China Dorong Gencatan Senjata Israel-Iran, Serukan Perdamaian di Timur Tengah

Guo menyebut, menyusul eskalasi situasi di Timur Tengah, BRICS telah merilis pernyataan bersama yang menyerukan gencatan senjata, dialog, dan konsultasi.

Diterbitkan 26 Juni 2025, 00:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • China bersikap netral dan aktif mendorong gencatan senjata di Timur Tengah.
  • China dan Iran bersahabat lama, perdamaian kawasan jadi prioritas China.
  • China dukung BRICS serukan gencatan senjata, dialog di Timur Tengah.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah China mengambil posisi netral namun aktif terkait dengan ketegangan yang tengah berlangsung di Timur Tengah antara Israel dan Iran. China mendorong pihak terkait untuk melakukan gencatan senjata.

“China memantau secara cermat perkembangan situasi di Timur Tengah. Kami berharap tercapainya gencatan senjata yang tahan lama dan efektif, dan akan terus memainkan peran konstruktif dalam mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Rabu (25/6/2025).

Lebih lanjut, untuk mencegah kawasan Timur Tengah kembali masuk dalam perang, Guo menyatakan China dan Iran telah bersahabat sejak lama. Sehingga, perdamaian di kawasan Timur Tengah akan menjadi jalan yang akan turut diupayakan China.

“China berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama yang bersahabat dengan Iran demi kebaikan kedua bangsa, serta memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah,” jelas Guo. 

 

BRICS Serukan Gencatan Senjata

Lebih lanjut, China juga mendukung pernyataan Brasil, selaku Ketua BRICS atau forum kerja sama antara negara-negara besar dari Global South (negara-negara berkembang) yang telah merilis pernyataan bersama terkait eskalasi situasi keamanan di Timur Tengah pasca serangan militer terhadap wilayah Iran.

“BRICS merupakan kekuatan progresif yang menjunjung perdamaian dan stabilitas global serta membela keadilan dan kesetaraan internasional,” kata Guo. 

Guo menyebut, menyusul eskalasi situasi di Timur Tengah, BRICS telah merilis pernyataan bersama yang menyerukan gencatan senjata, dialog, dan konsultasi. Sehingga, dalam hal ini BRICS memainkan peran konstruktif dalam meredakan ketegangan di kawasan tersebut.

“China siap bekerja sama dengan negara-negara BRICS lainnya untuk terus mendorong perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah,” ucap dia.

 

 

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6