Liputan6.com, Jakarta Silikon di sudut kamar mandi yang awalnya putih bisa berubah menjadi berbintik hitam akibat pertumbuhan jamur. Noda ini sering muncul di sekitar bak mandi, wastafel, atau sambungan keramik yang terus-menerus terkena air. Selain mengganggu tampilan kamar mandi, jamur yang dibiarkan menumpuk juga lebih sulit dibersihkan.
Cara membersihkan silikon kamar mandi yang berjamur bergantung pada seberapa parah nodanya. Jamur yang baru muncul biasanya masih bisa diatasi dengan bahan pembersih sederhana, seperti cuka putih atau hidrogen peroksida. Namun, jika warna hitam tetap terlihat meski sudah dibersihkan berulang kali, silikon mungkin perlu diganti karena jamur telah menembus bagian dalamnya.
Sebelum buru-buru mengelupas silikon lama, kenali cara membersihkannya sesuai kondisi dan tingkat keparahan jamur. Dengan langkah yang tepat, Anda bisa menghilangkan noda membandel sekaligus mencegah jamur kembali tumbuh di sela-sela kamar mandi.Berikut cara membersihkan silikon kamar mandi yang berjamur, dirangkum Liputan6.com, Jumat (23/10/2026).
Advertisement
1. Membersihkan Silikon Berjamur dengan Cuka Putih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377667/original/035427400_1792473895-735f6496-f1a3-440d-8a40-c922d8e916b5.jpg)
Untuk jamur yang baru muncul berupa bintik-bintik kecil, cuka putih adalah pilihan paling aman dan murah. Dalam praktiknya, cara membersihkan silikon kamar mandi yang berjamur dengan cuka cocok untuk perawatan rutin karena tidak merusak bahan silikon. Cuka bersifat asam alami sehingga ampuh membunuh jamur dan aman dipakai pada sebagian besar jenis silikon. Sifat asamnya membantu merusak struktur spora jamur.
1. Buka ventilasi dan pakai pelindung:
Buka jendela atau nyalakan exhaust fan, lalu pakai sarung tangan karet. Langkah ini mengurangi paparan uap sekaligus membantu mengeringkan kelembapan berlebih yang memicu jamur.Â
2. Siapkan cuka putih tanpa campuran:
Tuang cuka putih murni ke dalam botol semprot. Untuk kasus ringan, cuka putih suling tanpa campuran adalah pilihan yang sangat baik karena merupakan pembersih alami dan tidak beracun yang efektif membunuh jamur.Â
3. Semprot dan diamkan cukup lama:
Semprotkan cuka langsung ke garis silikon yang berjamur. Biarkan setidaknya 30 menit agar cuka meresap dan membunuh jamur. Waktu diam inilah yang paling menentukan, bukan seberapa keras kamu menggosok.
4. Gunakan trik tisu untuk sudut licin:
Pada silikon vertikal, cuka mudah mengalir turun. Tempelkan potongan tisu dapur yang sudah dibasahi cuka di sepanjang silikon supaya cairannya tetap menempel lebih lama.
5. Sikat dengan sikat gigi bekas:
Gosok perlahan dengan sikat berbulu lembut. Sikat gigi bekas pas untuk celah sempit di sudut bak mandi atau shower.Â
6. Bilas dan keringkan sampai tuntas:
Bilas dengan air bersih, lalu lap dengan kain kering. Jamur suka tempat lembap, jadi langkah mengeringkan sama pentingnya dengan langkah membersihkan.
Tips singkat: kalau kamu menemukan jamur di bagian lain, misalnya nat keramik atau plafon, kamu bisa menyimak cara menghilangkan jamur hitam di area kamar mandi lainnya supaya jamur tidak menyebar balik ke silikon yang sudah bersih.
Advertisement
2. Menggunakan Pasta Baking Soda atau Hidrogen Peroksida untuk Noda Membandel
Kalau cuka saja belum cukup, langkah berikutnya adalah memakai bahan yang sedikit lebih kuat. Baking soda membantu mengangkat noda lewat gosokan yang lembut, sedangkan hidrogen peroksida bekerja membunuh spora.
Kedua bahan ini sering dipilih sebagai cara membersihkan silikon kamar mandi yang berjamur ketika noda mulai menghitam dan tidak hilang dengan sekali semprot.
Cara memakai pasta baking soda:
1. Buat pastanya:
Campurkan baking soda dengan sedikit air sampai teksturnya kental seperti pasta gigi dan bisa menempel di permukaan vertikal.
2. Oleskan ke silikon:
Ratakan pasta di sepanjang silikon yang berjamur menggunakan kuas kecil atau sikat gigi bekas.Â
3. Diamkan dan gosok:
Oleskan ke area yang terkena, biarkan selama 15 menit, lalu gosok pelan dengan sikat gigi bekas dan bilas.Â
5. Keringkan:
Lap sampai benar-benar kering agar sisa air tidak menjadi tempat jamur tumbuh lagi.
Cara memakai hidrogen peroksidaÂ
1. Siapkan cairan 3%:
Dilansir dari Healthline, tuang hidrogen peroksida 3% (konsentrasi standar yang dijual di apotek) ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke permukaan berjamur sampai tertutup sepenuhnya.
2. Tunggu sampai berhenti berbuih:
Biarkan sekitar 10 menit atau sampai hidrogen peroksida berhenti berbuih.Â
3. Gosok bertahap:
Mulailah menggosok pelan agar permukaan di bawah jamur tidak rusak, lalu tambah tekanan secara perlahan bila perlu.
4. Bilas sampai bersih:
Hidrogen peroksida bisa sedikit memutihkan, jadi bilas semua sisanya, terutama kalau ada keset atau handuk di dekat area yang dibersihkan. Sebelum memakai bahan apa pun, uji dulu di bagian kecil.
Satu hal yang wajib diingat: jangan menggabungkan bahan-bahan ini. Hidrogen peroksida dan cuka tidak boleh dicampur karena keduanya bereaksi membentuk asam perasetat, zat beracun yang bisa mengiritasi mata, kulit, atau paru-paru. Kalau ingin berganti bahan, bilas dulu sampai bersih dan biarkan ruangan berangin-angin.
3. Mengganti Silikon Jika Jamur Sudah Meresap ke Dalam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379953/original/068342100_1792653558-1.jpg)
Ada kalanya semua cara di atas tidak berhasil. Noda hitam yang seperti "terkunci" di dalam silikon menandakan jamur sudah tumbuh ke bagian dalam bahan. Pada tahap ini, cara membersihkan silikon kamar mandi yang berjamur tidak lagi soal menggosok, tetapi soal mengganti.
Kalau jamur sudah masuk ke bawah permukaan silikon, digosok sekeras apa pun tidak akan hilang sepenuhnya. Pada tingkat mikroskopis silikon bersifat berpori, dan begitu jamur berakar di dalamnya, noda hitam itu akan tetap ada.
Contoh sederhananya, bayangkan kamu sudah menyemprot cuka semalaman, menggosok dengan baking soda, dan nodanya hanya sedikit memudar. Seminggu kemudian bintik hitam muncul lagi di titik yang sama. Itulah tanda klasik bahwa silikon perlu diganti.
Kenali tandanya: Silikon perlu diganti kalau jamur kembali dalam hitungan hari, noda tetap ada setelah digosok, atau silikon terlihat retak, mengelupas, dan menguning. Silikon yang sudah aus juga tidak lagi kedap air.Â
Potong silikon lama: Gunakan cutter atau alat khusus pengupas silikon. Kerjakan dengan hati-hati agar permukaan bak mandi, keramik, atau kaca shower tidak tergores.Â
Lunakkan sisa yang membandel: Mengacu pada panduan Mold Removal Memphis, jika pembersihan gagal, langkah berikutnya adalah membuang silikon lama sepenuhnya menggunakan pelunak silikon dan pisau cukur yang tajam.
Bersihkan dan keringkan celahnya: Bersihkan celah dengan alkohol, lalu biarkan benar-benar kering. Memasang silikon baru di atas permukaan yang masih lembap justru mengundang jamur datang lagi.Â
Pasang silikon antijamur: Pilih silikon sanitari yang memang dibuat untuk area basah. Sebagaimana diungkapkan Angi, silikon lama yang rusak perlu diganti ketika jamur sudah meresap dalam ke silikon, dengan memastikan permukaannya bersih sebelum silikon baru dipasang.
Tunggu silikon kering sempurna: Biarkan silikon baru mengering selama 24-36 jam. Selama waktu itu, hindari memakai shower atau bak mandi.
Â
Advertisement
Tips Mencegah Jamur Tumbuh Lagi di Silikon Kamar Mandi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379955/original/080741400_1792653558-3.jpg)
Membersihkan jamur hanya setengah pekerjaan. Kalau sumber kelembapannya tidak ditangani, bintik hitam akan kembali dalam beberapa minggu. Untuk mengatasi jamur, kondisi pemicunya harus ditangani dengan memastikan ventilasi yang baik, segera memperbaiki kebocoran, serta rutin membersihkan dan mengeringkan permukaan. Berikut kebiasaan kecil yang bisa langsung kamu terapkan.
1. Keringkan silikon setelah mandi:
Pakai squeegee atau kain untuk menyeka air di dinding shower dan garis silikon. Kebiasaan ini hanya butuh satu menit, tapi dampaknya besar.Â
2. Nyalakan exhaust fan lebih lama:
Biarkan kipas menyala selama mandi dan sekitar 20 menit sesudahnya agar uap air tidak mengendap di sudut-sudut kamar mandi.Â
3. Buka pintu dan jendela:
Sirkulasi udara alami membantu menurunkan kelembapan, terutama di kamar mandi kecil tanpa jendela besar.Â
4. Bersihkan sisa sabun rutin:
Lapisan sabun dan minyak tubuh menjadi "makanan" bagi jamur. Seka silikon seminggu sekali dengan cuka encer atau sabun ringan.Â
5. Perbaiki kebocoran secepatnya:
Keran yang menetes atau pipa yang merembes membuat area di sekitar silikon terus basah.
6. Rawat nat keramik juga:
Jamur dari nat bisa menyebar ke silikon. Kamu bisa mencoba campuran baking soda dan cuka untuk membersihkan sela keramik secara rutin.Â
7. Jangan pernah mencampur pembersih:
Pemutih yang dicampur cuka atau amonia menghasilkan gas berbahaya. Pakai satu jenis pembersih saja dalam satu sesi.Â
8. Bersihkan area sekitar setelah selesai:
Penting juga untuk membersihkan area di sekitar bagian yang berjamur setelahnya, untuk melindungi dirimu dan keluarga dari area mana pun yang mungkin tersentuh selama pembersihan.
Â
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Silikon Kamar Mandi Berjamur
Apakah pemutih aman untuk membersihkan silikon berjamur?
Pemutih memang bisa memudarkan noda dengan cepat, tetapi tidak disarankan untuk pemakaian rutin. Bahan keras seperti pemutih bisa merusak silikon dalam jangka panjang sehingga silikon makin berpori dan makin mudah ditumbuhi jamur. Kalau terpaksa memakainya, encerkan, pastikan ruangan berventilasi, dan pakai sarung tangan serta masker.
Berapa lama cuka harus didiamkan di silikon berjamur?
Untuk hasil maksimal, diamkan cuka minimal 30 menit sampai satu jam sebelum disikat. Untuk noda yang lebih membandel, tempelkan tisu yang dibasahi cuka dan biarkan semalaman supaya cuka bekerja lebih lama.
Kapan sebaiknya memanggil jasa profesional?
Pertimbangkan bantuan profesional kalau jamur menyebar ke dinding atau plafon, muncul kembali dengan cepat meski silikon sudah diganti, atau ada bau apak yang tidak hilang. Kondisi seperti ini biasanya menandakan ada sumber kelembapan tersembunyi, misalnya kebocoran atau lapisan kedap air yang bermasalah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382328/original/091326000_1760578848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T134632.180.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066076/original/004010200_1656393110-Rampok1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372089/original/080654800_1791867657-01M4SRF5V516YGY46GQ0CCGCED.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378000/original/084634500_1792485598-pexels-karola-g-4239036.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2384038/original/009443900_1539610791-soroush-karimi-507824-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1553962/original/019771000_1540541277-singa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363219/original/065224200_1790844672-Gemini_Generated_Image_9hy9xq9hy9xq9hy9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4148528/original/053782100_1662454939-dev-benjamin-pwr2uTPpz68-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2836147/original/084220500_1561368505-appliance-2257_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347766/original/060012300_1789367368-frustrated-wife-disagreeing-with-angry-husband-blaming-overspending-money.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342662/original/052187900_1788784889-Lip6brisiajodie96_1788776675_3980855320674147419_344541005.jpgasdfsdf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493291/original/071272400_1770200738-unnamed__17_.jpg)