Liputan6.com, Jakarta - Musim hujan sering kali membawa rasa waswas tersendiri bagi para pemilik hunian karena peningkatan potensi hewan liar, seperti ular, menyelinap masuk ke dalam rumah. Ketika curah hujan tinggi dan air mulai menggenangi tanah, sarang alami ular terendam air sehingga memaksa mereka keluar untuk mencari tempat persembunyian yang lebih kering, hangat, dan aman. Situasi ini menjadi semakin mendesak untuk diantisipasi demi menjaga keselamatan seluruh anggota keluarga dari ancaman gigitan hewan berbisa maupun tidak berbisa.
Bukan hanya karena faktor cuaca, perpindahan hewan mangsa utama seperti tikus dan katak ke dalam area pemukiman saat hujan juga turut menjadi daya tarik bagi ular untuk ikut mendekat. Oleh karena itu, memahami langkah-langkah pencegahan yang tepat dan sistematis merupakan kunci utama dalam melindungi lingkungan tempat tinggal.
Melalui artikel ini, akan dibahas secara komprehensif berbagai langkah preventif yang dapat diterapkan untuk meminimalkan potensi kedatangan ular ke dalam rumah selama musim hujan. Jadi simak pembahasan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (6/9/2026).
Advertisement
1. Menutup Semua Celah dan Titik Akses Potensial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338365/original/069805600_1788326208-1.jpg)
Salah satu langkah utama dalam cara mengurangi risiko ular masuk rumah saat musim hujan adalah memastikan tidak ada celah, retakan, atau lubang kecil pada dinding, fondasi, maupun pintu yang bisa dilalui ular. Ular memiliki kemampuan tubuh yang fleksibel sehingga mampu merayap melewati sela-sela yang terlihat sangat sempit. Penggunaan kawat kasa pada ventilasi serta penutupan rapat saluran air dan pipa-pipa terbuka menjadi tindakan preventif yang sangat krusial.
Selain dinding dan fondasi luar, pemeriksaan menyeluruh juga harus dilakukan pada area ruang bawah tanah, kusen pintu, serta celah di sekitar jendela yang sering kali luput dari perhatian. Pemasangan penghalang fisik tambahan secara berkala akan menutup jalur mobilitas hewan melata ini agar tidak dapat menyelinap masuk ke dalam ruangan rumah yang hangat.
Advertisement
2. Membersihkan Halaman dan Memangkas Vegetasi Rimbun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338366/original/077409400_1788326208-2.jpg)
Lingkungan luar rumah yang kotor, lembap, dan ditumbuhi rumput liar merupakan tempat perlindungan favorit bagi ular untuk bersembunyi. Berdasarkan imbauan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, penting bagi pemilik rumah untuk rutin memangkas tanaman atau semak yang terlalu lebat di sekitar pekarangan agar tidak menjadi sarang hewan.
Selain memotong rumput secara berkala, penumpukan barang bekas, tumpukan kayu, atau batuan di halaman juga harus segera disingkirkan. Area pekarangan yang bersih dan terbuka akan mengurangi rasa aman bagi ular untuk mendekati bangunan rumah, sekaligus memutus jalur persembunyian hewan pengerat.
3. Mengendalikan Populasi Tikus dan Sumber Makanan Ular
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338367/original/084119200_1788326208-3.jpg)
Kehadiran ular di sekitar hunian sering kali bukan sekadar mencari perlindungan cuaca, melainkan untuk memburu hewan mangsa seperti tikus, cecak, atau katak. Menjaga kebersihan rumah dan mengontrol populasi hama pengerat secara efektif akan memutus rantai makanan yang mengundang kedatangan ular.
Pengelolaan sampah rumah tangga dengan memastikan tempat sampah tertutup rapat serta menjauhkan pakan hewan peliharaan dari area terbuka sangat membantu mencegah masuknya tikus. Dengan berkurangnya populasi hewan mangsa di dalam maupun di sekitar rumah, secara otomatis daya tarik bagi ular untuk datang akan menurun drastis.
Advertisement
4. Memanfaatkan Aroma Tajam yang Tidak Disukai Ular
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338368/original/090329000_1788326208-4.jpg)
Ular memiliki sistem penciuman yang sangat sensitif terhadap bau-bauan yang tajam dan menyengat di lingkungan sekitarnya. Penggunaan bahan beraroma kuat seperti kapur barus di sudut-sudut ruangan atau cairan pembersih lantai beraroma tajam saat mengepel terbukti ampuh untuk menciptakan batas perlindungan tambahan.
Sebagai catatan penting, mitos mengenai garam yang ampuh mengusir ular telah dinyatakan tidak efektif oleh para ahli, sehingga penggunaan wewangian atau bahan penolak (repellent) yang tepat jauh lebih dianjurkan. Aroma menyengat ini membuat ular merasa tidak nyaman dan memilih untuk menghindari area yang telah diberi perlindungan tersebut.
5. Mengatur Drainase dan Menghindari Genangan Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338369/original/096858100_1788326208-5.jpg)
Genangan air hujan di sekitar pekarangan rumah tidak hanya memicu masalah kesehatan akibat nyamuk, tetapi juga mengundang amfibi dan serangga yang menjadi mangsa favorit ular. Pemilik rumah harus memastikan saluran drainase atau got di sekitar properti berfungsi dengan lancar tanpa ada hambatan sampah.
Membuang genangan air yang tertampung pada ember, pot bunga bekas, atau sudut halaman yang datar akan menjaga kondisi lingkungan tetap kering. Pengelolaan air yang baik akan mencegah area hunian berubah menjadi lingkungan lembap yang sangat disukai oleh berbagai jenis hama tanah.
Advertisement
6. Rutin Memeriksa Area Penyimpanan dan Gudang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338370/original/002716900_1788326209-6.jpg)
Gudang, garasi, dan ruang penyimpanan barang jarang dijamah manusia, sehingga sering kali menjadi zona nyaman bagi ular untuk beristirahat di musim hujan. Penataan barang-barang secara rapi dan tidak membiarkannya menumpuk berserakan langsung di atas lantai sangat diperlukan untuk meminimalisasi titik gelap persembunyian.
Pemeriksaan berkala pada kardus-kardus lama atau sudut ruangan tertutup di dalam gudang harus dilakukan secara rutin, terutama setelah hujan deras turun. Menjaga kerapian ruangan-ruangan ini memastikan bahwa tidak ada ruang tersembunyi yang dapat dimanfaatkan oleh hewan liar untuk bersarang.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Cara Mengurangi Risiko Ular Masuk Rumah Saat Musim Hujan
Q: Apakah menaburkan garam di sekitar rumah efektif mencegah ular?
A: Tidak, anggapan bahwa garam dapat mencegah ular masuk rumah adalah mitos belaka dan terbukti tidak efektif untuk jangka panjang. Fokus pencegahan yang benar adalah menutup celah akses fisik dan membersihkan lingkungan.
Q: Mengapa ular lebih sering masuk ke dalam rumah saat musim hujan?
A: Habitat alami dan sarang ular di dalam tanah tergenang oleh air hujan, sehingga mereka terpaksa keluar untuk mencari tempat perlindungan yang kering, hangat, serta mengikuti sumber makanannya seperti tikus.
Q: Apa yang harus dilakukan jika melihat ular sudah terlanjur masuk ke dalam rumah?
A: Tetap tenang, evakuasi anggota keluarga serta hewan peliharaan ke tempat aman, jangan mencoba menangkap atau memukulnya sendiri, lalu segera hubungi layanan darurat atau tim penyelamat profesional (Animal Rescue).
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338364/original/062411800_1788326208-Gemini_Generated_Image_sermxxsermxxserm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335081/original/086560300_1787909686-77cf23c7-6e6f-4e7f-ae47-2da151f288c3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321964/original/095513100_1786512828-90-22.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425623/original/093500300_1764232614-kobra__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288901/original/094323400_1783343204-IMG_20260706_183916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271648/original/098569700_1603099779-cute-3284412_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546131/original/095844000_1775275389-rumah_sederhana2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332864/original/002871300_1756539230-Gemini_Generated_Image_cwn2recwn2recwn2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7681739/original/074268400_1780477365-12356285505590446374.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569223/original/036885800_1777434201-1.jpg)