Liputan6.com, Jakarta - Bagi penyanyi Ghea Indrawari, mi punya tempat tersendiri dalam kesehariannya. Di tengah kesibukan mempersiapkan penampilan, ia mengaku beberapa kali menyantap mi pedas sebelum naik panggung.
"Aku suka makan mi pedas sebelum manggung. Aku suka banget karena sensasi pedasnya bikin tenggorokan terasa hangat saat bernyanyi," katanya saat jumpa pers di Bogor, Rabu, 28 Oktober 2026.
Di balik latihan dan kesibukan di panggung, makanan yang akrab dengan keseharian bisa menjadi pilihan untuk menemani aktivitas. Bagi Ghea, mi bukan hanya soal rasa pedas, tapi juga pengalaman menikmati hidangan yang punya karakter tersendiri.
Advertisement
Pengalaman itu kembali terasa ketika ia mencicipi mi ayam instan. Ghea mengaku langsung tertarik pada aroma kuahnya. "Pertama kali diseduh itu benar-benar aku bisa cium aroma kuah kaldu ayam kampung. Itu benar-benar semerbak banget," ucapnya.
Pengalaman mencicipi mi ayam tak berhenti pada aroma. Ghea juga memperhatikan tekstur mi yang terasa kenyal ketika dikunyah. Ia bahkan sempat penasaran dengan proses pengolahan yang membuat teksturnya berbeda dari perkiraannya terhadap mi instan pada umumnya.
"Ini diapain, ya, mi-nya? Ternyata, setelah tahu mi-nya tidak digoreng, menurutku teksturnya benar-benar bouncy,"Â imbuhnya.
Tekstur tersebut mengingatkannya pada mi ayam yang biasa dinikmati di restoran favorit. Penyanyi itu juga menilai kuahnya memiliki rasa gurih dan rich, sehingga pengalaman mencicipinya tidak hanya bertumpu pada tekstur mi, tapi juga cita rasa kuah yang menyertainya.
Â
Mi Ayam Praktis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384985/original/024647300_1793200963-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_9.55.09_PM.jpeg)
Mi ayam yang lazim dijumpai di kedai atau restoran kini juga hadir dalam format praktis. Bagi orang dengan aktivitas padat, sajian semacam ini bisa menjadi alternatif ketika ingin makan tanpa harus menyiapkan hidangan dari awal. Produk yang dicicipi Ghea dapat disiapkan dalam waktu kurang dari tiga menit.
Kepraktisan menjadi salah satu hal yang disoroti Presiden Direktur GAGA, Eka Hadi Djaja. Menurutnya, keterbatasan waktu membuat sebagian konsumen mencari pilihan makanan yang tidak membutuhkan persiapan panjang.
"Bagi orang yang kekurangan waktu, mereka tidak mau masak nasi," kata Eka.
Bagi Ghea sendiri, kemudahan penyajian menjadi alasan lain untuk menyimpan mi ayam instan sebagai persediaan di rumah. Ia menilai produk tersebut bisa menjadi pilihan ketika ingin menikmati mi tanpa perlu menghabiskan banyak waktu untuk menyiapkannya.
Â
Advertisement
Beda dengan Mi Konvensional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384999/original/005043000_1793202938-20261028_114548.jpg)
Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Jarakana Tama, Bagus Buntoro, menjelaskan bahwa salah satu pembeda GAGA Mie Ayam terletak pada proses pengolahan mi.
"Pertama, mi-nya itu tidak digoreng. Kalau mi instan, mi-nya digoreng. Ini mi ayam, mi-nya tidak digoreng, dry. Ini yang digoreng itu kandungan minyaknya 18 sampai 20 persen, jadi itu sudah sangat beda," jelas dia.
Untuk pengembangan produk ke depan, Eka turut mengungkapkan rencana yang tengah disiapkan perusahaan. "Kita akan keluarkan mi ayam tapi ada topping tersendiri. Topping-nya itu terpisah,"Â kata dia Eka.
Kehadiran pelengkap yang dijual terpisah memungkinkan konsumen menyesuaikan sajian dengan selera masing-masing. Konsumen nantinya dapat menentukan tambahan yang ingin dipadukan dengan mi ayam, tanpa harus bergantung pada satu pilihan pelengkap dalam kemasan.
Â
Â
Harganya?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384987/original/022249900_1793201093-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_9.55.08_PM.jpeg)
Meski begitu, perusahaan belum mengungkap jenis topping yang akan tersedia ataupun jadwal peluncurannya. Terkait konsumsi anak, Bagus menambahkan bahwa porsi mi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.
Sementara itu, keamanan pangan menjadi hal yang turut disoroti perusahaan dalam proses produksi dan pengemasan produk. "Mi kami diproduksi dan dikemas melalui proses yang baik serta sesuai standar, sehingga keamanan pangannya terjamin," klaim dia.
Dari segi harga, produk mi ayam instan itu dibanderol Rp 4.200 per bungkus. Kemasan karton berisi 12 bungkus tersedia dengan harga Rp 55 ribu.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385307/original/019063200_1793253083-20261028_104213.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365638/original/084835100_1791187294-01M45AKXP3XJWWTK5CVYF0JGG8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384348/original/036374300_1793167291-WhatsApp_Image_2026-10-22_at_13.31.5.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361078/original/065952500_1790675457-01M3P4DFSQ4D94DPTXNW1D7CB2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349466/original/056081500_1789530045-01M2JS35N2KBCVNTH1GYE84MPA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349469/original/046325400_1789530048-01M2JSK42C47NZ5MMD2GSBSC15.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361093/original/029086800_1790675485-01M3P4H8WZE6C7Q226Q72PAXR6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382057/original/049807100_1792934695-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_20.00.10__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377604/original/056735500_1792470931-alexandra-mendivil--uvzOTNdn3U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361090/original/029554500_1790675482-01M3P56AB656R1KX9YWG807BD0.jpg)