Liputan6.com, Jakarta - Lidah mertua menjadi salah satu tanaman hias yang banyak dipilih untuk menghiasi meja kerja, rak, sudut kamar, hingga area sempit di dalam rumah karena bentuknya tegas, perawatannya relatif mudah, dan tersedia dalam berbagai ukuran yang menarik. Namun, lidah mertua yang awalnya terlihat mungil bisa perlahan memenuhi pot, menghasilkan banyak anakan, atau bahkan tumbuh lebih tinggi dari ukuran yang diharapkan jika dibiarkan tanpa pengaturan pertumbuhan yang tepat.
Bagi Anda yang menyukai tanaman berukuran ringkas, mengetahui cara membuat tanaman lidah mertua tetap mini dapat membantu mempertahankan tampilan tanaman agar tetap rapi dan proporsional dengan ruang yang tersedia. Meski ukuran akhirnya sangat dipengaruhi oleh karakter varietas, beberapa langkah perawatan seperti pemilihan pot, pengaturan pupuk, pemisahan anakan, hingga pencahayaan dapat membantu menjaga tanaman tetap terlihat kompak dalam waktu lebih lama.
Perlu dipahami bahwa membuat lidah mertua tetap mini bukan berarti menghentikan pertumbuhan tanaman sepenuhnya, karena setiap tanaman tetap akan berkembang sesuai faktor genetik dan kondisi lingkungannya. Fokus utama perawatannya adalah mengontrol ukuran rumpun, mencegah pertumbuhan berlebihan, sekaligus menjaga daun tetap sehat sehingga tanaman mini tidak hanya kecil, tetapi juga terlihat segar dan menarik. Berikut Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber bagaimana cara membuat tanaman lidah mertua tetap mini, Sabtu, (5/9).
Advertisement
1. Pilih Varietas Lidah Mertua Mini Sejak Awal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341315/original/081609900_1788599598-f96cb482-51af-4d3f-90f4-e66af49eed06.jpg)
Langkah paling penting dalam cara membuat tanaman lidah mertua tetap mini adalah memilih varietas yang secara alami memang memiliki karakter pertumbuhan pendek dan kompak. Beberapa jenis lidah mertua dapat tumbuh cukup tinggi meskipun ditanam dalam pot kecil, sehingga pemilihan varietas sejak awal jauh lebih efektif daripada mencoba menahan pertumbuhan tanaman yang secara genetik memang berukuran besar.
Varietas seperti Hahnii atau Bird's Nest dikenal memiliki susunan daun yang pendek, rapat, dan menyerupai bentuk roset, sehingga cocok ditempatkan di atas meja atau rak kecil. Jenis seperti Golden Hahnii, Black Star, dan beberapa varietas dwarf lainnya juga lebih mudah dipertahankan dalam ukuran mini karena tinggi daun umumnya jauh lebih terbatas dibandingkan lidah mertua Laurentii biasa.
Dengan memilih varietas yang tepat, Anda tidak perlu terlalu sering melakukan pemangkasan atau memindahkan tanaman untuk mengontrol ukurannya. Tanaman juga akan terlihat lebih proporsional karena bentuknya memang berkembang secara alami dalam ukuran kecil, bukan dipaksa menjadi pendek melalui perlakuan yang berpotensi mengganggu kesehatan atau bentuk daun.
Advertisement
2. Gunakan Pot Berukuran Kecil dan Proporsional
Ukuran pot berpengaruh terhadap perkembangan rumpun lidah mertua karena ruang yang tersedia akan menentukan seberapa leluasa rimpang di bawah tanah dapat menyebar. Jika Anda ingin tanaman tetap terlihat mini, gunakan pot yang ukurannya hanya sedikit lebih besar dibandingkan akar dan rumpun tanaman, sehingga tidak tersedia ruang berlebihan bagi anakan baru untuk berkembang dengan cepat.
Lidah mertua juga termasuk tanaman yang relatif nyaman berada dalam pot yang cukup rapat selama sistem akarnya masih sehat dan lubang drainase berfungsi baik. Karena itu, tidak perlu terburu-buru memindahkan tanaman ke pot besar hanya karena terlihat mulai penuh, terutama jika tujuan utamanya adalah mempertahankan ukuran tanaman agar tetap cocok sebagai dekorasi meja atau ruangan sempit.
Saat tanaman benar-benar membutuhkan penggantian pot, pilih pot yang hanya satu tingkat lebih besar daripada sebelumnya dan hindari lonjakan ukuran yang terlalu jauh. Pot yang terlalu besar bukan hanya memberikan ruang lebih luas bagi pertumbuhan rumpun, tetapi juga menampung media tanam lebih banyak sehingga kelembapan bertahan lebih lama dan dapat meningkatkan risiko pembusukan akar.
3. Pisahkan Anakan Secara Berkala
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341321/original/055658800_1788599807-ee1b3936-46ef-486d-8e93-f905d2dbb635.jpg)
Lidah mertua berkembang melalui rimpang yang tumbuh di bawah media dan secara bertahap dapat menghasilkan anakan baru di sekitar tanaman induk. Apabila seluruh anakan terus dibiarkan tumbuh dalam satu wadah, rumpun akan semakin padat dan melebar sehingga tanaman yang awalnya tampak mini akhirnya berubah menjadi kelompok besar yang memenuhi seluruh permukaan pot.
Pemisahan anakan menjadi salah satu cara paling efektif untuk menjaga tampilan tanaman tetap ringkas tanpa harus merusak daun induknya. Ketika anakan sudah memiliki beberapa daun dan sistem akar yang cukup kuat, tanaman dapat dikeluarkan dari pot, kemudian bagian rimpangnya dipisahkan secara hati-hati menggunakan alat yang bersih sebelum anakan dipindahkan ke wadah lain.
Selain membantu mempertahankan ukuran rumpun, langkah ini juga memberikan ruang yang lebih baik bagi tanaman induk untuk tumbuh sehat tanpa persaingan berlebihan dalam mendapatkan air dan nutrisi. Anakan yang dipisahkan pun dapat dimanfaatkan sebagai tanaman baru untuk memperbanyak koleksi atau ditempatkan di sudut rumah lainnya tanpa perlu membeli tanaman tambahan.
Advertisement
4. Jangan Memberikan Pupuk Secara Berlebihan
Pemupukan memang membantu menyediakan unsur hara yang diperlukan tanaman, tetapi pemberian pupuk secara berlebihan justru dapat mendorong pertumbuhan daun dan anakan menjadi lebih cepat. Jika tujuan Anda adalah mempertahankan lidah mertua dalam ukuran mini, tanaman tidak perlu diberi pupuk terlalu sering selama media tanamnya masih cukup baik dan kondisi daunnya terlihat sehat.
Pupuk dapat diberikan dalam dosis ringan selama masa pertumbuhan aktif, tetapi sebaiknya jangan menggunakan konsentrasi tinggi hanya demi membuat tanaman terlihat lebih subur. Lidah mertua pada dasarnya memiliki kebutuhan nutrisi yang relatif rendah, sehingga pemupukan berlebihan tidak hanya mempercepat pertumbuhan, tetapi juga berpotensi menyebabkan penumpukan garam dalam media yang dapat mengganggu akar.
Cara yang lebih aman adalah mengikuti dosis pupuk yang dianjurkan pada kemasan dan bahkan menggunakan konsentrasi lebih ringan apabila tanaman ditanam di dalam pot kecil. Dengan begitu, lidah mertua tetap memperoleh nutrisi yang cukup untuk mempertahankan warna dan kekuatan daunnya, tetapi pertumbuhan tidak berlangsung terlalu agresif hingga membuat ukurannya cepat membesar.
5. Tetap Berikan Cahaya yang Cukup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341326/original/065907100_1788599934-698b9cbf-0698-453b-a880-63c1fb5da66e.jpg)
Sebagian orang mungkin berpikir bahwa meletakkan lidah mertua di area gelap dapat menjadi cara untuk menghambat pertumbuhannya agar tetap pendek, tetapi metode tersebut kurang tepat. Kekurangan cahaya dalam jangka panjang dapat membuat proses fotosintesis tidak optimal dan menyebabkan tanaman tumbuh lambat karena kondisi kurang sehat, bukan karena pertumbuhannya dikontrol dengan baik.
Untuk mendapatkan tanaman mini yang tetap kuat, tempatkan lidah mertua di area dengan cahaya terang tidak langsung, misalnya di dekat jendela yang tidak terkena matahari terik sepanjang hari. Cahaya yang memadai membantu mempertahankan warna dan struktur daun, sementara paparan sinar matahari langsung yang terlalu intens sebaiknya dihindari karena dapat memicu bercak atau kerusakan pada beberapa varietas.
Cahaya yang cukup juga membantu tanaman mempertahankan bentuk pertumbuhan yang lebih kokoh sehingga daun tidak mudah memanjang secara tidak proporsional dalam upaya mencari sumber cahaya. Karena itu, menjaga lidah mertua tetap mini sebaiknya dilakukan melalui pengaturan varietas, pot, dan rumpun, bukan dengan sengaja membuat tanaman kekurangan pencahayaan.
Advertisement
6. Gunakan Media Tanam Porous dan Atur Penyiraman
Media tanam yang cepat mengalirkan air sangat penting untuk menjaga lidah mertua tetap sehat, terutama jika tanaman ditanam di pot kecil. Campuran media untuk sukulen atau kaktus dapat menjadi pilihan karena memiliki struktur yang lebih porous, sehingga air berlebih dapat segera keluar melalui lubang drainase dan akar tidak terus-menerus berada dalam kondisi lembap.
Tanaman lidah mertua juga tidak perlu disiram terlalu sering karena daun dan bagian bawah tanahnya mampu menyimpan air dalam jumlah tertentu. Sebelum melakukan penyiraman berikutnya, periksa kondisi media dan pastikan sebagian besar permukaannya sudah mengering, sebab penyiraman berlebihan menjadi salah satu penyebab umum akar membusuk serta daun menguning atau melunak.
Pengaturan air sebenarnya tidak secara langsung membuat lidah mertua menjadi lebih pendek, tetapi sangat penting untuk menjaga tanaman mini tetap sehat dalam wadah terbatas. Pot kecil memiliki volume media yang lebih sedikit sehingga perubahan kelembapan dapat berlangsung lebih cepat, membuat Anda perlu menyesuaikan frekuensi penyiraman berdasarkan kondisi media, suhu ruangan, dan intensitas cahaya yang diterima tanaman.
7. Kurangi Rumpun, Bukan Memotong Ujung Daun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7351253/original/027506500_1780132889-Jenis_Tanaman_Hias_Mini_untuk_Meja_Tamu_Model_Lidah_Mertua_Mini.jpeg)
Ketika lidah mertua mulai tampak terlalu tinggi atau penuh, Anda mungkin tergoda untuk memotong bagian ujung daun agar tampilannya kembali pendek. Cara ini sebaiknya tidak menjadi pilihan utama karena daun yang dipotong tidak akan membentuk ujung baru seperti sebelumnya, sehingga bekas potongan dapat tetap terlihat dan mengurangi bentuk alami tanaman.
Jika ukurannya membesar akibat banyaknya daun dan anakan, metode yang lebih baik adalah mengurangi jumlah rumpun dengan memisahkan rimpang atau membuang daun tua dari pangkalnya. Pemangkasan dari pangkal dapat dilakukan terhadap daun yang sudah rusak, menguning, terlalu besar, atau tumbuh tidak proporsional, sedangkan daun sehat yang masih sesuai ukuran sebaiknya tetap dipertahankan.
Dengan mengelola rumpun dari bagian bawah, tampilan lidah mertua dapat tetap kompak tanpa menghasilkan banyak daun dengan ujung terpotong. Cara ini juga membuat susunan tanaman terlihat lebih alami karena bentuk asli masing-masing daun tetap dipertahankan, sekaligus memberikan ruang yang cukup bagi daun muda untuk berkembang tanpa membuat pot menjadi terlalu padat.
Advertisement
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membuat Lidah Mertua Tetap Mini
Meskipun berbagai metode perawatan dapat membantu mempertahankan ukuran tanaman, faktor genetik tetap menjadi penentu utama tinggi dan lebar lidah mertua. Varietas yang secara alami mampu tumbuh tinggi tetap berpotensi menghasilkan daun panjang meskipun ditempatkan dalam pot kecil, sehingga sulit mempertahankannya sebagai tanaman meja mini dalam jangka panjang.
Karena alasan tersebut, pot kecil sebaiknya digunakan untuk mengontrol luas rumpun, bukan sebagai cara untuk memaksa tanaman berukuran besar menjadi kerdil. Membatasi ruang akar secara ekstrem justru dapat membuat tanaman stres, merusak pot akibat tekanan rimpang, atau menghambat kemampuan akar menyerap air secara normal.
Jika Anda menginginkan lidah mertua yang benar-benar konsisten pendek, pilihan varietas Hahnii atau jenis dwarf lainnya menjadi solusi yang lebih praktis. Kombinasi varietas mini, pot proporsional, pemisahan anakan, pemupukan ringan, serta penyiraman yang tepat dapat membantu mempertahankan tanaman dalam bentuk ringkas sekaligus sehat dalam jangka panjang.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Lidah Mertua tetap Mini
1. Apakah lidah mertua bisa dibuat tetap kecil?
Bisa dijaga agar tetap terlihat kecil dan kompak, terutama dengan memilih varietas mini, menggunakan pot proporsional, serta rutin memisahkan anakan.
2. Apakah pot kecil bisa membuat lidah mertua menjadi kerdil?
Pot kecil dapat membantu membatasi luas rumpun, tetapi tidak dapat mengubah varietas lidah mertua yang secara genetik tinggi menjadi tanaman kerdil.
3. Bolehkah ujung daun lidah mertua dipotong agar pendek?
Boleh secara teknis, tetapi kurang disarankan karena ujung daun yang sudah dipotong tidak akan kembali memiliki bentuk alami seperti sebelumnya.
4. Jenis lidah mertua apa yang ukurannya kecil?
Beberapa jenis yang dikenal berukuran kompak antara lain Hahnii, Golden Hahnii, Bird's Nest Snake Plant, serta sejumlah varietas dwarf lainnya.
5. Kenapa lidah mertua cepat memenuhi pot?
Lidah mertua menghasilkan rimpang dan anakan baru di bawah media, sehingga rumpunnya dapat cepat melebar apabila anakan tidak dipisahkan secara berkala.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341314/original/083553400_1788599584-04102eb8-6e43-4527-ab18-c153385ae00a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341302/original/086492100_1788598792-Gemini_Generated_Image_xysa7kxysa7kxysa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339125/original/016706400_1788401943-Gemini_Generated_Image_66grs766grs766gr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380819/original/067063100_1760434364-sssssw.jpg)