Bangganya Prabowo, 7 Siswa Sekolah Rakyat Menang Olimpiade Nasional

Menurut Prabowo, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan.

Diterbitkan 14 Agustus 2026, 15:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Siswa Sekolah Rakyat Makassar raih prestasi di Olimpiade Nasional ke-15.
  • Prestasi ini buktikan anak kurang mampu bisa sukses dengan kesempatan dan bimbingan.
  • Sekolah Rakyat upaya pemerintah putus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sejumlah prestasi yang diraih siswa Sekolah Rakyat. Dia mencontohkan tujuh siswa Sekolah Rakyat di Makassar, Sulawesi Selatan, yang berhasil meraih prestasi dalam Olimpiade Nasional Indonesia ke-15.

"Kemarin saya juga mendapat kabar, tujuh siswa sekolah rakyat di Makassar berhasil menang Olimpiade Nasional Indonesia ke-15 di bidang Matematika, Biologi, Bahasa Indonesia, Sejarah, dan Sosiologi," kata Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Selain prestasi di ajang olimpiade, Prabowo menyebut capaian Ismi Ulfaidah dari Sekolah Rakyat Poliwari Mandar, Sulawesi Barat. Ismi terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional.

Prabowo menilai berbagai capaian tersebut membuktikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat meraih prestasi tinggi jika mendapatkan kesempatan, fasilitas, dan bimbingan yang memadai.

"Capaian ini membuktikan bahwa pelajar dari keluarga yang paling tidak berdaya, paling tidak mampu, jika diberi kesempatan, diberi fasilitas, diberi bimbingan, bisa mencapai prestasi yang tertinggi," jelasnya.

 

Sekolah Rakyat Putus Mata Rantai Kemiskinan

Menurut Prabowo, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

Dia menegaskan kondisi ekonomi orang tua tidak boleh menjadi penghalang bagi masa depan anak-anak mereka.

"Kita harus memutuskan lingkaran kemiskinan. Kalau orang tua mereka menghadapi nasib yang kurang baik, mengalami kondisi keterburukan, kondisi kemiskinan, anak-anak mereka tidak boleh terus miskin," tutur Prabowo.

Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada seluruh anak Indonesia agar dapat berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

"Tidak ada satu anak Indonesia pun yang akan kita tinggalkan. Saudara-saudara sekalian, mari kita beri tepuk tangan kepada anak-anak siswa-siswi Sekolah Rakyat," tegas Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6