Liputan6.com, Jakarta - Kompor yang digunakan setiap hari lama-kelamaan bisa dipenuhi noda minyak, sisa makanan, dan kerak gosong. Pada kompor berwarna hitam, kotoran tersebut biasanya terlihat semakin jelas sehingga permukaannya tampak kusam meskipun sebenarnya kompor masih berfungsi dengan baik.
Kerak yang sudah menumpuk juga sering kali tidak cukup dibersihkan hanya dengan kain basah. Jika langsung digosok keras menggunakan benda kasar, permukaan kompor justru berisiko tergores. Karena itu, ada baiknya kotoran dilunakkan terlebih dahulu menggunakan bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah.
Beberapa bahan rumah tangga dapat membantu membersihkan noda minyak dan kotoran yang menempel, terutama jika digunakan dengan cara yang tepat. Lantas apa saja bahan sederhana yang bisa membantu membersihkan kompor hitam penuh kerak? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (1/10/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Sabun Cuci Piring
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5144034/original/012047200_1740563082-Sabun_cuci_piring.jpg)
Sabun cuci piring menjadi pilihan paling sederhana untuk mengatasi lapisan minyak yang menempel pada permukaan kompor. Kandungan pembersih di dalamnya dirancang untuk membantu mengangkat lemak sehingga dapat digunakan sebagai langkah awal sebelum menghadapi kerak yang lebih membandel.
Tuangkan sedikit sabun cuci piring pada spons lembut yang sudah dibasahi, kemudian usapkan pada area yang kotor. Untuk noda yang sudah mengering, diamkan larutan sabun selama beberapa menit agar kotoran lebih mudah dilonggarkan sebelum dilap.
Hindari menggunakan spons kawat atau bagian spons yang sangat kasar pada permukaan kompor hitam. Setelah selesai, lap menggunakan kain lembap hingga tidak ada sisa sabun, kemudian keringkan menggunakan kain bersih.
Advertisement
2. Baking Soda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3531946/original/007660600_1628148065-flour-powder-wheat-jar.jpg)
Baking soda dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembersih rumahan untuk membantu menangani noda yang sulit diangkat dengan sabun biasa. Teksturnya yang halus juga dapat membantu proses pembersihan tanpa harus langsung mengandalkan gosokan keras.
Campurkan baking soda dengan sedikit air sampai membentuk pasta. Oleskan pasta tersebut pada bagian yang memiliki kerak, kemudian diamkan beberapa saat. Setelah itu, gosok perlahan menggunakan spons lembut atau kain microfiber.
Untuk noda yang sangat membandel, proses dapat diulangi daripada memberikan tekanan gosokan terlalu kuat. Setelah kerak terangkat, bersihkan sisa baking soda menggunakan kain basah dan lanjutkan dengan kain kering agar permukaan kompor tidak meninggalkan bekas putih.
3. Cuka Putih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465076/original/054624800_1767757990-Larutan_Cuka_Putih_dan_Air_Hangat.jpg)
Cuka putih dapat membantu menangani residu minyak dan kotoran tertentu yang menempel di permukaan kompor. Bahan ini dapat digunakan sebagai larutan pembersih sederhana, terutama untuk noda yang tidak terlalu tebal.
Campurkan cuka putih dengan air dalam jumlah yang sesuai, lalu basahi kain menggunakan larutan tersebut. Tempelkan atau usapkan kain pada area yang kotor dan biarkan beberapa menit agar noda lebih mudah dibersihkan.
Setelah itu, lap permukaan menggunakan kain lembap untuk menghilangkan sisa larutan. Jangan mencampurkan cuka dengan pemutih atau produk pembersih berbahan kimia lain karena campuran tersebut dapat menghasilkan uap berbahaya.
Advertisement
4. Air Hangat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315973/original/024729700_1785906180-e280dba8-d74d-47c6-98f0-62bb50cdd7bd.jpg)
Jangan meremehkan air hangat ketika membersihkan kompor. Suhu hangat dapat membantu melonggarkan lapisan minyak dan sisa makanan yang mengeras sehingga proses pembersihan menjadi lebih mudah.
Caranya cukup sederhana. Basahi kain dengan air hangat, peras, lalu tempelkan pada bagian kompor yang memiliki noda. Biarkan beberapa menit agar panas dan kelembapan membantu melunakkan kotoran.
Setelah kotoran mulai melunak, usap menggunakan kain atau spons lembut. Cara ini dapat menjadi langkah awal sebelum menggunakan sabun cuci piring atau bahan pembersih lainnya, terutama ketika kerak belum terlalu tebal.
5. Air Perasan Lemon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350464/original/002078800_1789617128-6431b683-1fa0-461e-b677-d4e4cbf6c66d.jpeg)
Lemon juga dapat digunakan sebagai salah satu bahan rumahan untuk membantu membersihkan noda dan memberikan aroma segar setelah proses pembersihan. Kandungan asamnya dapat membantu menangani beberapa jenis residu yang menempel pada permukaan.
Peras lemon dan campurkan dengan sedikit air. Celupkan kain ke dalam larutan tersebut, lalu usapkan pada area yang kotor. Untuk noda ringan, biasanya permukaan dapat langsung dilap setelah beberapa saat.
Setelah menggunakan larutan lemon, selalu bersihkan kembali permukaan menggunakan kain yang dibasahi air bersih. Hal ini penting untuk menghilangkan sisa asam dan mencegah larutan tertinggal terlalu lama pada permukaan kompor.
Advertisement
6. Garam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715499/original/046154800_1782807228-pexels-marek-kupiec-1696944-9974511.jpg)
Garam dapat membantu dalam proses pembersihan ketika digunakan secara hati-hati. Kristal garam memiliki tekstur yang dapat membantu mengangkat sebagian kotoran, tetapi sebaiknya tidak digunakan dengan tekanan kuat pada permukaan yang mudah tergores.
Campurkan sedikit garam dengan air atau bahan pembersih yang sesuai hingga membentuk pasta tipis. Gunakan kain atau spons lembut untuk mengaplikasikannya pada noda, kemudian gosok perlahan tanpa memberikan tekanan berlebihan.
Bahan ini lebih cocok digunakan untuk membantu menangani kotoran yang sudah mengeras tetapi tidak terlalu tebal. Setelah selesai, bersihkan seluruh sisa garam menggunakan kain lembap dan keringkan permukaan kompor.
7. Pasta dari Baking Soda dan Sabun Cuci Piring
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465073/original/084214300_1767757935-Pasta_Baking_Soda.jpg)
Jika kerak terdiri dari campuran minyak dan sisa makanan yang sudah mengering, kombinasi baking soda dan sabun cuci piring dapat dicoba. Sabun membantu menangani minyak, sedangkan baking soda dapat membantu proses pengangkatan kotoran yang menempel.
Campurkan sedikit baking soda dengan beberapa tetes sabun cuci piring dan air secukupnya hingga menjadi pasta. Oleskan pada area yang memiliki kerak, kemudian diamkan selama beberapa menit agar kotoran lebih mudah dilonggarkan.
Setelah itu, gunakan spons lembut untuk membersihkan permukaan dengan gerakan perlahan. Jangan langsung menggosok sekuat tenaga. Jika kerak belum terangkat, lebih baik ulangi proses pelunakan daripada menggunakan benda tajam atau alat abrasif.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban seputar Bahan Sederhana Bisa Membantu Membersihkan Kompor Hitam Penuh Kerak
1. Apa bahan sederhana yang bisa digunakan untuk membersihkan kompor penuh kerak?
Sabun cuci piring, baking soda, air hangat, cuka putih, lemon, dan beberapa bahan rumah tangga lainnya dapat membantu membersihkan jenis kotoran tertentu. Namun, efektivitasnya bergantung pada jenis permukaan dan karakter noda.
2. Apakah baking soda bisa menghilangkan kerak kompor?
Baking soda dapat membantu proses pembersihan noda dan kotoran yang menempel. Sebaiknya dibuat menjadi pasta dan digunakan dengan spons lembut agar proses pembersihan tidak merusak permukaan.
3. Apakah kompor boleh dibersihkan saat masih panas?
Sebaiknya tunggu kompor cukup dingin sebelum dibersihkan. Selain lebih aman, kondisi permukaan yang sudah tidak panas juga memudahkan proses pembersihan dan mengurangi risiko kain atau spons rusak karena panas.
4. Bolehkah menggunakan kawat untuk menghilangkan kerak?
Sebaiknya hindari kawat atau alat abrasif keras pada permukaan kompor yang mudah tergores. Gunakan spons lembut atau kain dan lunakkan kerak terlebih dahulu.
5. Apakah cuka dan baking soda boleh dicampur?
Keduanya memang sering digunakan dalam pembersihan rumah, tetapi ketika dicampurkan akan terjadi reaksi yang menghasilkan busa dan menetralkan sebagian sifat masing-masing. Untuk pembersihan kompor, lebih baik gunakan metode yang sederhana dan sesuai dengan jenis permukaan daripada mencampur banyak bahan sekaligus.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362845/original/009810400_1790832367-cek_fakta_-_bibit_ikan_tawar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362823/original/015208400_1790831366-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-01T120806.334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3912867/original/070770300_1643009764-20220124-Kapolri-raker-dengan-komisi-III-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334325/original/020353700_1787832097-cek_fakta_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363219/original/065224200_1790844672-Gemini_Generated_Image_9hy9xq9hy9xq9hy9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363207/original/064758400_1790844527-alpukat_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363212/original/016826600_1790844538-Gemini_Generated_Image_3g16d73g16d73g16.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346564/original/060464000_1789180601-pexels-kindelmedia-7456798.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363042/original/075928600_1790838104-552b9a34-3c5a-4ecc-8cd1-00e52ba8312a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361682/original/008171000_1790744288-pexels-rdne-6645921.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363185/original/040610700_1790843496-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363018/original/015033300_1790837597-HL_Kelinci.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363173/original/073304000_1790842971-HL_rayap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362993/original/026485800_1790837194-Cara_menanam_daun_bawang_welsh_dari_rumpun_di_pot_terpisah.jpg)