Liputan6.com, Jakarta - Meja dapur yang dipenuhi botol bumbu, peralatan masak, wadah makanan, hingga perlengkapan mencuci piring bisa membuat aktivitas memasak terasa kurang nyaman. Masalah ini sering terjadi pada dapur berukuran kecil karena ruang penyimpanan terbatas, sementara barang yang digunakan sehari-hari terus bertambah.
Cara menata dapur sempit agar meja tidak penuh barang sebenarnya tidak harus dimulai dengan membeli perabot baru atau melakukan renovasi. Penataan bisa dilakukan dengan memilah barang, memanfaatkan dinding, mengatur penyimpanan secara vertikal, dan menentukan area khusus untuk setiap perlengkapan. Dengan langkah yang tepat, meja dapur bisa lebih lega tanpa mengorbankan kemudahan saat memasak.
1. Singkirkan Barang yang Tidak Perlu dari Meja Dapur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381794/original/010077000_1792894622-d8aac46f-ceea-4a2d-9553-71917839f9c3.jpg)
Langkah pertama untuk membuat meja dapur lebih rapi adalah mengurangi jumlah barang yang diletakkan di atasnya. Semakin banyak benda yang terlihat, semakin sempit pula area kerja yang tersedia. Karena itu, tidak semua perlengkapan perlu disimpan di meja, meskipun barang tersebut masih digunakan sesekali.
Mulailah dengan mengelompokkan barang menjadi tiga kategori, yaitu perlengkapan yang digunakan setiap hari, barang yang hanya digunakan sesekali, dan barang yang sudah tidak dibutuhkan. Simpan kategori pertama di tempat yang mudah dijangkau, pindahkan kategori kedua ke lemari, dan singkirkan barang yang sudah rusak atau tidak lagi digunakan.
Perhatikan juga barang-barang kecil yang sering menumpuk, seperti karet gelang, kantong plastik, tutup wadah, dan kemasan makanan. Benda-benda tersebut sebaiknya dikumpulkan dalam wadah khusus agar tidak menyebar ke seluruh permukaan meja.
Advertisement
2. Manfaatkan Dinding untuk Menyimpan Peralatan Masak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381795/original/047139000_1792894630-1b3aed24-18c2-42d9-aa6a-ea3d496ff5e9.jpg)
Dinding dapur sering kali menjadi area yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, bagian ini bisa digunakan untuk menyimpan berbagai peralatan tanpa menghabiskan ruang di meja maupun di dalam lemari.
Salah satu caranya adalah memasang rel gantung dengan pengait untuk menempatkan spatula, sendok sayur, penjepit makanan, dan peralatan masak lainnya. Rak dinding juga dapat digunakan untuk menyimpan wadah ringan atau perlengkapan yang tidak terlalu sering dipakai.
Sebelum memasang rak atau pengait, sesuaikan ukuran dan kapasitasnya dengan kondisi dapur. Pastikan pemasangan cukup kuat, tidak mengganggu area memasak, serta jauh dari sumber panas dan percikan minyak. Peralatan yang digantung juga perlu dibersihkan secara berkala agar tidak menjadi tempat menumpuknya debu dan minyak.
3. Gunakan Rak Susun untuk Memaksimalkan Ruang Vertikal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381796/original/037992700_1792894650-87e4f312-7aaa-4809-bd13-a50627c13e19.jpg)
Jika meja dapur tidak terlalu luas, penggunaan rak susun bisa membantu memanfaatkan ruang ke arah atas. Alih-alih meletakkan berbagai wadah secara berjajar, barang dapat ditata dalam beberapa tingkat sehingga permukaan meja tetap memiliki ruang kosong.
Rak susun cocok untuk menempatkan bumbu masak, cangkir, piring kecil, atau perlengkapan ringan lainnya. Pilih ukuran rak yang tidak menghalangi aktivitas memasak dan masih menyisakan area yang cukup untuk memotong bahan makanan atau menyiapkan hidangan.
Agar penataan lebih efektif, letakkan barang yang sering digunakan pada tingkat paling mudah dijangkau. Sementara itu, perlengkapan yang jarang dipakai dapat ditempatkan di bagian atas atau disimpan di lemari. Hindari menumpuk barang terlalu tinggi karena susunan yang tidak stabil berisiko jatuh ketika rak tersenggol.
Advertisement
4. Simpan Bumbu Masak dalam Wadah yang Seragam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381799/original/025380600_1792894953-dfecde1e-799e-4b11-953e-c8c658006c79.jpg)
Botol kecap, saus, minyak goreng, garam, gula, dan berbagai bumbu kemasan sering menjadi penyebab meja dapur terlihat penuh. Jika setiap barang diletakkan secara terpisah, penataannya cenderung memakan banyak ruang dan membuat tampilan meja kurang teratur.
Solusinya adalah mengelompokkan bumbu berdasarkan jenis dan frekuensi pemakaian. Bumbu kering dapat dipindahkan ke wadah yang sesuai, sedangkan kecap, saus, dan minyak bisa ditempatkan dalam satu baki agar lebih mudah dipindahkan sekaligus saat meja perlu dibersihkan.
Gunakan wadah yang ukurannya sesuai dengan kebutuhan dan beri label nama untuk menghindari kekeliruan. Pastikan wadah tertutup rapat dan bahan makanan disimpan sesuai petunjuk pada kemasannya. Bumbu yang jarang digunakan sebaiknya tidak memenuhi area utama meja dapur.
5. Manfaatkan Bagian Dalam Pintu Lemari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381804/original/009459500_1792895235-ba714b56-5572-4787-8088-1a7ba9461050.jpg)
Bagian dalam pintu lemari dapur dapat menjadi tempat penyimpanan tambahan yang praktis. Area ini cocok untuk perlengkapan berukuran kecil yang sering membuat meja terlihat berantakan, seperti sendok takar, sarung tangan dapur, atau perlengkapan pembungkus makanan.
Pilih pengait, kantong penyimpanan, atau rak tipis yang sesuai dengan ukuran pintu lemari. Sebelum memasangnya, ukur ruang yang tersedia dan pastikan aksesori tersebut tidak menghalangi pintu menutup dengan sempurna maupun berbenturan dengan barang di dalam lemari.
Perhatikan pula berat barang yang akan disimpan. Jangan menempatkan benda berat pada pengait yang hanya menggunakan perekat ringan. Untuk barang yang mudah tumpah atau berpotensi mengotori area, gunakan wadah yang mudah dilepas dan dibersihkan.
Advertisement
6. Atur Penyimpanan di Bawah Wastafel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381805/original/012082400_1792895297-1e29f48f-627b-4ee8-afbc-a800cfdabe83.jpg)
Area di bawah wastafel kerap dipenuhi spons cadangan, sabun cuci piring, kantong sampah, dan perlengkapan kebersihan. Jika tidak diatur, barang-barang tersebut mudah tercampur dan akhirnya berpindah ke meja dapur karena sulit ditemukan ketika dibutuhkan.
Gunakan keranjang atau kotak penyimpanan untuk memisahkan perlengkapan mencuci piring dari persediaan kebersihan lainnya. Keranjang tarik juga dapat membantu memudahkan akses ke barang yang tersimpan di bagian belakang lemari.
Sebelum menata area ini, periksa apakah ada kebocoran pada saluran air. Simpan produk pembersih dalam kemasan aslinya, jauh dari bahan makanan, dan di tempat yang tidak mudah dijangkau anak-anak atau hewan peliharaan. Hindari menumpuk barang terlalu padat agar kondisi lemari tetap mudah diperiksa dan dibersihkan.
7. Pisahkan Area Persiapan, Memasak, dan Mencuci
Meja dapur yang sempit akan lebih mudah digunakan jika setiap bagian memiliki fungsi yang jelas. Tanpa pembagian area, bahan makanan, peralatan memasak, dan perlengkapan mencuci bisa bercampur di satu tempat sehingga meja cepat penuh ketika kegiatan memasak dimulai.
Jika memungkinkan, sisakan satu bagian meja sebagai area persiapan untuk memotong sayuran, mengolah bahan, atau menyiapkan makanan. Tempatkan perlengkapan memasak di dekat kompor dan perlengkapan mencuci di sekitar wastafel agar pergerakan saat bekerja lebih praktis.
Pembagian tersebut tidak harus menggunakan sekat permanen. Penempatan barang secara konsisten sudah cukup membantu, terutama jika luas meja terbatas. Setelah selesai memasak, kembalikan setiap perlengkapan ke area penyimpanannya agar ruang persiapan bisa langsung digunakan kembali.
Advertisement
8. Gunakan Organizer Laci agar Barang Kecil Tidak Berserakan
Laci dapat menjadi solusi untuk menyimpan perlengkapan kecil yang tidak perlu terlihat di atas meja. Namun, laci yang penuh tanpa pengelompokan justru membuat barang sulit ditemukan dan sering kali berakhir dengan perlengkapan yang dikeluarkan lalu dibiarkan di meja.
Gunakan sekat laci untuk memisahkan sendok, garpu, pisau dapur, alat pembuka botol, dan peralatan kecil lainnya. Sesuaikan ukuran sekat dengan dimensi laci supaya ruang tidak terbuang akibat celah yang terlalu besar.
Hindari menyimpan terlalu banyak barang dalam satu laci. Periksa isinya secara berkala dan keluarkan perlengkapan yang jarang digunakan. Untuk peralatan tajam, pilih penyimpanan yang aman dan tidak membuat mata pisau mudah terjangkau ketika laci dibuka.
9. Pilih Peralatan Dapur Multifungsi
Jumlah peralatan dapur yang terlalu banyak dapat membuat lemari cepat penuh dan mendorong barang-barang lain menumpuk di meja. Karena itu, pertimbangkan untuk menggunakan perlengkapan multifungsi yang bisa menggantikan beberapa alat dengan kegunaan serupa.
Contohnya, gunakan mangkuk yang dapat ditumpuk, wadah makanan yang bisa disusun, atau alat masak yang memang dirancang untuk beberapa fungsi. Peralatan yang dapat dilipat juga bisa dipertimbangkan jika sesuai dengan kebutuhan dan aman digunakan.
Sebelum membeli perlengkapan baru, periksa barang yang sudah dimiliki. Tidak semua alat multifungsi lebih praktis, terutama jika sulit dibersihkan atau kurang nyaman digunakan. Pilih berdasarkan kebutuhan memasak sehari-hari, bukan sekadar karena desainnya terlihat menarik.
Advertisement
10. Terapkan Kebiasaan Mengosongkan Meja Setelah Memasak
Penataan dapur tidak akan bertahan lama jika barang yang sudah digunakan terus dibiarkan di meja. Botol bumbu, talenan, piring kotor, dan kemasan bahan makanan bisa kembali menumpuk meskipun sebelumnya sudah ditata dengan rapi.
Biasakan mengembalikan bumbu dan peralatan ke tempatnya setelah digunakan. Buang sampah, cuci atau simpan peralatan yang sudah selesai dipakai, lalu lap permukaan meja ketika tidak lagi digunakan untuk menyiapkan makanan.
Agar lebih mudah dijalankan, buat aturan sederhana bahwa meja hanya digunakan untuk barang yang sedang dibutuhkan. Jika ada barang yang tidak memiliki tempat penyimpanan tetap, tentukan lokasi khusus untuknya. Kebiasaan kecil ini membantu menjaga dapur tetap tertata tanpa harus melakukan penataan besar setiap hari.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menata Dapur Sempit
1. Bagaimana cara menata dapur sempit agar terlihat lebih luas?
Kurangi barang di meja, gunakan penyimpanan vertikal, manfaatkan dinding, dan pilih warna terang jika ingin memperbarui tampilan dapur. Permukaan yang lebih lapang membantu ruangan terasa lebih lega.
2. Apa saja barang yang sebaiknya tidak diletakkan di meja dapur?
Barang yang jarang digunakan, persediaan kemasan, perlengkapan kebersihan, dan peralatan cadangan sebaiknya disimpan di lemari atau wadah khusus. Sisakan meja untuk aktivitas memasak dan perlengkapan yang benar-benar diperlukan.
3. Bagaimana menyimpan bumbu agar meja dapur tidak penuh?
Kelompokkan bumbu berdasarkan jenis dan frekuensi penggunaan, lalu gunakan rak bumbu atau baki yang sesuai dengan ukuran meja. Simpan persediaan tambahan di lemari agar tidak memenuhi area memasak.
4. Apakah rak gantung cocok untuk dapur berukuran kecil?
Ya, rak gantung dapat membantu menghemat ruang meja dengan memanfaatkan dinding. Pastikan pemasangannya kuat, ukurannya sesuai, dan posisinya tidak mengganggu kegiatan memasak.
5. Bagaimana menjaga meja dapur tetap rapi setiap hari?
Kembalikan peralatan ke tempat penyimpanan setelah digunakan, segera bersihkan sisa makanan, dan hindari menjadikan meja sebagai tempat penyimpanan sementara. Luangkan waktu singkat setelah memasak untuk merapikan area kerja.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2214828/original/012272500_1526406975-pemadan_karhutla_sinar_mas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376579/original/071076900_1792381433-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381792/original/089396100_1792894210-23105876-0f47-4b7b-8aa1-d4261012684e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)