Liputan6.com, Jakarta - Teras belakang bisa menjadi ruang santai yang nyaman dengan inspirasi teras belakang dengan atap pergola dan penutup hujan yang dapat dibuka. Desain ini membantu penghuni mengatur paparan sinar matahari dan perlindungan saat hujan sesuai kebutuhan.
Pergola hadir dengan beragam pilihan desain, mulai dari minimalis hingga rustic yang memadukan kayu dan tanaman rambat. Material seperti aluminium, bambu, dan kayu juga bisa dipilih untuk menciptakan tampilan teras yang menarik sekaligus sesuai dengan gaya rumah.
Agar lebih fungsional, gunakan atap buka tutup berbahan kain atau bilah aluminium yang dapat diatur sesuai kondisi cuaca. Tambahkan furnitur tahan cuaca, pencahayaan, dan sistem drainase yang baik agar teras belakang nyaman digunakan untuk bersantai maupun berkumpul bersama keluarga. Berikut inspirasi teras belakang dengan atap pergola, Liputan6.com, Jumat (23/10/2026).
Advertisement
1. Pergola Minimalis dengan Atap Buka Tutup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381072/original/011378900_1792751675-aab1efb4-65cc-4d8e-954f-ec1185618b9a.jpg)
Pergola minimalis cocok untuk teras belakang yang ingin tampil modern dan rapi. Desainnya mengandalkan rangka sederhana dengan garis tegas, sehingga mudah dipadukan dengan berbagai gaya rumah. Gunakan atap louvered berbahan aluminium yang bilahnya dapat dibuka dan ditutup untuk mengatur cahaya matahari.
Tambahkan sofa outdoor berwarna netral dan meja kecil agar area ini nyaman digunakan untuk bersantai. Pilih furnitur yang tahan terhadap perubahan cuaca supaya tampilannya tetap terjaga.
Advertisement
2. Pergola Rustic dengan Tanaman Rambat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381073/original/016219900_1792751675-ae3ca6e8-9232-4b61-b6ca-9ced9b43657b.jpg)
Bagi pencinta suasana alami, pergola bergaya rustic dapat menghadirkan nuansa hangat di teras belakang. Rangka kayu dengan tampilan natural bisa dipadukan dengan tanaman rambat untuk menciptakan kesan asri. Agar tetap fungsional saat hujan, gunakan sistem atap retractable yang terpisah dari tanaman rambat.
Lengkapi area dengan kursi kayu, bantal bermotif alami, dan lampu gantung bernuansa hangat. Perpaduan tersebut membuat teras terasa nyaman untuk membaca buku atau menikmati waktu santai.
3. Pergola dengan Dek Kayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381074/original/019913900_1792751675-296ce7cf-8f50-450e-8198-a7ca30b3bb69.jpg)
Dek kayu dapat menjadi pilihan untuk membedakan area bersantai dari bagian halaman lainnya. Padukan lantai kayu dengan pergola berpenutup hujan yang dapat dibuka sesuai kebutuhan. Saat cuaca cerah, atap bisa dibuka agar cahaya matahari masuk, sedangkan ketika hujan datang, penutup dapat dioperasikan untuk memberikan perlindungan.
Tambahkan kursi santai, meja kopi, dan beberapa tanaman dalam pot agar suasana lebih hidup. Pastikan material dek sesuai untuk penggunaan luar ruangan dan memiliki perlindungan terhadap kelembapan.
Advertisement
4. Pergola Bambu dengan Atap Fleksibel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381075/original/023792800_1792751675-Untitledq.jpg)
Pergola bambu cocok untuk menghadirkan nuansa tropis yang alami di halaman belakang. Susunan bambu pada bagian rangka memberikan karakter khas, sedangkan tanaman hijau di sekitarnya membuat suasana terasa lebih sejuk.
Untuk perlindungan saat hujan, kombinasikan rangka dengan sistem atap buka tutup berbahan yang sesuai dengan konstruksinya. Tambahkan bangku sederhana dan meja kecil agar area bisa digunakan untuk minum teh atau berkumpul. Pastikan bambu telah diberi perlakuan antijamur dan antiserangga agar lebih awet.
5. Pergola Gazebo Hybrid
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381076/original/027655900_1792751675-Untitledw.jpg)
Konsep pergola gazebo hybrid menggabungkan tampilan pergola yang terbuka dengan kenyamanan gazebo sebagai area berteduh. Desain ini cocok untuk halaman belakang yang cukup luas dan sering digunakan untuk berkumpul bersama keluarga.
Gunakan struktur yang kokoh dengan atap bergerak agar tingkat keterbukaan ruang dapat disesuaikan dengan cuaca. Area di bawahnya bisa diisi sofa outdoor, meja makan, atau bangku panjang. Perencanaan ukuran dan sistem drainase juga penting agar ruang tetap nyaman dan air hujan tidak menggenang.
Advertisement
6. Pergola Sudut dengan Bangku Santai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381077/original/031316600_1792751675-Untitledr.jpg)
Sudut halaman belakang yang jarang digunakan bisa disulap menjadi tempat relaksasi melalui pergola berukuran ringkas. Pasang bangku built-in atau kursi santai di bawah rangka pergola, lalu tambahkan tanaman pot untuk menciptakan suasana lebih privat.
Atap buka tutup memungkinkan area ini digunakan dalam berbagai kondisi cuaca. Pilih desain dan warna yang selaras dengan fasad rumah agar terlihat menyatu. Meski berukuran kecil, pastikan pergola tetap memiliki ruang gerak yang cukup serta saluran pembuangan air yang baik.
7. Pergola Modern Berbahan Aluminium
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381078/original/034887900_1792751675-Untitledt.jpg)
Pergola aluminium menjadi pilihan menarik bagi rumah bergaya modern karena tampilannya ramping dan perawatannya relatif mudah. Material ini dapat dipadukan dengan atap louvered yang bilahnya bisa diatur untuk mengontrol masuknya cahaya dan aliran udara.
Saat hujan, bilah dapat ditutup jika sistemnya memang dirancang untuk mengalirkan air menuju saluran drainase. Tambahkan sofa outdoor dengan warna monokrom dan pencahayaan minimalis agar tampilannya semakin elegan. Pastikan rangka serta sambungannya dipasang sesuai spesifikasi untuk menghadapi beban angin dan hujan.
Advertisement
8. Pergola dengan Atap Louvered
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381079/original/038360400_1792751675-Untitledy.jpg)
Atap louvered menawarkan fleksibilitas tinggi karena bilah-bilahnya dapat dimiringkan untuk mengatur intensitas cahaya matahari. Pada beberapa sistem, bilah juga bisa dibuka lebih lebar sesuai desain mekanismenya. Pilihan ini cocok untuk teras belakang yang digunakan untuk bersantai maupun makan bersama.
Ketika hujan turun, bilah dapat ditutup untuk mengarahkan air menuju talang atau saluran pembuangan. Pilih sistem yang memiliki fitur kedap air sesuai kebutuhan dan ikuti petunjuk pengoperasian agar mekanismenya tetap berfungsi dengan baik.
9. Pergola dengan Atap Kain Retractable
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381080/original/041944400_1792751675-Untitledu.jpg)
Atap kain retractable cocok untuk penghuni rumah yang menginginkan peneduh fleksibel dengan tampilan lebih ringan. Kain dapat ditarik atau dibentangkan sesuai kebutuhan, sehingga teras bisa terasa lebih terbuka saat cuaca cerah. Pilih kain khusus luar ruangan yang tahan terhadap paparan sinar UV dan memiliki kemampuan menahan air sesuai spesifikasinya.
Perlu diingat, tidak semua kain retractable dirancang untuk menghadapi hujan lebat. Lengkapi pergola dengan furnitur outdoor dan pastikan kain dikeringkan serta dirawat sesuai petunjuk produsen.
Advertisement
10. Pergola dengan Atap Polikarbonat atau Kaca yang Dapat Dibuka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381081/original/045482000_1792751675-Untitledi.jpg)
Atap polikarbonat atau kaca dapat dipertimbangkan untuk teras belakang yang ingin tetap terang meski terlindung dari hujan. Agar sesuai dengan konsep buka tutup, pilih sistem panel geser atau retractable yang memang dirancang untuk material tersebut.
Polikarbonat menawarkan bobot relatif ringan, sedangkan kaca memberikan tampilan yang elegan jika menggunakan jenis yang tepat untuk konstruksi atap. Perhatikan kekuatan rangka, sambungan antarpanel, dan sistem drainase agar air tidak merembes. Pemasangan sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional sesuai spesifikasi material dan mekanismenya.
Pertanyaan Seputar Inspirasi Teras Belakang dengan Atap Pergola
Apa kelebihan menggunakan atap pergola yang dapat dibuka tutup?
Atap pergola buka tutup memungkinkan penghuni mengatur paparan sinar matahari dan perlindungan dari hujan sesuai kebutuhan. Desain ini juga membuat teras belakang lebih fleksibel untuk bersantai atau berkumpul.
Material apa yang cocok untuk atap pergola buka tutup?
Material yang umum digunakan antara lain bilah aluminium dan kain khusus luar ruangan. Pilih material berdasarkan ketahanan terhadap cuaca, kebutuhan perawatan, serta kemampuan menahan air sesuai spesifikasinya.
Bagaimana cara membuat teras belakang dengan pergola terasa nyaman?
Tambahkan furnitur tahan cuaca, tanaman hias, dan pencahayaan yang sesuai. Pastikan ukuran pergola tidak menghalangi ruang gerak serta dilengkapi sistem drainase yang baik untuk mengalirkan air hujan.
Apakah pergola dengan atap buka tutup cocok untuk teras berukuran kecil?
Ya, pergola buka tutup cocok untuk teras kecil karena membantu memaksimalkan fungsi ruang. Pilih desain minimalis dengan rangka ramping dan furnitur multifungsi agar area tetap terasa lapang dan nyaman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381071/original/007381100_1792751675-f9ebe0ae-19d7-42c8-8bff-7946fabd0c87.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)