Warga: Golkar Jangan Ribut di Bali, Ini Tempat Liburan

Di tengah konflik internal, Musyawarah Nasional (Munas) ke IX Partai Golkar tetap digelar di Nusa Dua, Bali.

Diterbitkan 01 Desember 2014, 09:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Nusa Dua - Di tengah konflik internal, Musyawarah Nasional Munas ke IX Partai Golkar tetap digelar di Nusa Dua, Bali mulai 30 November hingga 3 Desember 2014. Acara tersebut pada sehari sebelumnya, beberapa jam sebelum pembukaan, sempat memanas karena kedatangan kubu yang menolak digelarnya Munas di Pulau Dewata.

Dengan kondisi demikian, warga lokal berharap jika konflik internal partai tidak dibawa ke Pulau Dewata tersebut. Surata (54) warga Denpasar meminta kepada semua pihak yang terlibat di dalam Munas Golkar tidak membuat rusuh di Bali.

"Kalau mau ribut ya jangan di Bali, di luar Bali saja, resikonya tinggi," kata Surata kepada Liputan6.com di Nusa Dua, Bali, Senin (1/12/2014).

Pria yang berprofesi sebagai sopir taksi itu mengatakan, Bali merupakan tempat liburan bagi para wisatawan. Sehingga menurutnya, kericuhan akan mengganggu pariwisata Bali dan mengakibatkan penghasilan warga lokal juga terganggu.

"Bali tempat berlibur bukan untuk ribut. Saya harap semua diperhitungkan buat masyarakat Bali," ujarnya.

Lebih lanjut, dia yakin Munas Bali ini tidak akan terjadi keributan karena iklim warga Bali memang tidak mendukung untuk ribut.
"Saya kira nggak mungkin, saya yakin nggak akan ribut," tandas Surata. (Yus)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6