali rumah tipe 21 agar muat dua kamar.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Desain Kamar Tingkat Dewasa
Apakah tempat tidur tingkat aman untuk orang dewasa?
Aman, selama produk dirancang untuk beban dewasa. Mengutip Saatva, loft bed memang bisa digunakan orang dewasa yang ingin membebaskan ruang lantai di huniannya. Kuncinya ada pada rangka yang kokoh, slat yang diperkuat, pagar pengaman, serta tangga yang stabil. Rangka baja berlapis powder-coat dikenal kuat namun ringan sehingga populer untuk pemakaian dewasa. Pastikan kapasitas beban ranjang jauh melampaui berat penggunanya.
Berapa tinggi plafon ideal untuk membuat kamar tingkat dewasa?
Untuk loft bed berupa furnitur, plafon setinggi 2,6-2,8 meter sudah memadai agar area tidur di atas dan kolong di bawah sama-sama nyaman. Namun jika Anda ingin membangun mezzanine permanen yang bisa untuk berdiri dan beraktivitas di kedua level, tinggi plafon total sebaiknya minimal 4,4-4,8 meter. Kamar berplafon rendah tetap bisa memakai loft bed asalkan kolong hanya difungsikan untuk penyimpanan atau meja duduk, bukan berdiri.
Berapa biaya membuat loft bed custom untuk dewasa?
Secara umum, loft bed custom untuk dewasa di Indonesia berkisar Rp 3,5-9 juta tergantung material dan tingkat kerumitan. Rangka besi hollow cenderung lebih murah dan cepat dikerjakan, sedangkan kayu solid seperti jati lebih mahal namun jauh lebih awet. Model mezzanine beton atau baja bisa menembus Rp 15 juta karena melibatkan perhitungan struktur. Biaya tukang lokal biasanya lebih hemat 20-30 persen dibanding kontraktor interior, tetapi kontraktor unggul pada presisi dan garansi pengerjaan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9262464/original/038832300_1783158897-1001427620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326514/original/052268100_1787026283-RMhjGvmMjrM0CusQ3SfSb4ri8qlZZdqSXMguK6Lz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338364/original/062411800_1788326208-Gemini_Generated_Image_sermxxsermxxserm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2554973/original/040332100_1545618343-Erupsi-Anak-Krakatau1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341638/original/086087300_1788669892-Rumah_Depan.jpg)