- ERK dibentuk Adrian dan Cholil dari minat menulis lagu setelah band lama bubar.
- Awalnya hanya ingin buat album dokumentasi, namun sukses besar hingga fokus bermusik.
- Adrian bangga ERK terus sukses meski ia mundur karena kondisi penglihatan memburuk.
Liputan6.com, Jakarta - Sebelum menjadi salah satu band papan atas Indonesia, Efek Rumah Kaca (ERK) lahir dari kedekatan Adrian Yunan dan Cholil Mahmud yang sama-sama kehilangan band lamanya. Keduanya lantas sering menghabiskan waktu bersama sambil bermain gitar. Dari situlah keduanya menemukan minat yang sama, yakni menulis lagu.
"Kenapa karena dulu awalnya emang aku sama Cholil tuh berdua. Jadi tuh kami tuh orang-orang yang band kami bubar. Satu SMA, satu kelas, terus satu tongkrongan," ujar Adrian Yunan saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Berawal dari Niatan Buat Satu Album
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331837/original/074192000_1787569600-IMG-20260824-WA0002.jpg)
Awalnya, Adrian dan Cholil hanya berniat membuat satu album sebagai dokumentasi perjalanan pertemanan mereka. Keduanya bahkan masih bekerja kantoran saat merintis ERK.
"Targetnya sebenarnya sesederhana pengen punya album. Karena waktu itu aku kerja kantoran, Cholil kerja kantoran," katanya.
Beberapa lagu yang mereka tulis di kamar Cholil pun akhirnya menjadi materi awal untuk direkam. Tiga di antaranya adalah "Debu-debu Berterbangan", "Ballerina", dan "Hujan Jangan Marah".
"Itu hasil kami gitaran berdua di kamarnya Cholil. Itu Debu-debu Berterbangan, terus tadi Ballerina, Hujan Jangan Marah," ujarnya.
Lepas Pekerjaan dan Fokus Bermusik
Rencana yang awalnya sederhana itu ternyata berbalik arah. Album pertama ERK yang rilis pada 2007 justru mendapat sambutan luar biasa dari publik, hingga membuat keduanya harus membagi waktu antara pekerjaan dan musik.
Namun perjalanan Adrian di ERK harus terhenti lebih cepat karena kondisi matanya yang terus memburuk sejak pertengahan 2000-an.
"2008 aku resign dari kantor karena emang nggak bisa kerja lagi. Kalau Cholil ya, karena kantornya sibuk banget dan akhirnya dia memilih musik gitu," ungkapnya.
Kondisi Penglihatan Makin Menurun
Kondisi penglihatan Adrian yang semakin menurun bahkan menjadi inspirasi salah satu lagu ERK yang dikenal luas, yakni "Sebelah Mata".
"Ketika itu tahun 2004 apa 2005, aku udah mulai low vision. Dan sebelah kanan mataku tuh yang hampir low vision. Jadi setelah itu aku praktis cuma pakai sebelah mata kiri yang masih berfungsi, sampai akhirnya total gelap gitu," jelasnya.
Kondisi itu membuat Adrian harus beradaptasi secara perlahan dengan penglihatannya yang terus menurun, sampai akhirnya total tidak bisa melihat sama sekali hingga sekarang.
Kebanggaan Atas Pencapaian Band
Meski sudah lama tak lagi menjadi bagian dari ERK, Adrian mengaku bangga melihat band yang ia rintis dari nol itu kini tumbuh menjadi salah satu band besar di Indonesia.
"Ya sekarang senang aja melihat Efek Rumah Kaca jalan terus gitu. Bisanya cuma bersyukur. Karena dulu nggak nyangka jadi menganggap ini bonus lah ya," tuturnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2011342/original/067139300_1521466158-16.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336836/original/017369100_1788183721-IMG-20260831-WA0018.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341235/original/038890500_1788594739-A_peek_into_my_camera_roll_______4_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340600/original/092639000_1788511601-videoframe_5100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058991/original/059752700_1655777031-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336664/original/046676500_1788170391-IMG-20260831-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339275/original/033641200_1788409735-20260903_102044_2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339274/original/005183400_1788409735-20260903_102042_0_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339273/original/068477600_1788409734-20260903_102040_0_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528416/original/080205600_1773284273-IMG_6069_1_.jpeg)