Demian Aditya Tanggapi Tudingan Konten Horor Hanya Rekayasa

Demian Aditya tanggapi tudingan konten DMS hanya rekayasa. Simak alasannya santai menghadapi pro kontra hingga ide film untuk penonton skeptis!

Diterbitkan 04 September 2026, 14:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Demian Aditya santai tanggapi keraguan publik terhadap konten Diary Misteri Sara.
  • Pro-kontra dianggap wajar, justru membuat konten lebih menarik dan seimbang.
  • Skeptisisme penonton memacu semangat, bahkan jadi ide karya film baru.

Liputan6.com, Jakarta - Eksistensi konten Diary Misteri Sara (DMS) di platform YouTube sering kali mendapat reaksi beragam dari para penontonnya. Tidak sedikit masyarakat yang menganggap penelusuran mistis tersebut hanyalah sebuah rekayasa atau bohong-bohongan.

Menanggapi hal itu, Demian Aditya selaku sosok di balik layar DMS memberikan jawaban santai. Suami Sara Wijayanto ini menilai perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam sebuah karya.

"Kalau buat saya nggak apa-apa, karena kita nggak bisa maksain semua orang percaya. Contohnya gini, misalkan kita bicara makanan ya, makanan aja buat saya enak belum tentu buat kamu enak," ujar Demian Aditya saat ditemui di kawasan Antasari, Rabu (02/09/2026).

Pro dan Kontra di Dunia Kreatif

Bagi Demian, adanya pro dan kontra justru membuat ekosistem konten DMS menjadi lebih menarik untuk diikuti. Ia merasa aneh jika sebuah karya mendapatkan dukungan penuh dari semua orang tanpa adanya kritikan.

Dunia kreatif menurutnya memang harus memiliki sisi baik dan buruk agar tetap seimbang secara bisnis maupun kualitas. Ketidakpercayaan sebagian orang dianggap sebagai bagian dari dinamika yang tidak bisa dihindari dalam setiap produksi konten.

"Jadi justru variasinya banyak orang menilai itu lebih buat saya menarik karena ya pro kontra itu emang harus ada. Kalau bener terus berarti ada yang salah. Pro kontra kan harus ada, contohnya itulah kenapa jadi sebuah ekosistem bisa juga bisnis ataupun apa pun ya berjalan seperti itu," ujar Demian Aditya.

Penilaian Publik jadi Pemacu Semangat

Demian bahkan menekankan bahwa kesempurnaan dalam sebuah konten justru bisa menjadi tanda adanya sesuatu yang salah. Ia lebih memilih karyanya dinilai apa adanya oleh publik dengan berbagai sudut pandang.

Prinsipnya adalah membiarkan penonton memilih apakah ingin percaya atau tidak pada kejadian mistis yang ditampilkan. Keberadaan penonton yang skeptis justru menjadi pemacu semangat untuk terus menghadirkan tayangan unik.

"Kalau semua orang suka berarti ada yang salah. Berarti ada yang nggak bener nih kenapa semua orang jadi suka, emang sesempurna itu? Istilahnya nomor satu, nomor dua, nomor tiga, ya harus ada nomor satu kalau harus ada nomor dua supaya jadi nomor satu," ujar Demian Aditya.

Ketidakpercayaan jadi Ide Karya Film

Ia justru memiliki ide untuk merangkul orang-orang yang tidak percaya pada hal gaib melalui sebuah karya film. Demian ingin mengangkat perspektif tersebut agar konten horornya memiliki cakupan yang lebih luas dan beragam.

"Saya malah senang kalau misalkan ada yang bilang nggak percaya, oh ya udah nggak apa-apa. Ya kita akan bikin film yang buat mereka ya angkat mereka juga yang nggak percaya mistis juga bisa saja kita angkat," ujar Demian Aditya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Potret Lightning McQueen Debut di Sirkuit F1 Monza

Renisya Satya PutriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan