Liputan6.com, Jakarta - Tanaman pengusir serangga untuk teras yang berdekatan dengan tempat sampah bisa menjadi pilihan untuk menciptakan area rumah yang lebih nyaman. Beberapa jenis tanaman memiliki aroma khas yang tidak disukai serangga, seperti nyamuk dan lalat, sehingga cocok ditempatkan di sekitar area tersebut.
Selain membantu mengurangi kehadiran hama, tanaman pengusir serangga untuk teras yang berdekatan dengan tempat sampah juga dapat mempercantik tampilan hunian. Pilih jenis yang mudah dirawat dan mampu tumbuh dengan baik di pot agar penataannya tidak memakan banyak ruang.
Meski begitu, penggunaan tanaman pengusir serangga untuk teras yang berdekatan dengan tempat sampah sebaiknya disertai kebiasaan menjaga kebersihan. Tutup tempat sampah dengan rapat, buang sampah secara rutin, dan bersihkan area sekitarnya agar serangga tidak mudah datang.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tanaman pengusir serangga untuk teras yang berdekatan dengan tempat sampah, Sabtu (24/10/2026).
1. Lavender (Lavandula angustifolia)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5240629/original/047976300_1748927318-Bunga_Lavender.jpg)
Lavender dikenal dengan bunga berwarna ungu dan aroma khas yang menenangkan bagi manusia. Wangi tanaman ini dapat mengganggu sebagian serangga, termasuk nyamuk dan ngengat, meskipun efeknya tidak selalu konsisten.
Lavender cocok ditanam dalam pot di teras yang mendapat sinar matahari langsung selama beberapa jam sehari. Gunakan media tanam berdrainase baik dan hindari penyiraman berlebihan agar akarnya tidak membusuk. Selain menjadi tanaman hias, lavender juga dapat mempercantik area sekitar tempat sampah.
2. Serai wangi (Cymbopogon nardus)
Serai wangi merupakan tanaman yang dikenal karena kandungan minyak atsiri citronella, bahan yang banyak digunakan dalam produk pengusir nyamuk. Aroma khasnya berpotensi membantu mengganggu kemampuan nyamuk mengenali bau manusia.
Tanaman ini dapat ditanam dalam pot besar di teras atau diletakkan di sudut yang mendapat sinar matahari cukup. Penyiraman perlu dilakukan secara teratur, terutama ketika media tanam mulai mengering. Meski begitu, keberadaan serai wangi saja tidak menjamin nyamuk akan menjauh sepenuhnya.
Advertisement
3. Geranium beraroma (Pelargonium graveolens)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329799/original/045129300_1787296545-sandra-wei-P29JvT01INM-unsplash.jpg)
Geranium beraroma memiliki daun yang mengeluarkan wangi khas ketika diremas, dengan beberapa varietas yang memiliki aroma menyerupai lemon. Tanaman ini kerap dikaitkan dengan pengusiran nyamuk karena kandungan minyak atsirinya.
Geranium dapat ditempatkan dalam pot di teras dekat jendela atau area yang berdekatan dengan tempat sampah. Selain aromanya, bunga geranium yang menarik dapat memperindah tampilan hunian. Letakkan di tempat bercahaya terang dan pastikan air tidak menggenang di dalam pot.
4. Mint (Mentha spp.)
Daun mint memiliki aroma segar yang berasal dari kandungan minyak atsiri, termasuk mentol pada sejumlah jenisnya. Aroma tersebut berpotensi mengganggu sebagian serangga, sehingga mint dapat menjadi pilihan untuk melengkapi area teras.
Tanaman ini relatif mudah dirawat dan tumbuh baik pada media yang lembap, tetapi tidak tergenang. Sebaiknya gunakan pot tersendiri karena mint mudah menyebar dan mengambil ruang tanaman lain. Daunnya juga bisa dipetik untuk campuran minuman atau masakan.
5. Rosemary (Salvia rosmarinus)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256157/original/022012700_1781149311-rosemary.jpg)
Rosemary merupakan tanaman herbal dengan daun ramping dan aroma khas menyerupai kayu. Minyak atsirinya mengandung senyawa aromatik yang telah diteliti untuk pemanfaatan sebagai penolak serangga.
Tanaman ini cocok diletakkan di teras yang memperoleh sinar matahari langsung dan memiliki sirkulasi udara baik. Rosemary tidak membutuhkan media yang selalu basah, sehingga penyiraman sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tanah. Selain membantu mempercantik teras, daunnya dapat digunakan sebagai bumbu masakan.
6. Marigold (Tagetes spp.)
Marigold memiliki bunga berwarna kuning, jingga, atau kombinasi keduanya, disertai aroma khas yang cukup tajam. Tanaman ini kerap digunakan dalam praktik berkebun untuk membantu mengelola beberapa jenis hama, meskipun pengaruhnya bergantung pada spesies serangga dan kondisi lingkungan.
Marigold dapat ditanam dalam pot di teras yang mendapat sinar matahari cukup. Bunganya juga memberikan warna cerah sehingga area dekat tempat sampah terlihat lebih menarik. Pangkas bunga yang layu secara berkala agar tanaman tetap rapi.
Advertisement
7. Catnip (Nepeta cataria)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339121/original/020167800_1788401040-Nepeta_cataria_1_2017-04-21.jpg)
Catnip merupakan tanaman herbal dari keluarga mint yang mengandung nepetalactone. Senyawa ini telah diteliti karena potensinya sebagai penolak nyamuk. Catnip dapat ditanam dalam pot dengan media yang memiliki drainase baik dan diletakkan di area yang mendapat cahaya matahari cukup.
Tanaman ini bisa menjadi tambahan untuk teras yang sering didatangi serangga, tetapi tidak dapat menggantikan langkah pengendalian hama lainnya. Jika memiliki kucing, pertimbangkan bahwa aroma catnip dapat menarik perhatian hewan tersebut untuk mendekat atau menggosokkan tubuhnya pada tanaman.
8. Kemangi (Ocimum basilicum)
Kemangi mempunyai aroma daun yang khas dan sering digunakan dalam berbagai masakan. Minyak atsiri yang terkandung di dalamnya juga diteliti terkait potensi sebagai penolak serangga. Tanaman ini mudah dibudidayakan dalam pot dan cocok diletakkan di teras yang memperoleh sinar matahari cukup.
Siram ketika permukaan media mulai mengering dan pangkas pucuknya jika tanaman tumbuh terlalu tinggi. Selain menjadi tanaman penghias, kemangi dapat dipanen untuk kebutuhan memasak sehingga bermanfaat bagi penghuni rumah.
9. Thyme (Thymus vulgaris)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154075/original/040581900_1741331253-top-view-plant-with-special-properties.jpg)
Thyme adalah tanaman herbal berdaun kecil dengan aroma yang cukup kuat. Minyak atsirinya mengandung thymol, senyawa yang diteliti untuk berbagai kegunaan, termasuk pengendalian mikroorganisme dan hama.
Tanaman ini menyukai sinar matahari serta media tanam yang tidak terlalu lembap. Karena ukurannya relatif kecil, thyme cocok diletakkan di rak tanaman atau meja teras tanpa menghabiskan banyak ruang. Pangkas bagian yang terlalu rimbun agar sirkulasi udara tetap baik dan tanaman dapat tumbuh lebih teratur.
10. Rue (Ruta graveolens)
Rue merupakan tanaman herbal dengan daun berwarna hijau kebiruan dan aroma tajam yang tidak disukai sebagian orang maupun serangga. Tanaman ini secara tradisional digunakan untuk membantu mengendalikan sejumlah hama kebun, tetapi efektivitasnya sebagai pengusir serangga di teras belum dapat dipastikan.
Rue dapat tumbuh dalam pot di area terbuka dengan pencahayaan yang memadai. Namun, getah dan bagian tanamannya dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama ketika kulit terpapar sinar matahari. Gunakan sarung tangan saat merawatnya dan jauhkan dari anak-anak serta hewan peliharaan.
Advertisement
11. Pennyroyal (Mentha pulegium)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5252469/original/018205800_1749898486-pexels-sonny-10895473.jpg)
Pennyroyal merupakan anggota keluarga mint yang mempunyai aroma kuat dan pernah digunakan secara tradisional untuk mengusir serangga. Meski demikian, tanaman ini mengandung pulegone, senyawa yang dapat bersifat sangat toksik, terutama dalam bentuk minyak pekat atau jika tertelan.
Karena risikonya, pennyroyal bukan pilihan yang disarankan untuk teras rumah, terlebih jika terdapat anak-anak atau hewan peliharaan. Untuk tujuan mengurangi gangguan lalat dan nyamuk, lebih baik memilih tanaman yang lebih aman serta mengutamakan kebersihan lingkungan.
12. Wormwood (Artemisia absinthium)
Wormwood memiliki daun berwarna keperakan dengan aroma pahit yang khas. Tanaman ini secara tradisional dikaitkan dengan pengusiran beberapa jenis hama, termasuk ngengat, meskipun bukti efektivitasnya di teras masih terbatas. Wormwood dapat ditanam dalam pot dengan media berdrainase baik dan ditempatkan di area yang mendapat sinar matahari cukup.
Pertumbuhannya perlu dipangkas jika mulai terlalu lebat agar tidak mengganggu tanaman lain. Karena mengandung senyawa yang dapat berbahaya jika tertelan dalam jumlah tertentu, wormwood sebaiknya dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
13. Bawang putih (Allium sativum)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3275927/original/052757500_1603431735-garlic-545223_1280.jpg)
Bawang putih menghasilkan senyawa sulfur yang memberikan aroma tajam ketika umbi atau daunnya terluka. Senyawa tersebut diteliti untuk pemanfaatan dalam beberapa metode pengendalian hama, tetapi menanam bawang putih di teras tidak otomatis membuat lalat dan nyamuk menjauh.
Tanaman ini dapat dibudidayakan dalam pot menggunakan media tanam gembur dan memperoleh sinar matahari yang cukup. Penyiraman perlu disesuaikan agar tanah tidak terlalu basah. Selain menjadi tanaman hijau, bawang putih dapat dipanen untuk kebutuhan memasak ketika umbinya sudah berkembang.
14. Tansy (Tanacetum vulgare)Â
Tansy memiliki bunga kuning berbentuk kancing dan aroma khas yang cukup kuat. Tanaman ini pernah dimanfaatkan secara tradisional untuk membantu mengusir sejumlah serangga dan hama kebun, tetapi tidak bisa diandalkan sebagai satu-satunya cara pengendalian.
Tansy dapat ditanam dalam pot di area terbuka, tetapi perlu diperhatikan bahwa tanaman ini mengandung senyawa beracun. Karena itu, tansy kurang cocok ditempatkan di teras yang sering digunakan anak-anak atau hewan peliharaan. Jika ingin menambah tanaman beraroma di sekitar tempat sampah, pertimbangkan pilihan yang lebih aman.
15. Bawang hias (Allium spp.)
Bawang hias merupakan kelompok tanaman dari genus Allium yang memiliki bunga menarik, sering kali berbentuk bola dengan warna ungu atau putih. Tanaman ini dapat menjadi pilihan untuk mempercantik teras sekaligus menambah variasi tanaman di sekitar tempat sampah.
Sejumlah jenis Allium menghasilkan senyawa sulfur, tetapi keberadaannya dalam pot tidak menjamin serangga akan menjauh. Pilih varietas yang sesuai untuk penanaman dalam wadah dan letakkan di area dengan sinar matahari serta drainase yang memadai. Pangkas bagian yang layu agar tampilan teras tetap bersih dan terawat.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Tanaman Pengusir Serangga untuk Teras
Tanaman apa yang cocok untuk mengusir serangga di teras dekat tempat sampah?
Lavender, serai wangi, mint, rosemary, dan kemangi dapat menjadi pilihan karena memiliki aroma khas yang berpotensi mengganggu sebagian serangga.
Apakah tanaman pengusir serangga efektif menghilangkan lalat di sekitar tempat sampah?
Tanaman beraroma dapat membantu mengurangi gangguan serangga, tetapi efektivitasnya terbatas dan tidak menjamin lalat akan menjauh sepenuhnya. Kebersihan tempat sampah tetap menjadi faktor utama.
Bagaimana cara menata tanaman pengusir serangga di teras sempit?
Gunakan pot berukuran kecil hingga sedang, lalu letakkan di sudut teras atau rak tanaman agar tidak menghalangi jalan. Sesuaikan posisi dengan kebutuhan sinar matahari setiap jenis tanaman.
Bagaimana cara merawat tanaman pengusir serangga agar tetap tumbuh subur?
Penuhi kebutuhan cahaya matahari, sesuaikan penyiraman dengan jenis tanaman, dan gunakan media tanam dengan drainase baik. Pangkas daun atau bunga yang layu agar tanaman tetap sehat dan rapi.
Apa yang perlu dilakukan agar serangga tidak datang kembali ke teras?
Tutup tempat sampah dengan rapat, buang sampah secara rutin, bersihkan sisa makanan, dan cuci wadah secara berkala. Kombinasikan langkah tersebut dengan penempatan tanaman beraroma untuk membantu mengurangi gangguan serangga.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376579/original/071076900_1792381433-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366515/original/029963600_1759232451-julia-kwiek-2j8X-RpB1sM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379852/original/042511400_1792649834-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381562/original/032342700_1792831741-Gemini_Generated_Image_te7nwgte7nwgte7n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372088/original/089719300_1791867656-01M4SRE8MNR51DHFB9EVH29Z58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381541/original/087198300_1792828090-penutup_6a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372687/original/082283800_1791887097-b3032d92-b33f-4acc-a956-a0f2c6d0d43e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372105/original/040807200_1791867680-01M4SRKWQJN543TCM0FHDB2VV8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381525/original/057212700_1792826356-Gemini_Generated_Image_mwkjgemwkjgemwkj.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5199994/original/039523300_1745659319-Menjemur_di_bawah_sinar_matahari.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303696/original/060642400_1784687081-Gemini_Generated_Image_y0ul7iy0ul7iy0ul.jpg)