10 Besar Negara Paling Damai di ASEAN, Indonesia Masuk Nomor Segini

Daftar 10 negara paling damai di ASEAN menurut GPI 2026, lengkap dengan skor, peringkat dunia, dan posisi Indonesia.

Diterbitkan 23 Oktober 2026, 18:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kedamaian menjadi indikator bagi masyarakat untuk tinggal dan merasakan hidup nyaman di sebuah negara. Kondisi ini berkaitan dengan keamanan, tingkat konflik, serta hubungan antarnegara yang turut memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Di kawasan Asia Tenggara, tingkat perdamaian setiap negara bisa dilihat melalui pemeringkatan Global Peace Index (GPI) yang menggunakan sejumlah indikator untuk menilai kondisi tersebut. Dalam pemeringkatan ini, setiap negara memperoleh skor berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. Hasilnya bisa berbeda dari tahun ke tahun, mengikuti perkembangan keamanan, konflik, dan kebijakan di masing-masing negara.

Lantas, Indonesia berada di urutan berapa dalam daftar negara paling damai di ASEAN? Untuk mengetahuinya, simak selengkapnya, dihadirkan Liputan6, Jumat (23/10).

Kedamaian Negara Mengalami Penurunan

Global Peace Index salah satunya digunakan untuk mengukur kondisi perdamaian di berbagai negara. Penilaian ini disusun oleh Institute for Economics & Peace (IEP) yang merupakan sebuah lembaga pengkaji perdamaian dan faktor-faktor yang memengaruhinya.

Pada laporan GPI tahun 2026 memuat penilaian terhadap 163 negara. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi perdamaian setiap negara mengalami penurunan berdasarkan situasi keamanan, konflik, dan penggunaan sumber daya militer.

"Dunia menjadi kurang damai, dalam 12 tahun berturut-turut. Perdamaian global menurun sebesar 0,7% selama tahun lalu, menandai penurunan tahunan ke-12 berturut-turut dan penurunan ke-15 dalam 18 tahun terakhir," tulis di situs GPI, sebagaimana dikutip Liputan6.

Apa Indikator Sebuah Negara Dinyatakan Damai?

GPI menggunakan tiga kelompok indikator untuk menilai perdamaian, yakni konflik yang sedang berlangsung, keamanan masyarakat, serta militerisasi. Ketiganya membantu menggambarkan kondisi negara dari sisi keamanan dalam negeri hingga keterlibatan dalam konflik.

Indikator konflik mencakup situasi konflik di dalam negeri maupun dengan negara lain. Sementara itu, keamanan masyarakat berkaitan dengan kondisi yang memengaruhi keselamatan warga, termasuk kejahatan dan tindakan kekerasan. Penilaian juga mempertimbangkan dampak konflik terhadap kehidupan masyarakat.

Kelompok militerisasi menilai aspek seperti pengeluaran militer, jumlah personel angkatan bersenjata, dan keterlibatan dalam misi perdamaian. Semakin rendah skor yang diperoleh, semakin tinggi posisi negara dalam penilaian perdamaian.

"Tiga pendorong struktural mendasari tren ini: redistribusi kekuasaan global yang mengikis tatanan pasca-Perang Dingin, penyebaran konflik transnasional melalui pengungsi, senjata, keuangan, dan ideologi, serta penyebaran cepat senjata otonom dan penargetan berbasis AI mendahului kerangka kerja tata kelola," lajut indikator di situs tersebut.

Indonesia Ada di Posisi Berapa?

Indonesia menempati peringkat keenam di antara negara anggota ASEAN yang tercantum dalam GPI 2026. Pada tingkat dunia, Indonesia berada di posisi ke-69 dengan skor 1,918 yang artinya tidak termasuk negara damai secara global, namun 10 besar di ASEAN. Hasil ini menempatkan Indonesia di bawah Singapura, Malaysia, Timor-Leste, Vietnam, dan Laos dalam pemeringkatan kawasan.

Posisi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih berada di bawah lima negara ASEAN dalam penilaian perdamaian. Perbedaan peringkat tidak hanya ditentukan oleh satu aspek, tetapi merupakan hasil penilaian terhadap berbagai indikator yang digunakan dalam GPI.

Peringkat Indonesia juga perlu dibaca sesuai tahun penerbitannya karena kondisi keamanan dan konflik bisa berubah kapan saja. Oleh karena itu, angka dalam GPI 2026 menggambarkan hasil penilaian pada edisi tersebut, bukan jaminan bahwa seluruh wilayah Indonesia terbebas dari masalah keamanan atau berada di posisi tidak damai di jangka waktu tertentu.

Bagaimana Keamanan di Indonesia Menurut GPI?

Penilaian GPI terhadap Indonesia mencakup tiga aspek utama, yaitu konflik yang berlangsung, keamanan masyarakat, dan militerisasi. Ketiga aspek tersebut memberikan gambaran tentang kondisi perdamaian berdasarkan data yang dihimpun untuk penyusunan indeks.

Peringkat ke-69 dunia menunjukkan posisi Indonesia dalam perbandingan dengan negara-negara lain yang dinilai. Namun, hasil tersebut tidak berarti setiap daerah di Indonesia memiliki kondisi keamanan yang sama. Situasi di suatu wilayah bisa berbeda dari wilayah lainnya.

Masyarakat juga perlu membedakan penilaian perdamaian tingkat negara dengan informasi keamanan sehari-hari. GPI digunakan untuk membandingkan kondisi antarnegara melalui sejumlah indikator, sedangkan keputusan terkait perjalanan atau aktivitas di suatu daerah perlu mempertimbangkan informasi setempat yang berlaku.

Daftar Lengkap 10 Besar Negara Paling Damai di ASEAN

Berdasarkan GPI 2026, Singapura berada di posisi pertama ASEAN, disusul Malaysia dan Timor-Leste. Vietnam serta Laos melengkapi lima besar kawasan. Indonesia berada di urutan keenam, sedangkan Kamboja, Thailand, Filipina, dan Myanmar menempati posisi berikutnya dalam daftar negara yang tercantum pada indeks.

Berikut daftar negara paling damai di ASEAN berdasarkan peringkat GPI 2026. Angka dalam kurung menunjukkan peringkat dunia, sedangkan skor menunjukkan hasil penilaian masing-masing negara.

  1. Singapura — peringkat dunia ke-8, skor 1,435.
  2. Malaysia — peringkat dunia ke-12, skor 1,513.
  3. Timor-Leste — peringkat dunia ke-32, skor 1,681.
  4. Vietnam — peringkat dunia ke-41, skor 1,738.
  5. Laos — peringkat dunia ke-58, skor 1,846.
  6. Indonesia — peringkat dunia ke-69, skor 1,918.
  7. Kamboja — peringkat dunia ke-96, skor 2,075.
  8. Thailand — peringkat dunia ke-101, skor 2,089.
  9. Filipina — peringkat dunia ke-102, skor 2,092.
  10. Myanmar — peringkat dunia ke-151, skor 2,911.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Negara Paling Damai di ASEAN

1. Apa negara paling damai di ASEAN pada 2026?

Singapura menempati posisi pertama di ASEAN dalam GPI 2026, dengan peringkat dunia ke-8 dan skor 1,435.

2. Indonesia berada di peringkat berapa dalam GPI 2026?

Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia dan urutan keenam di antara negara ASEAN yang tercantum dalam indeks.

3. Apa kepanjangan GPI?

GPI adalah Global Peace Index, yaitu indeks yang mengukur kondisi perdamaian negara berdasarkan sejumlah indikator.

4. Apa saja indikator penilaian Global Peace Index?

GPI menggunakan tiga kelompok indikator, yaitu konflik yang sedang berlangsung, keamanan masyarakat, dan militerisasi.

5. Apakah skor GPI yang lebih rendah menunjukkan kondisi perdamaian yang lebih baik?

Ya. Dalam GPI, skor yang lebih rendah menunjukkan tingkat perdamaian yang lebih tinggi berdasarkan indikator penilaian yang digunakan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6