Resep Tongkol Cabai Hijau Pedas Gurih Ala Rumahan yang Anti Amis

Resep tongkol cabai hijau pedas dan gurih ala rumahan. Simak bahan, langkah, plus tips memilih ikan agar hasilnya tidak amis. Coba di dapur Anda!

Diterbitkan 27 Oktober 2026, 14:15 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Resep tongkol cabai hijau adalah pilihan tepat saat Anda menginginkan lauk rumahan yang pedas, gurih, dan segar tanpa waktu masak yang lama. Daging ikan tongkol yang padat berpadu dengan irisan cabai hijau, bawang merah, bawang putih, dan tomat hijau, menghasilkan sajian beraroma harum yang cocok disantap dengan nasi putih hangat. Bahan-bahannya mudah didapat di pasar dan harganya bersahabat, sehingga hidangan ini pas untuk menu sehari-hari.

Gaya memasak ikan dengan cabai hijau, atau yang di Sumatera Barat dikenal sebagai lado mudo, merupakan salah satu ciri khas masakan Minang yang banyak Anda temukan di rumah makan Padang. Ikan tongkol menjadi favorit karena dagingnya kenyal dan gurih, serta termasuk ikan laut yang mudah dijumpai di perairan tropis Indonesia. Selain lezat, ikan ini juga dikenal sebagai sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk tubuh.

Panduan ini membahas resepnya secara lengkap, mulai dari takaran bahan, langkah memasak, tips agar ikan tidak amis, hingga variasi yang bisa Anda sesuaikan dengan selera. Ikuti setiap langkahnya agar bumbu meresap sempurna dan tekstur ikan tetap kokoh.

Sekilas tentang Tongkol Cabai Hijau

Tongkol cabai hijau adalah olahan ikan tongkol yang digoreng sebentar lalu dimasak bersama tumisan cabai hijau, bawang merah, bawang putih, dan tomat hijau. Bumbunya cenderung menempel di permukaan ikan dengan sedikit kuah, menghasilkan rasa pedas yang segar. Karakter ini membedakannya dari tongkol balado pedas yang memakai sambal cabai merah halus, tongkol bumbu kuning yang berkuah santan, maupun tongkol suwir yang dagingnya disuwir halus.

Ikan tongkol sendiri masih satu keluarga dengan tuna. Dilansir dari MasterClass, ikan dari keluarga tuna mengandung mioglobin dalam jumlah besar, yaitu pigmen merah penyimpan oksigen, yang membuat dagingnya berwarna kemerahan dan terasa gurih.Tekstur dagingnya yang padat membuatnya tahan diaduk saat ditumis sehingga tidak mudah hancur, cocok untuk masakan tumis seperti resep ini.

Kandungan gizi dan manfaat

Ikan laut seperti tongkol dikenal mengandung protein, asam lemak omega-3, serta vitamin B12 dan D. Colin Robertson, ahli gizi terdaftar, dikutip dari National Geographic, menyatakan, "Alih-alih menyediakan nutrisi tunggal yang terisolasi, ikan adalah makanan yang lengkap."Kandungan omega-3 pada ikan tongkol pun kerap dihubungkan dengan manfaat menjaga tekanan darah.

Sebagian resep memakai pindang tongkol yang merupakan ikan olahan. Untuk pilihan ikan awetan semacam ini, Largeman-Roth, dikutip dari Today, menegaskan, "Sebenarnya tidak ada ikan kaleng yang tidak sehat."

Rasa pedas cabai hijau berasal dari senyawa capsaicin. Pope, dikutip dari UCHealth, menjelaskan, "Cabai pedas memiliki sifat kimia yang disebut capsaicinoid, dan ketika manusia atau hewan lain menyentuh capsaicinoid, sinyal dikirim ke otak bahwa cabai itu terasa pedas." Mengacu pada tinjauan ilmiah yang dipublikasikan National Center for Biotechnology Information (NCBI), kegemaran menyantap makanan pedas dikaitkan dengan prevalensi obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

Bahan-Bahan Tongkol Cabai Hijau

Bahan utama

  • 500 gram ikan tongkol, potong sesuai selera
  • 1 buah jeruk nipis, ambil airnya
  • 1 sendok teh garam
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng

Bumbu iris

  • 8 siung bawang merah, iris tipis
  • 4 siung bawang putih, iris tipis
  • 100 gram cabai hijau keriting, iris serong
  • 5 buah cabai rawit hijau, iris (opsional)
  • 3 buah tomat hijau, potong-potong
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun jeruk

Bumbu pelengkap

  • 2 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 100 ml air
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Cara Membuat Tongkol Cabai Hijau

  1. Lumuri potongan ikan tongkol dengan air jeruk nipis dan 1 sendok teh garam, lalu diamkan sekitar 15 menit untuk mengurangi bau amis.
  2. Panaskan minyak, lalu goreng ikan tongkol hingga permukaannya kecoklatan dan teksturnya kokoh, kemudian angkat dan tiriskan.
  3. Panaskan 2 sendok makan minyak di wajan, lalu tumis bawang merah dan bawang putih hingga layu dan harum.
  4. Masukkan cabai hijau keriting dan cabai rawit hijau, lalu tumis hingga cabai layu.
  5. Tambahkan serai, daun jeruk, dan tomat hijau, aduk hingga tomat mulai lunak.
  6. Tuang saus tiram, air, gula, dan garam, aduk rata, lalu masak hingga mendidih.
  7. Masukkan ikan tongkol goreng, aduk perlahan agar bumbu menyelimuti seluruh permukaan ikan.
  8. Masak dengan api sedang hingga kuah menyusut dan bumbu meresap, sekitar 5 menit, lalu koreksi rasa.
  9. Angkat dan sajikan tongkol cabai hijau selagi hangat bersama nasi putih.

Tips agar Hasil Maksimal

  • Redam bau amis sejak awal. Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam sebelum digoreng. Proses menggoreng juga membantu mengurangi aroma amis sekaligus memperkuat tekstur daging.
  • Pastikan ikan benar-benar segar. Merujuk panduan memasak Coley Cooks, ikan yang segar berbau bersih seperti laut dan bukan amis menyengat, dengan daging yang mulus serta kokoh.[5]https://coleycooks.com/fresh-tuna-recipes/ Ciri lain yang bisa Anda cek adalah mata yang jernih dan insang berwarna merah segar.
  • Jaga warna dan tekstur cabai. Tumis cabai hijau secukupnya saja agar warnanya tetap cerah dan rasanya segar, jangan sampai terlalu layu.
  • Atur tingkat kepedasan. Kurangi atau tambah cabai rawit hijau sesuai selera keluarga.
  • Hindari memasak ikan terlalu lama. Karena ikan sudah matang saat digoreng, tahap memasak bersama bumbu cukup sebentar agar daging tidak keras dan tetap utuh.

Menyimpan dan Menyajikan Tongkol Cabai Hijau

Cara menyimpan sisa masakan

Simpan sisa tongkol cabai hijau dalam wadah tertutup di lemari es dan konsumsi dalam 1 sampai 2 hari untuk rasa terbaik. Panaskan kembali seperlunya sebelum disajikan agar tekstur ikan tetap terjaga.

Perlukah menggoreng ikan lebih dulu

Menggoreng ikan tongkol sebelum ditumis membantu meredam bau amis dan membuat teksturnya lebih kokoh sehingga tidak mudah hancur saat diaduk. Sajian ini paling nikmat disantap hangat bersama nasi putih, dan cocok masuk daftar resep tongkol untuk menu harian.

Dengan bahan sederhana dan langkah yang ringkas, resep tongkol cabai hijau bisa menjadi andalan lauk pedas gurih di meja makan Anda. Kuncinya ada pada ikan yang segar, teknik menggoreng untuk meredam amis, serta cabai hijau yang ditumis pas agar tetap segar. Selamat mencoba di dapur Anda.

Pertanyaan Seputar Resep Tongkol Cabai Hijau

1. Bagaimana cara menghilangkan bau amis ikan tongkol sebelum dimasak?

Bersihkan ikan tongkol dari sisa kotoran, lalu lumuri dengan sedikit air jeruk nipis dan garam. Diamkan selama 5–10 menit, kemudian bilas dan tiriskan. Anda juga bisa menggoreng atau mengukus ikan terlebih dahulu sebelum mencampurkannya dengan bumbu cabai hijau.

2. Bagaimana cara memasak tongkol cabai hijau agar ikan tidak hancur?

Gunakan ikan tongkol yang dagingnya masih padat dan jangan terlalu sering mengaduknya saat dimasak. Jika ikan digoreng terlebih dahulu, cukup goreng hingga bagian luarnya kokoh. Masukkan ikan setelah bumbu cabai hijau matang, lalu aduk perlahan sampai bumbu merata.

3. Apakah tongkol cabai hijau bisa dibuat tanpa tomat hijau?

Bisa. Anda dapat mengganti tomat hijau dengan tomat merah atau menghilangkannya jika tidak tersedia. Namun, tomat hijau memberikan rasa asam segar yang membantu menyeimbangkan rasa gurih ikan dan pedasnya cabai hijau.

4. Bagaimana cara membuat tongkol cabai hijau agar tidak terlalu pedas?

Kurangi jumlah cabai hijau keriting atau campurkan dengan cabai hijau besar yang umumnya memiliki tingkat kepedasan lebih rendah. Buang sebagian biji cabai jika diperlukan, lalu tambahkan tomat untuk memberikan rasa segar. Sesuaikan jumlah cabai dengan selera keluarga.

5. Apa perbedaan tongkol cabai hijau dan tongkol lado mudo?

Keduanya sama-sama menggunakan ikan tongkol dan cabai hijau, tetapi teknik serta komposisi bumbunya bisa berbeda. Tongkol cabai hijau rumahan biasanya menggunakan irisan cabai, bawang merah, bawang putih, dan tomat. Sementara itu, lado mudo dalam masakan Minang umumnya merujuk pada sambal cabai hijau yang diolah dengan gaya khas Minangkabau.

6. Berapa lama tongkol cabai hijau bisa disimpan?

Tongkol cabai hijau dapat disimpan dalam wadah tertutup di kulkas selama sekitar 3–4 hari jika segera didinginkan dan ditangani dengan benar. Untuk penyimpanan lebih lama, bekukan dalam porsi sekali makan. Panaskan kembali hingga seluruh bagian ikan benar-benar panas sebelum disajikan.

7. Apa saja lauk pendamping yang cocok untuk tongkol cabai hijau?

Tongkol cabai hijau cocok disajikan dengan nasi putih hangat, sayur bening bayam, tumis kangkung, lalapan mentimun, atau tahu dan tempe goreng. Pilihan pendamping yang sederhana membantu menyeimbangkan rasa pedas dan gurih dari ikan.