Liputan6.com, Jakarta Cara menanam pakcoy agar batangnya besar sebenarnya bertumpu pada tiga hal, yaitu benih unggul, jarak tanam yang longgar, dan nutrisi seimbang. Batang yang montok terbentuk ketika tanaman tumbuh stabil tanpa stres di media yang gembur dan subur.
Kuncinya, beri pakcoy ruang cukup, sinar matahari memadai, serta pasokan air yang konsisten setiap hari. Dengan perawatan tepat, cara menanam pakcoy agar batangnya besar bisa dilakukan di lahan, pot, maupun polybag yang sempit sekalipun.
Pakcoy tergolong sayuran keluarga sawi yang tumbuh membentuk roset, dan selain renyah ia juga menyimpan beragam manfaat untuk kesehatan. Dilansir dari MasterClass, pakcoy memiliki batang hijau tebal yang tumbuh vertikal membentuk rumpun rapat dengan daun hijau cerah yang mekar ke atas dan ke samping.
Advertisement
Cara Menanam Pakcoy agar Batangnya Besar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301672/original/008299000_1784511973-3b3ec5c5-4d6d-49e4-935c-aa3d5c9cc8c7.jpg)
Memahami cara menanam pakcoy agar batangnya besar dimulai sejak pemilihan benih sampai pengaturan jarak tanam. Setiap tahap berikut dirancang agar tanaman tumbuh tanpa hambatan sehingga tangkainya menebal secara maksimal.
Mengacu pada riset University of Florida IFAS, pakcoy tumbuh paling baik pada suhu 18-20 derajat Celsius, meski masih mampu bertahan hingga 35 derajat Celsius. Pada rentang suhu sejuk itulah tangkai pakcoy menebal optimal, sedangkan udara yang terlalu panas memicu tanaman cepat berbunga sehingga batang mengecil dan terasa pahit.Â
-
Pilih Varietas Berbatang Tebal: Gunakan varietas unggul yang memang dikenal berbatang besar dan lambat berbunga (slow to bolt), seperti jenis batang putih besar, Nauli F1, atau Green dan White Pakcoy. Pemilihan varietas yang tepat menjadi fondasi tanaman berpostur besar dan tahan hama.
-
Siapkan Media Tanam Gembur dan Subur: Campurkan tanah dengan kompos buatan sendiri, pupuk kandang matang, dan sekam bakar agar aerasi dan daya simpan hara terjaga. Idealnya pH media berada pada kisaran 6,0 hingga 7,0 agar akar leluasa menyerap nutrisi.
-
Perbaiki pH dan Kesuburan Tanah: Bila pH kurang dari 6, taburkan kapur dolomit 2-4 minggu sebelum tanam. Siapkan pula tanah yang kaya bahan organik karena pakcoy adalah pemakan nutrisi berat yang butuh pasokan hara melimpah sejak awal.
-
Semai Benih dengan Benar: Rendam benih dalam air hangat beberapa jam, lalu semai sedalam 0,5-1 cm dengan 1-2 biji per lubang pada media tanam di pot atau polybag. Jaga media tetap lembap, bukan becek, hingga berkecambah.
-
Rawat Bibit hingga Berdaun Sejati: Letakkan bibit di tempat teduh terang, lalu kenalkan ke sinar matahari pagi segera setelah kecambah muncul agar tidak tumbuh kurus memanjang (kutilang). Bibit siap pindah setelah berumur 2-3 minggu atau memiliki 3-4 helai daun sejati, seperti pada panduan menanam pakcoy di pot.
-
Atur Jarak Tanam Longgar: Inilah faktor penentu ukuran batang. Untuk pakcoy ukuran penuh berbatang tebal, beri jarak 15-30 cm antar tanaman; jarak yang terlalu rapat membuat tanaman berebut cahaya dan hara sehingga batang menjadi kecil. Prinsip ini sama dengan trik pakcoy berdaun besar dan renyah.
-
Pindah Tanam saat Cuaca Teduh: Lakukan pemindahan pada pagi atau sore hari agar tanaman tidak kaget oleh panas. Sertakan media semai di sekitar akar agar bibit tidak stres, sebab stres pindah tanam adalah salah satu pemicu batang gagal membesar.
-
Siram Secara Konsisten: Pakcoy menyukai kelembapan tanah yang merata, kira-kira setara 2,5 cm air per minggu. Kekeringan membuat batang berserat dan memicu bolting, sedangkan genangan menyebabkan akar busuk, sehingga keteraturan menyiram jauh lebih penting daripada jumlahnya.
-
Beri Mulsa pada Permukaan Media: Tutup permukaan dengan jerami, sekam, atau kompos tipis untuk menjaga kelembapan dan menstabilkan suhu media. Mulsa juga menekan gulma sehingga seluruh energi tanaman terpakai untuk membentuk daun dan batang.
Advertisement
Cara Merawat dan Memupuk Pakcoy agar Batang Semakin Montok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294402/original/058985800_1783834364-Pakcoy_dan_Sawi_Ditanam_di_Wadah_Dangkal_1.jpeg)
Perawatan setelah pindah tanam sama menentukannya dengan proses awal dalam cara menanam pakcoy agar batangnya besar. Fokus utamanya adalah menjaga pasokan nutrisi, cahaya, dan kelembapan tetap stabil sampai waktu panen.
Merujuk penelitian yang dimuat jurnal terbitan Springer, kombinasi pemberian nitrogen dan kalsium terbukti memaksimalkan luas daun hingga 1.087 cm persegi per tanaman dan bobot kering 8,02 gram per tanaman pada pakcoy. Artinya, nutrisi yang dibutuhkan tidak cukup hanya nitrogen; kalsium turut berperan membentuk jaringan daun dan tangkai yang kokoh.
-
Beri Pupuk Dasar Kaya Organik: Benamkan kompos atau pupuk kandang matang ke media sebelum tanam sebagai modal hara utama. Karena pakcoy pemakan berat, pemberian bahan organik di awal lebih efektif dibanding memupuk sedikit-sedikit sepanjang musim.
-
Lakukan Pemupukan Susulan Berimbang: Sekitar dua minggu setelah tanam, tambahkan pupuk ber-nitrogen atau NPK seimbang dosis ringan untuk mendorong pertumbuhan daun dan batang. Anda bisa menyelingi dengan pupuk organik maupun kimia sesuai kebutuhan, atau memanfaatkan bahan alami untuk menyuburkan tanaman.
-
Jangan Berlebihan Memberi Nitrogen: Nitrogen memang memacu daun, tetapi dosis berlebih justru menghasilkan pertumbuhan lembek, batang floppy, serta mengundang kutu dan ulat. Prinsipnya pemupukan yang mantap dan teratur, bukan sekadar banyak. Alternatif aman, gunakan pupuk dari bahan dapur atau pupuk organik tanpa bahan kimia.
-
Pastikan Cahaya Matahari Cukup: Pakcoy membutuhkan setidaknya 4-6 jam cahaya agar batang tumbuh kokoh dan pendek. Kekurangan cahaya membuat tanaman etiolasi, yakni memanjang kurus dengan batang tipis dan daun kecil.
-
Lindungi dari Panas Berlebih: Di iklim panas, naungi tanaman dengan paranet pada siang terik atau tanam saat musim lebih sejuk dan di dataran yang lebih tinggi. Naungan sore membantu menunda bolting sekaligus menjaga daun tetap tebal.
-
Kendalikan Gulma dan Hama: Siangi gulma secara rutin karena mereka merebut air dan hara yang seharusnya untuk pakcoy. Waspadai kutu daun, ulat, dan kumbang kutu; pasang jaring serangga dan gunakan pestisida nabati bila diperlukan.
-
Panen pada Waktu yang Tepat: Untuk batang tebal dan berisi, biarkan tanaman tumbuh hingga ukuran penuh, bukan dipanen terlalu dini. Panen sebaiknya pagi hari agar batang dan daun dalam kondisi paling renyah, mirip teknik berkebun skala rumah dengan wadah sederhana.
Ashleigh Smith, managing editor True Leaf Market, dikutip dari Homes & Gardens mengingatkan agar pemanenan dilakukan dengan benar karena pakcoy akan tumbuh kembali setelah dipotong dengan cara yang benar.
Faktor yang Membuat Batang Pakcoy Tumbuh Besar dan Montok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372686/original/074264600_1791887097-e967c293-f265-46ae-bb83-a0776e0d9f03.jpg)
Selain langkah teknis, ada sejumlah faktor pendukung yang menentukan seberapa besar batang pakcoy yang akhirnya Anda panen. Mengenali faktor-faktor ini membantu Anda mendeteksi penyebab batang mengecil sejak dini.
Sebagaimana diungkapkan Old Farmer's Almanac, pakcoy menyukai tanah subur yang kaya nitrogen serta kelembapan yang merata, dan sangat mudah berbunga prematur bila terkena malam dingin lalu cuaca mendadak menghangat. Kombinasi tanah subur dan suhu stabil inilah yang menjadi "rumah ideal" bagi tangkai yang menebal.
-
Jarak Tanam: Ruang yang longgar memberi kesempatan tiap tanaman membentuk batang besar, sedangkan tanam rapat menghasilkan postur kecil karena persaingan hara.
-
Suhu dan Iklim: Udara sejuk mendorong tangkai menebal, sementara panas berlebih memicu bolting. Menanam di musim atau lokasi yang lebih sejuk sangat membantu.
-
Konsistensi Air: Kelembapan yang stabil menghasilkan batang lembut dan berair, sedangkan pola kering-basah yang naik turun membuat batang berserat dan pahit.
-
Keseimbangan Nutrisi: Nitrogen penting untuk daun, tetapi harus diimbangi fosfor, kalium, dan kalsium agar jaringan batang padat, bukan sekadar rimbun dan lemas.
-
Cahaya Matahari: Pencahayaan yang cukup membentuk batang pendek dan kokoh; kekurangan cahaya memicu batang kurus memanjang.
-
Waktu Panen: Membiarkan tanaman tumbuh lebih lama hingga dewasa membuat batang semakin tebal dan berisi dibanding dipanen pada fase baby.
-
Pilihan Varietas: Varietas berbatang besar sekaligus tahan bolting memberi hasil lebih stabil, terutama di daerah dengan suhu fluktuatif.
-
Kesehatan Tanaman: Tanaman yang bebas hama, penyakit, dan gulma mampu mengalirkan seluruh energinya untuk membesarkan daun dan batang.
Soal waktu tanam, iklim sejuk memang menjadi penentu. Paling baik menanam pakcoy pada musim semi dan musim gugur saat hari lebih pendek. Jika tanaman terlanjur berbunga pun, hasilnya tetap bisa dimanfaatkan.Â
Sebagai alternatif tanpa tanah, pakcoy juga sangat cocok dibudidayakan secara hidroponik. Sebagaimana dikutip dari laman DJKN Kemenkeu, pakcoy dapat ditanam dengan sistem hidroponik menggunakan rockwool sebagai media dan nutrisi AB Mix, sebuah metode yang kini banyak dipraktikkan lewat sistem hidroponik sederhana maupun kebun vertikal dari pipa bekas.
Dengan menggabungkan varietas tepat, jarak tanam longgar, dan nutrisi seimbang, cara menanam pakcoy agar batangnya besar bisa dikuasai siapa saja, bahkan pemula. Anda dapat mulai dari skala kecil lewat menanam sayuran di rumah, memperluasnya dengan berkebun di pekarangan atau rak bertingkat agar tumbuh subur, memanfaatkan sisa pangkal tanpa membeli bibit, hingga menikmati hasilnya lewat aneka resep pakcoy. Sayuran berdaun hijau ini juga termasuk sayuran daun cepat panen di pot.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menanam Pakcoy
Berapa lama pakcoy bisa dipanen?
Pakcoy umumnya siap dipanen 25-45 hari setelah tanam. Baby pakcoy dapat dipetik lebih cepat sekitar 30 hari, sedangkan pakcoy dewasa yang berbatang tebal biasanya membutuhkan waktu 40-55 hari tergantung varietas dan kondisi pertumbuhan.
Mengapa batang pakcoy tumbuh kecil dan kurus?
Batang kecil dan kurus umumnya disebabkan kurangnya cahaya matahari sehingga tanaman memanjang (kutilang), jarak tanam terlalu rapat, kekurangan nutrisi, suhu yang terlalu panas, atau penyiraman yang tidak konsisten. Memperbaiki faktor-faktor ini membuat batang kembali menebal.
Pupuk apa yang membuat batang pakcoy besar?
Pupuk yang kaya nitrogen namun tetap seimbang sangat dianjurkan, seperti kompos, pupuk kandang matang, atau NPK seimbang, dilengkapi sumber kalsium. Pemberian yang teratur dengan dosis wajar jauh lebih baik daripada dosis berlebih yang justru membuat batang lembek dan rentan hama.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376579/original/071076900_1792381433-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372687/original/082283800_1791887097-b3032d92-b33f-4acc-a956-a0f2c6d0d43e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358704/original/008964300_1790406335-Gemini_Generated_Image_42djuu42djuu42dj.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347533/original/074582600_1789352759-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337489/original/046054400_1788247594-9e51c8d1-0ea8-402b-b4e9-fb27032dd859.jpeg)