Buruh KBMI Bareng KSPSI Ikut Aksi di Monas Saat Hari Buruh May Day Fiesta 1 Mei

KBMI memutuskan untuk turut serta dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas bersama KSPSI pimpinan Jumhur Hidayat dan serikat pekerja lainnya.

Diperbarui 29 April 2025, 14:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Majelis Tinggi Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI) Sunarti didampingi oleh Presiden KBMI Daeng Wahidin dan Andi Corawali dari LBH KBMI mengumumkan hasil rapat pimpinan DPP KBMI yang digelar pada Minggu (27/4/2025) di Jakarta.

"KBMI memutuskan untuk turut serta dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Jumhur Hidayat dan serikat pekerja lainnya," ujar Sunarti dalam pernyataan resmi secara tertulis, Minggu (27/4/2025).

"Tujuan keikutsertaan KBMI adalah untuk menyampaikan aspirasi kaum buruh Indonesia secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, yang dijadwalkan hadir dalam acara tersebut," sambung dia.

Selain itu, lanjut Sunarti, KBMI juga menginstruksikan seluruh jajaran pengurusnya, termasuk federasi yang terafiliasi seperti PPMI, SBSI 92, FBK, FSPPM, dan FBIS untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) dan aparat keamanan di wilayah masing-masing guna memastikan aksi berjalan lancar dan tertib.

"Demikian hal ini kami sampaikan untuk dilaksanakan," tegas Sunarti dalam pengumuman tersebut.

"Peringatan May Day tahun ini diprediksi akan menjadi momen penting bagi buruh Indonesia untuk menyuarakan berbagai tuntutan, terutama terkait upah, jaminan sosial, dan perlindungan pekerja," jelas dia.

Menurut Sunarti, kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat juga dinanti saat aksi May Day Fiesta sebagai bentuk respons pemerintah terhadap isu-isu ketenagakerjaan.

1,2 Juta Buruh Peringati May Day 2025 di Lapangan Monas, Prabowo Bakal Hadir

Sebelumnya, lebih 1,2 juta buruh di seluruh Indonesia akan memperingati May Day atau Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2025.

Peringatan May Day di Jakarta akan digelar di Lapangan Monas, yang rencananya akan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto bersama 200 ribu buruh

Hal tersebut diungkapkan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. "Iya (akan dihadiri Presiden Prabowo)," kata Said kepada Liputan6.com, Minggu (27/4/2025).

Hari Buruh Internasional atau May Day diperingati setiap tanggal 1 Mei, termasuk di Indonesia. Pada tahun 2025, peringatan ini jatuh pada hari Kamis dan menjadi hari libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2013.

Peringatan ini bukan hanya sekadar libur, tetapi juga pengakuan atas peran krusial buruh dalam pembangunan nasional.

Peristiwa bersejarah di Chicago, Amerika Serikat pada tahun 1886, di mana para buruh memperjuangkan pembatasan jam kerja menjadi delapan jam sehari, menjadi cikal bakal peringatan ini yang kemudian diresmikan secara global pada tahun 1889 oleh Kongres Buruh Internasional di Paris.

 

Hari Buruh di Indonesia jadi Hari Libur Nasional

Di Indonesia, 1 Mei menjadi momentum untuk merefleksikan perjuangan panjang buruh dan menguatkan komitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak pekerja dan keadilan sosial.

Libur nasional ini memberikan kesempatan bagi pekerja untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya peran mereka dalam roda perekonomian negara.

Meskipun sebagian besar sektor swasta akan libur, beberapa sektor esensial seperti layanan kesehatan, transportasi, keamanan, dan pelayanan publik tetap beroperasi untuk memastikan kelancaran kehidupan masyarakat.

Peringatan Hari Buruh di Indonesia sering diwarnai dengan berbagai kegiatan, mulai dari aksi damai hingga demonstrasi yang bertujuan untuk menyuarakan aspirasi dan tuntutan para pekerja.

Pemerintah memiliki peran penting dalam melindungi dan memastikan kesejahteraan buruh, termasuk melalui regulasi yang menjamin hak-hak mereka. Program-program seperti BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu bentuk perlindungan pemerintah bagi pekerja Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6