ASN Kota Tangerang Terapkan WFH Tiap Jumat, Layanan Publik Tetap Jalan

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang segera menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Bagi yang melanggar akan disanksi.

Diterbitkan 08 April 2026, 14:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemkot Tangerang terapkan WFH setiap Jumat bagi ASN.
  • WFH bukan libur; ASN wajib disiplin, layanan publik tetap normal.
  • Pelanggar WFH dikenai sanksi tegas, diawasi digital, demi efisiensi energi.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang segera menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat. Kebijakan ini akan disertai sanksi tegas bagi pegawai yang terbukti menyalahgunakannya.

Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menegaskan bahwa WFH bukan berarti hari libur, melainkan hanya perpindahan lokasi kerja. Ia memastikan seluruh ASN tetap wajib menjalankan tugas dan mematuhi aturan kedisiplinan yang berlaku. Sementara itu, layanan publik dipastikan tetap berjalan normal agar masyarakat tidak terdampak.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan sistem pengawasan berlapis, dimana BKPSDM bersama seluruh Kepala Perangkat Daerah memantau lokasi kerja pegawai secara real-time melalui aplikasi absensi digital.

"Pegawai yang melanggar aturan akan mendapat sanksi disiplin, mulai dari Surat Peringatan hingga tindakan tegas sesuai regulasi," tegas Mulyono, Rabu (8/4/2026).

Lebih lanjut, ia mengatakan, kebijakan WFH ini dilakukan sesuai arahan Pemerintah Pusat untuk efisiensi energi. ASN tetap harus bekerja dengan disiplin dan produktif, serta memastikan pelayanan masyarakat berjalan lancar.

"Sekali lagi, kalau ada ASN yang melanggar aturan, akan dikenai sanksi disiplin,” ujar Maryono.

 

Efisiensi Energi

Dengan kebijakan ini, Pemkot Tangerang berharap dapat menjadi pionir dalam penerapan pola kerja digital, sekaligus berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan di masa depan.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut instruksi Pemerintah Pusat dalam rangka efisiensi energi, sekaligus mendorong pola kerja digital yang adaptif.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6