9 Cara Menghilangkan Jamur Hitam di Kamar Mandi, Ampuh dan Mudah Dilakukan

Cara menghilangkan jamur hitam di kamar mandi bisa ditangani secara mandiri, sementara area yang luas membutuhkan bantuan profesional.

Diterbitkan 07 Oktober 2026, 10:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara menghilangkan jamur hitam di kamar mandi penting diketahui karena noda gelap sering muncul pada nat keramik, sudut dinding, plafon, atau sekitar shower. Paparan air dan uap panas membuat ruangan mudah lembap, terutama jika sirkulasi udara kurang baik.

Salah satu cara menghilangkan jamur hitam di kamar mandi adalah membersihkan bagian yang terkena menggunakan bahan pembersih sesuai permukaan. Setelah noda terangkat, bilas dan keringkan area agar tidak kembali lembap.

Selain membersihkan noda, cara menghilangkan jamur hitam di kamar mandi perlu disertai pencegahan. Pastikan sirkulasi udara baik, atasi kebocoran, kurangi genangan, dan bersihkan kamar mandi secara rutin.

Berikut Liputan6.com merangkum dari U.S. Environmental Protection Agency (EPA) dan The Spruce, Rabu (7/10/2026).

1. Bersihkan Permukaan Keras dengan Deterjen dan Air

Untuk jamur yang menempel pada permukaan keras seperti keramik, kaca, atau bagian tertentu pada dinding kamar mandi, bersihkan area menggunakan deterjen dan air. Gosok permukaan secara perlahan hingga lapisan jamur dan kotoran yang menempel terangkat.

Setelah itu, bilas permukaan bila diperlukan dan keringkan sampai tidak ada sisa air. Cara ini dapat menjadi langkah awal untuk menangani pertumbuhan jamur pada area yang masih tergolong ringan. Bersihkan juga bagian di sekitarnya karena spora atau kotoran dapat menempel pada area yang terlihat masih bersih.

2. Gosok Jamur pada Nat Keramik

Jamur hitam sering terlihat pada garis nat karena bagian tersebut mudah menyimpan air dan kelembapan. Gunakan sikat berbulu lembut untuk menggosok nat setelah diberi larutan pembersih.

Lakukan secara perlahan pada setiap garis nat hingga noda berkurang. Hindari tekanan yang terlalu kuat karena dapat merusak permukaan nat atau membuat bagian tersebut terkikis. Jika jamur berada di banyak garis nat, kerjakan sedikit demi sedikit agar seluruh permukaan dapat dibersihkan dengan lebih teliti.

3. Gunakan Larutan Pemutih pada Area yang Sesuai

Untuk noda jamur yang sulit dihilangkan pada permukaan tertentu, larutan pemutih dapat menjadi salah satu pilihan. Gunakan produk sesuai petunjuk pada kemasan dan aplikasikan hanya pada permukaan yang sesuai dengan bahan tersebut.

Pastikan kamar mandi memiliki sirkulasi udara yang baik selama proses pembersihan. Gunakan sarung tangan dan perlindungan yang sesuai untuk mengurangi kontak dengan larutan pembersih. Jangan pernah mencampurkan pemutih dengan bahan pembersih lain, terutama produk yang mengandung asam atau amonia, karena campuran tersebut dapat menghasilkan gas berbahaya.

4. Diamkan Pembersih Sebelum Menggosok

Setelah larutan pembersih diaplikasikan pada area berjamur, beri waktu agar bahan bekerja pada noda sebelum permukaan digosok. Langkah ini terutama membantu ketika jamur sudah meninggalkan noda gelap yang cukup sulit dibersihkan.

Gunakan sikat berbulu lembut untuk menggosok area tersebut setelah waktu yang sesuai dengan petunjuk produk. Jika noda masih terlihat, proses pembersihan dapat diulangi daripada langsung menggosok permukaan dengan tekanan berlebihan. Cara ini membantu mengurangi risiko permukaan rusak akibat gesekan yang terlalu kuat.

5. Bilas dan Keringkan Kamar Mandi

Setelah proses pembersihan selesai, bilas permukaan dengan air bersih jika diperlukan, lalu lap menggunakan kain kering. Pastikan tidak ada genangan atau sisa air yang tertinggal pada lantai, dinding, maupun sudut kamar mandi.

Pengeringan menjadi bagian penting karena permukaan yang kembali basah setelah dibersihkan dapat menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur. Jika memungkinkan, biarkan pintu atau jendela terbuka setelah kamar mandi digunakan agar udara lembap dapat keluar lebih cepat.

6. Nyalakan Exhaust Fan Saat dan Setelah Mandi

Kelembapan menjadi salah satu faktor utama yang membuat jamur mudah berkembang di kamar mandi. Karena itu, gunakan exhaust fan saat mandi untuk membantu mengeluarkan uap air dari ruangan.

Biarkan exhaust fan tetap menyala beberapa saat setelah selesai mandi agar udara lembap tidak langsung terperangkap. Kebiasaan ini juga dapat membantu mengurangi kondensasi pada dinding dan plafon, terutama pada kamar mandi yang digunakan dengan air hangat.

7. Buka Jendela untuk Meningkatkan Sirkulasi Udara

Jika kamar mandi memiliki jendela, bukalah secara berkala agar udara lembap dapat keluar dan udara segar masuk. Sirkulasi yang lebih baik membantu mengurangi kondisi lembap yang disukai jamur.

Untuk kamar mandi tanpa jendela, exhaust fan dapat digunakan sebagai alternatif. Jika memungkinkan, tambahkan perangkat yang membantu pergerakan udara sehingga ruangan tidak terlalu pengap dan lembap. Pastikan pula ventilasi tidak tertutup debu atau kotoran agar aliran udara tetap berjalan dengan baik.

8. Atasi Kebocoran Air Secepatnya

Kebocoran pada pipa, keran yang terus menetes, atau bagian kamar mandi yang selalu basah dapat membuat masalah jamur semakin sulit dikendalikan. Periksa sumber air jika jamur terus muncul meski kamar mandi sudah rutin dibersihkan.

Segera perbaiki kebocoran dan keringkan area yang terkena air. Menghilangkan sumber kelembapan lebih efektif untuk mencegah jamur kembali daripada hanya membersihkan noda yang terlihat di permukaan. Perhatikan pula area di bawah wastafel atau sekitar sambungan pipa yang terkadang sulit terlihat.

9. Bersihkan Kamar Mandi Secara Rutin

Membersihkan kamar mandi secara berkala dapat membantu mencegah jamur berkembang kembali. Berikan perhatian lebih pada area shower, nat keramik, sudut dinding, plafon, serta bagian lain yang sering terkena cipratan air.

Setelah mandi, kurangi air yang menempel pada dinding dan lantai menggunakan lap atau alat pembersih kaca. Shower curtain, keset, dan perlengkapan berbahan kain juga perlu dicuci secara rutin agar tidak menjadi tempat berkumpulnya kelembapan. Semakin cepat area basah dikeringkan, semakin kecil peluang jamur berkembang.

Kapan Jamur Perlu Ditangani Profesional?

Tidak semua masalah jamur dapat ditangani sendiri. Jika pertumbuhannya mencakup area sekitar 10 kaki persegi atau lebih, terutama jika disertai kerusakan akibat air dalam jumlah besar, pertimbangkan untuk meminta bantuan tenaga profesional.

Penanganan khusus juga diperlukan jika jamur berkaitan dengan air limbah atau material bangunan berpori yang sudah terkontaminasi. Material seperti plafon atau bahan lain yang menyerap air dapat sulit dibersihkan sepenuhnya ketika jamur sudah masuk ke bagian dalamnya.

Saat membersihkan jamur, gunakan sarung tangan, pelindung mata, dan perlindungan pernapasan yang sesuai. Hindari kontak langsung dengan area berjamur dan jangan mengecat atau menutup permukaan yang masih ditumbuhi jamur. Bersihkan masalah tersebut terlebih dahulu dan pastikan permukaannya benar-benar kering sebelum dilakukan perbaikan atau pengecatan.

Pertanyaan Seputar Cara Menghilangkan Jamur Hitam di Kamar Mandi

Kapan jamur hitam di kamar mandi bisa dibersihkan sendiri?

Jamur dapat dibersihkan sendiri jika pertumbuhannya masih terbatas, terutama pada permukaan keras seperti keramik, nat, atau kaca. Jika area yang berjamur kurang dari sekitar 10 kaki persegi, pembersihan mandiri umumnya masih memungkinkan dengan perlindungan dan metode yang tepat.

Apa bahan yang bisa digunakan untuk membersihkan jamur hitam di kamar mandi?

Permukaan keras dapat dibersihkan menggunakan deterjen dan air, kemudian digosok hingga jamur terangkat. Untuk noda membandel pada permukaan tertentu, larutan pemutih juga dapat digunakan sesuai petunjuk produk dan dengan ventilasi yang baik.

Bagaimana agar jamur hitam tidak cepat muncul kembali?

Kurangi kelembapan dengan menyalakan exhaust fan saat dan setelah mandi atau membuka jendela jika tersedia. Keringkan lantai dan dinding yang basah, serta bersihkan kamar mandi secara rutin agar kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur dapat diminimalkan.

Apakah permukaan yang berjamur boleh langsung dicat atau didempul?

Tidak. Jamur perlu dibersihkan terlebih dahulu dan permukaannya harus benar-benar kering sebelum dicat atau didempul. Menutup permukaan yang masih berjamur dapat membuat masalah semakin sulit ditangani dan menyebabkan lapisan cat mudah mengelupas.

Kapan jamur hitam di kamar mandi perlu ditangani profesional?

Pertimbangkan bantuan profesional jika pertumbuhan jamur sudah mencakup area sekitar 10 kaki persegi atau lebih, terdapat kerusakan akibat air yang cukup parah, atau jamur tumbuh pada material berpori yang sulit dibersihkan. Penanganan khusus juga diperlukan jika sumber kontaminasinya berasal dari air limbah atau air yang tercemar.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6