Liputan6.com, Jakarta - Pernah melihat serangga kecil berwarna perak yang bergerak cepat di lantai kamar mandi, sela keramik, atau sudut dekat saluran air? Meski ukurannya mungil dan tidak bersuara, kemunculannya terkadang membuat penghuni rumah merasa geli sekaligus khawatir.
Serangga tersebut kemungkinan adalah silverfish atau ikan perak. Hewan yang familiar disebut gegat ini memiliki tubuh pipih memanjang, berwarna perak keabu-abuan, serta bergerak lincah seperti ikan ketika berjalan. Dikutip dari NC State Extension, kamar mandi menjadi salah satu tempat yang disukainya karena cenderung lembap, gelap, dan memiliki banyak celah untuk bersembunyi.
Lantas, apa penyebab serangga kecil berwarna perak sering muncul di kamar mandi? Apakah keberadaannya berbahaya? Jangan buru-buru menyemprotkan insektisida. Kenali dahulu penyebab kemunculannya dan cara membasmi serangga silverfish agar tidak terus berkembang biak di rumah.
Advertisement
Salah satu penyebab utama silverfish muncul di kamar mandi adalah kondisi ruangan yang terlalu lembap. Serangga ini menyukai lingkungan dengan kelembapan tinggi dan biasanya lebih aktif di tempat yang jarang terkena sinar matahari.
Â
1. Kamar Mandi Terlalu Lembap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387684/original/020480200_1793530933-Gemini_Generated_Image_deqkgvdeqkgvdeqk.jpg)
Kamar mandi yang tidak memiliki ventilasi memadai, jarang mendapatkan cahaya matahari, atau selalu menyisakan genangan air bisa menjadi tempat persembunyian yang nyaman.
Kondisi tersebut semakin mendukung keberadaan silverfish apabila lantai dan dinding kamar mandi selalu basah setelah digunakan.
2. Banyak Sela Keramik dan Retakan Dinding
Coba perhatikan bagian sudut lantai, nat keramik, dan celah di sekitar kloset. Jika terdapat retakan atau bagian nat yang mulai terlepas, area tersebut bisa menjadi tempat persembunyian silverfish.
Tubuhnya yang pipih memudahkan serangga ini masuk ke celah sempit. Silverfish biasanya bersembunyi di tempat gelap pada siang hari dan keluar untuk mencari makanan ketika kondisi lebih tenang.
Karena itu, kamar mandi dengan banyak celah yang jarang dibersihkan berpotensi menjadi tempat persembunyian serangga ini.
Advertisement
3. Ada Sisa Rambut, Debu, dan Kotoran Organik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5468122/original/008086100_1767942041-bersihkan_rambut_rontok5.jpg)
Walaupun sering ditemukan di kamar mandi, silverfish tidak hanya membutuhkan air untuk bertahan hidup. Serangga ini juga mencari sumber makanan yang mengandung pati, gula, dan bahan organik tertentu.
Debu, rambut, serpihan kulit mati, sisa tisu, hingga residu produk perawatan tubuh dapat membuat area kamar mandi lebih menarik bagi serangga tersebut.
Jika bagian bawah rak, belakang mesin cuci, dan sudut ruangan jarang dibersihkan, sumber makanan ini bisa menumpuk tanpa disadari.
4. Ada Kebocoran Pipa atau Saluran Air
Kebocoran kecil pada pipa, keran, atau sambungan saluran air juga bisa menjadi pemicu munculnya silverfish.
Air yang merembes secara terus-menerus membuat dinding, lantai, dan bagian bawah furnitur kamar mandi menjadi lembap. Bahkan, kebocoran yang tidak terlihat dari luar dapat menciptakan area basah di balik keramik atau kabinet.
Periksa bagian bawah wastafel, sambungan pipa, serta area sekitar kloset. Jika terdapat bercak basah atau dinding menggelembung, segera cari sumber kebocorannya.
5. Banyak Barang Kertas dan Kardus di Kamar Mandi
Silverfish menyukai bahan yang mengandung selulosa dan pati, termasuk kertas, kardus, serta beberapa jenis perekat.
Menyimpan kardus bekas, tisu dalam jumlah banyak, atau kemasan berbahan kertas di kamar mandi yang lembap dapat menyediakan tempat persembunyian sekaligus sumber makanan.
Sebaiknya pindahkan barang-barang tersebut ke tempat penyimpanan yang kering. Gunakan wadah plastik tertutup untuk menyimpan perlengkapan kamar mandi agar tidak mudah lembap.
Cara Membasmi Serangga Kecil Berwarna Perak di Kamar Mandi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387685/original/052116800_1793530933-Gemini_Generated_Image_hwwqg8hwwqg8hwwq.jpg)
Setelah mengetahui penyebabnya, langkah berikutnya adalah menghilangkan silverfish sekaligus mengurangi kondisi yang mendukung kehidupannya. Dilansir dari University of California Agriculture and Natural Resources, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah.
1. Keringkan Lantai dan Dinding Kamar Mandi
Langkah paling sederhana adalah mengurangi kelembapan ruangan. Setelah mandi, gunakan alat pendorong air atau kain pel untuk mengeringkan lantai.
Jangan biarkan air menggenang di sudut ruangan, sekitar kloset, atau bawah rak kamar mandi. Jika memungkinkan, buka jendela dan pintu setelah digunakan agar udara bisa bersirkulasi.
Kamar mandi yang lebih kering akan menjadi lingkungan yang kurang mendukung bagi silverfish.
2. Bersihkan Sela Keramik Secara Rutin
Gunakan sikat kecil untuk membersihkan nat keramik, sudut lantai, dan celah di sekitar perlengkapan kamar mandi.
Angkat rambut, debu, serta kotoran yang menumpuk di area tersebut. Untuk bagian yang sulit dijangkau, gunakan penyedot debu jika tersedia.
Apabila nat keramik sudah retak atau terlepas, pertimbangkan untuk memperbaikinya menggunakan bahan pengisi nat yang sesuai.
3. Perbaiki Kebocoran Pipa dan Keran
Jangan hanya membasmi serangganya tanpa memperbaiki sumber kelembapan. Periksa keran, sambungan pipa, saluran pembuangan, dan bagian bawah wastafel.
Jika ditemukan kebocoran, segera lakukan perbaikan. Kebocoran yang dibiarkan dapat menyebabkan dinding berjamur dan memicu masalah kelembapan yang lebih luas.
4. Gunakan Perangkap Lem Khusus Serangga
Perangkap lem atau sticky trap dapat membantu menangkap silverfish yang berkeliaran di kamar mandi.
Letakkan perangkap di dekat sudut ruangan, belakang rak, atau area yang sering dilalui serangga. Pilih produk yang memang dirancang untuk menangkap serangga kecil dan ikuti petunjuk pemakaiannya.
Periksa perangkap secara berkala dan ganti ketika sudah penuh atau terkena air. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
5. Kurangi Tempat Persembunyian Silverfish
Singkirkan kardus bekas, tumpukan kertas, kain basah, dan barang yang sudah tidak digunakan dari kamar mandi.
Simpan perlengkapan mandi dalam wadah tertutup yang mudah dibersihkan. Hindari menumpuk barang di sudut ruangan karena dapat membuat area tersebut sulit dijangkau saat dibersihkan.
6. Gunakan Insektisida Jika Serangga Terus Muncul
Jika jumlah silverfish semakin banyak meskipun kamar mandi sudah dibersihkan dan dikeringkan, insektisida khusus serangga merayap dapat menjadi pilihan.
Gunakan produk sesuai label dan petunjuk pemakaian. Hindari menyemprotkan insektisida langsung ke saluran air, permukaan yang bersentuhan dengan tubuh, handuk, atau perlengkapan mandi.
Pastikan kamar mandi memiliki ventilasi yang baik selama dan setelah penggunaan produk. Jangan mencampur insektisida dengan cairan pembersih lain.
Jika serangga terus muncul dalam jumlah banyak, pertimbangkan menggunakan jasa pengendalian hama profesional untuk menemukan sumber persembunyiannya.
Apakah Silverfish Berbahaya bagi Manusia?
Menurut Pemerintah Kanada, Silverfish umumnya tidak dianggap berbahaya bagi manusia. Serangga ini tidak menyengat dan tidak dikenal sebagai penyebar penyakit seperti beberapa jenis serangga rumah lainnya.
Namun, keberadaannya tetap perlu dikendalikan. Dalam jumlah banyak, silverfish dapat merusak barang-barang yang mengandung pati atau selulosa, seperti buku, dokumen, kertas, kain tertentu, dan wallpaper.
Kemunculannya yang berulang juga bisa menjadi petunjuk bahwa ada masalah kelembapan atau kebocoran di dalam rumah.
Karena itu, jangan hanya fokus membunuh serangga yang terlihat. Perbaiki kondisi kamar mandi agar tidak terlalu lembap, bersihkan celah keramik, dan hilangkan sumber makanan serta tempat persembunyiannya.
Pertanyaan Seputar Silverfish di Kamar Mandi
1. Apakah silverfish muncul karena kamar mandi kotor?
Tidak selalu. Silverfish lebih menyukai tempat yang lembap dan memiliki sumber makanan. Kamar mandi yang terlihat bersih pun bisa menjadi tempat persembunyiannya jika memiliki kebocoran, celah dinding, atau sirkulasi udara buruk.
2. Apakah silverfish bisa masuk ke kamar tidur?
Bisa. Silverfish dapat berpindah ke kamar tidur, lemari, rak buku, dan tempat penyimpanan pakaian, terutama jika terdapat kelembapan serta sumber makanan yang sesuai.
3. Bagaimana cara mencegah silverfish datang kembali?
Jaga kamar mandi tetap kering, perbaiki kebocoran, bersihkan sela keramik, tutup retakan, dan hindari menyimpan kardus atau tumpukan kertas di tempat lembap.
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387683/original/094790400_1793530932-Gemini_Generated_Image_m6siedm6siedm6si.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368230/original/058258200_1791424201-ajithkumar-m-H3-QIF3JSUM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5416532/original/007912200_1763453860-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496763/original/066922900_1770602448-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365540/original/012570700_1791183096-pexels-ekamelev-1126778.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3900713/original/096995700_1641904163-pexels-photo-4245887.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260840/original/085358400_1781665082-Cara_Menata_Tanaman_di_Pinggir_Pagar_agar_Kucing_Liar_Tidak_Lagi_Masuk_ke_Halaman_Rumah_Model_Serai_untuk_Menghentikan_Kucing_Liar.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2593228/original/008517700_1546693457-20180105-Cicak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507890/original/000623500_1771557495-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337775/original/048590900_1788256485-hl.jpeg)