Liputan6.com, Jakarta Resep okonomiyaki adalah salah satu cara paling seru untuk menghadirkan cita rasa kedai Jepang di dapur sendiri. Hidangan ini pada dasarnya panekuk gurih berbahan adonan tepung, kol cincang, dan telur, lalu dipanggang di wajan datar dan disiram saus cokelat kental serta mayones. Sebagai salah satu makanan khas Jepang yang kini mudah ditemui di Indonesia, okonomiyaki menarik karena isinya benar-benar fleksibel dan ramah untuk pemula.
Namanya berasal dari dua kata, yaitu okonomi yang berarti "sesukamu" dan yaki yang berarti "dipanggang". Okonomiyaki lahir dan besar sebagai jajanan kaki lima khas Osaka, kota yang kerap dijuluki dapurnya Jepang. Yoshio Saito, penulis buku Okonomiyaki: Japanese Comfort Food, dikutip dari Goodreads, menuliskan, "Okonomi berarti favorit. Dan yaki berarti digoreng. Jadi, ini adalah hal-hal favoritmu yang digoreng."
Lewat panduan ini, kamu akan belajar membuat okonomiyaki gaya Osaka yang autentik, lengkap dengan saus okonomiyaki buatan sendiri. Versi yang kita pakai mengandalkan udang dan cumi sebagai isian agar ramah untuk dapur rumahan, tanpa perlu bahan impor yang sulit dicari.
Advertisement
Sekilas tentang Okonomiyaki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365641/original/063434700_1791187297-01M45AJV0F6AMJ4G4S5ANSP3SY.jpg)
Meski populer dengan julukan "pizza Jepang", okonomiyaki sebenarnya lebih dekat ke panekuk ala Jepang yang tebal dan padat isian, dengan tekstur yang juga mengingatkan pada omelet berisi sayuran. Matt Goulding, dalam buku Rice, Noodle, Fish, menggambarkan okonomiyaki sebagai "massa geologis raksasa dari karbohidrat, kol, dan lemak babi".
Dua Gaya: Osaka dan Hiroshima
Ada dua gaya utama yang wajib kamu kenali. Gaya Osaka atau Kansai mencampur seluruh bahan dalam satu wadah lalu dipanggang menjadi satu adonan bulat, sedangkan gaya Hiroshima menatanya berlapis dan menambahkan mi.
Dilansir dari National Geographic, gaya Hiroshima justru melejit setelah pengeboman atom ketika bahan pangan langka, saat warga mengandalkan kol dan tepung dari ransum untuk mengganjal perut. Mengacu pada Just One Cookbook, versi Hiroshima ini sudah eksis sejak era 1950-an. Bentuk aslinya bisa kamu intip pada ulasan okonomiyaki khas Hiroshima yang tampil lebih tebal dan bertumpuk.
Daya tarik lain terletak pada cara menyantapnya. Di banyak kedai, tamu bisa memasak sendiri di atas teppan, pelat besi panas yang menyatu dengan meja, sehingga menyantap okonomiyaki terasa seperti kegiatan bersama.
Advertisement
Bahan-bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334769/original/064740100_1787897485-01M13C2EF36PQ04B1NKWRCFQKZ.jpg)
Adonan:
Kunci rasa gurih okonomiyaki terletak pada dashi, kaldu khas Jepang yang menyatu di dalam adonan. Tepung okonomiyaki instan di pasaran sebenarnya berisi tepung, dashi, dan bumbu yang sudah dicampur, sehingga di resep ini kita menirunya dengan terigu plus kaldu dashi. Chef ternama Nobu Matsuhisa, dikutip dari BrainyQuote, menyatakan, "Saya tidak bisa membayangkan masakan Jepang tanpa dashi, kaldu dari kombu dan serpihan bonito kering."
- 120 gram tepung terigu protein sedang
- 1/2 sdt baking powder
- 1/4 sdt garam
- 150 ml kaldu dashi (atau air hangat + 1 sdt kaldu dashi bubuk)
- 2 butir telur
Isian dan Sayur:
Kol adalah bintang utama okonomiyaki, irisan halusnya melepas rasa manis alami sekaligus membuat teksturnya lembut. Ada banyak manfaat kol bagi kesehatan karena sayur ini kaya serat dan vitamin C, jadi tak ada salahnya mengenal sayur kol lebih dekat sambil menjajal aneka olahan kol lainnya.
- 300 gram kol, iris halus
- 2 batang daun bawang, iris tipis
- 150 gram udang kupas (bisa diganti cumi, potong)
- 3 sdm tenkasu/remahan tepung goreng (opsional)
Saus Okonomiyaki Homemade:
Berdasarkan panduan resep Zojirushi, saus okonomiyaki pada dasarnya perpaduan saus tomat, saus inggris, kecap asin, dan pemanis. Takaran di bawah sudah cukup untuk satu porsi besar.
- 3 sdm saus tomat
- 1 sdm saus/kecap inggris (Worcestershire)
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdm madu (atau 1/2 sdm gula pasir)
- 1/2 sdt air jeruk lemon (opsional)
Pelengkap:
- Mayones secukupnya
- Katsuobushi (serutan ikan bonito) secukupnya
- Aonori atau nori, secukupnya
- Minyak sayur untuk menggoreng
Cara Membuat Okonomiyaki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378809/original/007587000_1792564138-IMG_2962.jpeg)
- Campur semua bahan saus okonomiyaki dalam mangkuk kecil, aduk hingga madu larut dan saus licin, lalu sisihkan.
- Larutkan kaldu dashi bubuk dalam air hangat jika tidak memakai dashi cair, lalu aduk hingga rata.
- Dalam wadah besar, ayak tepung terigu, baking powder, dan garam, kemudian tuang kaldu dashi sambil diaduk hingga adonan halus tanpa gumpalan.
- Diamkan adonan 10-15 menit, lalu pecahkan telur ke dalamnya dan aduk hingga rata.
- Masukkan kol, daun bawang, dan tenkasu, aduk perlahan hanya sampai kol terselimuti adonan agar hasilnya tetap mengembang.
- Panaskan sedikit minyak di teflon dengan api sedang, tuang adonan, dan bentuk bulat tebal sekitar 2 cm tanpa menekannya.
- Tata udang di atas permukaan adonan, lalu masak 4-5 menit hingga bagian bawah kecokelatan dan pinggirnya mulai set.
- Balik okonomiyaki dengan dua spatula, masak sisi satunya 4-5 menit hingga kecokelatan, dan jangan ditekan agar bagian dalam tetap empuk.
- Balik sekali lagi dan masak 2-3 menit sampai matang merata, lalu tusuk bagian tengah dengan lidi dan pastikan keluar bersih.
- Pindahkan ke piring, oles saus okonomiyaki hingga merata, lalu semprotkan mayones membentuk garis-garis di atasnya.
- Taburi katsuobushi dan aonori selagi panas, lalu sajikan segera.
Advertisement
Tips agar Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349353/original/024237500_1789524313-Okonomiyaki_Mie_Jepang.jpg)
- Iris kol setipis mungkin dan tiriskan hingga kering setelah dicuci, supaya adonan tidak berair dan matang merata.
- Jangan menekan okonomiyaki saat dipanggang; tekanan hanya membuat teksturnya padat dan alot, bukan empuk mengembang.
- Aduk atau saring adonan sampai benar-benar halus, sama seperti trik membuat takoyaki, agar tidak ada gumpalan tepung.
- Tidak punya tepung khusus? Kamu bisa meniru resep okonomiyaki ala KFC Jepang yang sederhana, atau memanfaatkan bahan lokal yang mudah didapat di pasar.
- Gunakan api sedang agar bagian luar matang kecokelatan tanpa meninggalkan bagian dalam yang mentah.
Variasi dan Substitusi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378810/original/053573300_1792564138-IMG_2963.jpeg)
Gaya Hiroshima yang Berlapis
Kalau ingin mencoba karakter berbeda, susun okonomiyaki gaya Hiroshima secara bertingkat: adonan tipis seperti crepe, tumpukan kol dan tauge, protein, lalu selapis mi yakisoba dan telur ceplok. Semua ditekan menjadi satu dan hanya disiram saus, tanpa dicampur sejak awal. Hasilnya lebih tebal, lebih banyak sayur, dan teksturnya berlapis.
Pilihan Isian dan Versi Pedas
Secara tradisional topping klasiknya adalah irisan tipis daging babi, tetapi untuk dapur rumahan kamu bebas memakai udang, cumi, smoked beef, atau ayam. Untuk sentuhan pedas khas lokal, taburkan cabai bubuk di atasnya, mirip ide pada versi okonomiyaki mie pedas. Ada juga perpaduan dengan kimchi yang membuat rasanya lebih segar dan asam.
Kreasi dan Camilan Jepang Lain
Bahan lokal pun bisa dimaksimalkan, seperti pada kreasi okonomiyaki gurita berbahan kol. Jika sudah mahir, lanjutkan ke takoyaki ala rumahan atau camilan khas Jepang lain yang sama-sama memakai saus dan katsuobushi.
Membuat okonomiyaki di rumah membuktikan bahwa hidangan ikonik Jepang tidak selalu butuh bahan mahal atau teknik rumit. Berbekal kol, telur, dan saus buatan sendiri, kamu sudah bisa menyajikan panekuk gurih yang mengenyangkan kapan saja, baik untuk camilan sore maupun lauk makan. Selamat bereksperimen, dan jadikan hidangan ini bagian dari koleksi ide jajanan kekinian andalanmu.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2214828/original/012272500_1526406975-pemadan_karhutla_sinar_mas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376579/original/071076900_1792381433-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5363228/original/055302600_1758888609-ibmoon-kim-_b7crTKUWJQ-unsplash__1_.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381606/original/030581500_1792837886-Gemini_Generated_Image_uc9tzpuc9tzpuc9t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381490/original/015386600_1792822138-Gemini_Generated_Image_qadd6rqadd6rqadd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381440/original/079032900_1792817294-HL_tempe_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381423/original/022934200_1792815902-tahu_slawi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379561/original/015064200_1792637820-Gemini_Generated_Image_h9yr83h9yr83h9yr.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379491/original/029200100_1792635121-171cd3f4-321f-4343-99cc-c9f505f2285d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377421/original/069487000_1792462255-Gemini_Generated_Image_gqf89dgqf89dgqf8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377779/original/046655100_1792478715-Gemini_Generated_Image_s5iu4xs5iu4xs5iu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377444/original/082712200_1792464150-66ace5ac-18c0-4b7e-babc-06a996facf1f.jpg)