Liputan6.com, Jakarta Kode negara +673 memungkinkan seseorang melakukan panggilan telepon ke Brunei dari negara lain. Bagi yang bertanya +673 negara mana, jawabannya adalah Brunei Darussalam, sebuah kesultanan Islam di Asia Tenggara.
Brunei, dengan nama resmi Brunei Darussalam, adalah sebuah negara di Asia Tenggara yang terletak di pesisir utara Pulau Kalimantan. Mengetahui +673 negara mana sangat penting bagi siapa pun yang hendak berkomunikasi lintas negara, terutama ke kawasan Asia Tenggara.
Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, Brunei adalah kesultanan Islam independen yang terletak di pesisir utara Pulau Kalimantan di Asia Tenggara. Brunei meraih kemerdekaannya pada tahun 1984 setelah menjadi protektorat Inggris sejak 1888.
Advertisement
Apa Itu Kode +673 dan Negara Mana yang Menggunakannya?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715325/original/083056200_1782800010-Screenshot_2026-06-30_130825.jpg)
Kode negara atau country code adalah awalan yang digunakan saat menelepon ke negara anggota International Telecommunication Union (ITU). Awalan ini memungkinkan panggilan langsung ke negara yang telah ditetapkan kode spesifik tersebut. Kode negara hanya diperlukan ketika melakukan panggilan telepon ke negara lain dan digunakan sebelum nomor nasional. Dalam konteks pertanyaan +673 negara mana, kode ini secara eksklusif dimiliki oleh Brunei Darussalam.
Terletak di Pulau Kalimantan, negara Asia Tenggara Brunei memiliki identitas telekomunikasi unik dengan kode area 673. Berbeda dengan banyak negara yang memiliki beberapa kode area berdasarkan wilayah geografis, Brunei beroperasi di bawah sistem penomoran terpadu, di mana kode 673 mencakup seluruh wilayah negara. Pendekatan yang disederhanakan ini menghilangkan kebutuhan untuk membedakan kode regional dan memperlancar proses panggilan baik domestik maupun internasional.
Mengacu pada data CountryCode.org, kode negara +673 digunakan untuk panggilan ke telepon tetap maupun telepon seluler di Brunei. Dalam sistem telekomunikasi internasional, penggunaan kode negara yang benar memastikan panggilan diarahkan ke negara tujuan yang tepat.
Format nomor telepon Brunei mencakup kode negara, kode area, dan nomor pelanggan. Kode negara untuk Brunei adalah +673, dengan kode area biasanya terdiri dari satu atau dua digit, sementara nomor pelanggan sepanjang enam digit. Contohnya, sebuah nomor telepon di Brunei mungkin terlihat seperti +673 2 123456, di mana +673 adalah kode negara, 2 adalah kode area, dan 123456 adalah nomor pelanggan.
Baca juga: 234 Kode Negara Mana? Simak Penjelasannya
Advertisement
Sejarah dan Sistem Penetapan Kode Telepon Internasional oleh ITU
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715326/original/090536500_1782800010-Screenshot_2026-06-30_130722.jpg)
Setiap negara di dunia memiliki kode telepon unik yang ditetapkan oleh badan internasional. Sistem ini dirancang untuk memudahkan komunikasi antar negara tanpa adanya tumpang tindih nomor. Berikut adalah penjelasan mengenai bagaimana kode +673 ditetapkan untuk Brunei Darussalam.
Sebagaimana dikutip dari Britannica dan sumber-sumber telekomunikasi internasional, CCITT (sekarang ITU), pendahulu dari Sektor Standarisasi Telekomunikasi ITU, mengembangkan daftar resmi pertama kode telepon negara yang tercantum dalam Blue Book CCITT 1964, dengan daftar tersebut diorganisir melalui pembagian sembilan zona.
Zona 1 untuk AS, Kanada, Bermuda, dan negara-negara Karibia lainnya; Zona 2 untuk Afrika dan kepulauan Atlantik lainnya; Zona 3 untuk Eropa; Zona 4 untuk Eropa; Zona 5 untuk Meksiko, Amerika Selatan, Karibia, dan Amerika Tengah; Zona 6 untuk Oseania dan Asia Tenggara; Zona 7 untuk Rusia dan bekas Uni Soviet; Zona 8 untuk Asia Timur dan layanan khusus lainnya; dan Zona 9 untuk Asia Selatan, Tengah, Barat, dan Timur Tengah. Brunei Darussalam berada dalam Zona 6, yang menjelaskan mengapa kode teleponnya dimulai dengan angka 6, yaitu +673.
ITU mengatur alokasi kode negara (+673) untuk menstandardisasi penggunaan dan menghindari konflik. Regulasi juga memungkinkan pengguna untuk mempertahankan nomor mereka saat berpindah penyedia layanan, memastikan kelangsungan komunikasi. Dr. Hamadoun Touré, mantan Sekretaris Jenderal ITU, dikutip dari sebuah artikel telekomunikasi internasional menyatakan, "Kode negara mungkin tampak seperti hal kecil, tetapi itu adalah penanda nyata kedaulatan dan kemerdekaan."
Kode area 673 bukan sekadar identifikasi numerik; ia merupakan simbol identitas nasional Brunei dan kedudukannya dalam komunitas global. Dalam beberapa tahun terakhir, Brunei telah melakukan investasi signifikan dalam infrastruktur telekomunikasinya, memperluas jaringan seluler dan akses broadband di seluruh negeri.
Baca juga: Waspada Kode Telepon Penipuan, Hati-hati Banyak Modus Baru
Profil Singkat Brunei Darussalam, Pemilik Kode Telepon +673
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715327/original/098787800_1782800010-Screenshot_2026-06-30_130747.jpg)
Untuk lebih memahami +673 negara mana, berikut adalah profil lengkap negara Brunei Darussalam yang menjadi pemilik kode telepon tersebut. Berdasarkan data dari Britannica dan situs resmi PBB, berikut rinciannya.
- Nama Resmi – Dalam nama lengkap negara, Negara Brunei Darussalam, kata darussalam (Arab: دار السلام) berarti "Tempat Kedamaian", sementara negara berarti "negara" dalam bahasa Melayu.
- Lokasi dan Luas Wilayah – Brunei Darussalam terletak di barat laut Pulau Kalimantan, dengan total luas wilayah 5.765 km persegi. Negara ini berbatasan langsung dengan negara bagian Sarawak, Malaysia.
- Ibu Kota – Ibu kota Brunei adalah Bandar Seri Begawan, yang terletak di segmen barat negara yang lebih besar.
- Populasi – Per 2025, negara ini memiliki populasi sekitar 466.330 jiwa, di mana kurang lebih 64.409 di antaranya tinggal di ibu kota.
- Bahasa dan Agama – Bahasa resminya adalah bahasa Melayu, dan Islam Sunni merupakan agama negara. Berdasarkan data dari situs UN Member States, bahasa lainnya yang digunakan termasuk bahasa Inggris dan bahasa Tionghoa (berbagai dialek).
- Sistem Pemerintahan – Pemerintah Brunei adalah monarki absolut yang dipimpin oleh Sultan, dan menerapkan perpaduan hukum common law Inggris dan yurisprudensi yang terinspirasi Islam, termasuk syariah. Sultan Hassanal Bolkiah telah memimpin negara ini sejak 1967.
- Ekonomi – Ekonomi Brunei sangat bergantung pada cadangan minyak bumi dan gas alam, dengan industri minyak termasuk gas alam cair (LNG) menyumbang lebih dari separuh PDB Brunei. Brunei menduduki peringkat "sangat tinggi" dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tertinggi kedua di antara negara-negara Asia Tenggara setelah Singapura.
- Keanggotaan ASEAN – Brunei Darussalam menjadi anggota keenam ASEAN pada 7 Januari 1984, tak lama setelah meraih kemerdekaan.
- Infrastruktur Telekomunikasi – Authority for Infocommunications Technology Industry (AITI) adalah badan hukum yang didirikan pada 2003 untuk mengawasi dan mengatur lanskap teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Brunei. Tiga penyedia layanan telekomunikasi utama Brunei adalah DST, Imagine, dan Progresif.
Advertisement
Cara Menelepon ke Brunei Darussalam dengan Kode +673
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4944645/original/070585200_1726376542-pexels-aleksandr-slobodianyk-367235-989960.jpg)
Setelah mengetahui +673 negara mana, langkah selanjutnya adalah memahami cara menggunakan kode tersebut untuk melakukan panggilan internasional. Mengutip panduan dari CountryCodeGuide.com, berikut langkah-langkah yang perlu diikuti.
- Tekan kode keluar negara Anda – Kode keluar (exit code) diperlukan untuk melakukan panggilan ke luar negeri dari negara Anda saat ini. Dari Indonesia, kode keluarnya adalah 001, 007, atau 008. Sebagai alternatif, Anda bisa langsung menekan simbol + pada telepon seluler.
- Masukkan kode negara Brunei – Segera setelah kode keluar atau simbol '+', tekan 673 (kode untuk Brunei).
- Masukkan kode area – Lanjutkan dengan awalan 2 digit Brunei yang tepat (area atau operator seluler).
- Masukkan nomor lokal – Tekan 9 digit nomor lokal lengkap (termasuk kode area/seluler), dengan menghilangkan angka '0' di depan.
- Simpan nomor dalam format internasional – Simpan nomor dalam format +673 XXXXXXXXX.
Sebagai contoh, panggilan dari Jerman ke nomor Brunei akan terlihat seperti 00 673 2 123456 atau +673 2 123456. Bagi pengguna WhatsApp yang ingin mengirim pesan ke nomor Brunei, formatnya tetap sama. Anda bisa memanfaatkan fitur wa.me untuk mengirim pesan tanpa menyimpan nomor kontak terlebih dahulu dengan mengetik wa.me/673XXXXXXX di browser.
Sebagaimana dijelaskan MyCountryMobile.com, penggunaan kode negara +673 sangat penting saat melakukan panggilan internasional ke Brunei. Pastikan nomor diawali dengan kode akses internasional sesuai negara asal atau tanda +, kemudian 673, diikuti awalan nomor yang sesuai dan nomor pelanggan sesuai format penomoran Brunei.Â
Perlu diperhatikan juga soal keamanan. Waspadalah terhadap panggilan tak diminta yang meminta informasi pribadi, terutama jika tampak berasal dari awalan Brunei +673. Verifikasi identitas sebelum membagikan data sensitif melalui telepon. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang modus penipuan menggunakan kode telepon internasional, selalu berhati-hati ketika menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
Baca juga: 12 Wisata Brunei Darussalam yang Unik dan Menarik
Daftar Kode Area dan Infrastruktur Telekomunikasi Brunei
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715328/original/005472400_1782800011-Screenshot_2026-06-30_130650.jpg)
Brunei Darussalam memiliki sistem penomoran telepon yang relatif sederhana dibanding negara-negara tetangganya. Seperti yang dilaporkan Expat Focus, Brunei menawarkan infrastruktur telekomunikasi yang berkembang baik dengan cakupan fibre-to-the-home yang menjangkau mayoritas rumah tangga perkotaan, kecepatan broadband tetap dasar minimal 100 Mbps, serta cakupan seluler 4G/5G yang kuat di sebagian besar area berpenduduk.
Berikut adalah daftar kode area kota-kota utama di Brunei yang perlu diketahui saat melakukan panggilan dengan kode +673:
| Kota/Wilayah | Kode Area | Contoh Format Panggilan |
|---|---|---|
| Bandar Seri Begawan | 2 | +673 2 XXXXXX |
| Kuala Belait | 3 | +673 3 XXXXXX |
| Seria | 3 | +673 3 XXXXXX |
| Tutong | 4 | +673 4 XXXXXX |
| Muara | 2 | +673 2 XXXXXX |
| Jerudong | 2 | +673 2 XXXXXX |
| Gadong | 2 | +673 2 XXXXXX |
| Lumut | 3 | +673 3 XXXXXX |
Merujuk data dari Wikipedia: Telephone numbers in Brunei, setelah kode negara +673, nomor telepon Brunei biasanya berjumlah 9 digit, terdiri dari awalan 2 digit (yang mengidentifikasi area atau operator seluler) ditambah 7 digit nomor pelanggan. Sementara untuk negara-negara ASEAN lainnya, masing-masing memiliki format yang berbeda.
Pada tahun 2023, AITI, UNN, DST, Imagine, dan Progresif mengumumkan dimulainya layanan 5G menyusul pemberian Hak Spektrum 5G kepada UNN oleh AITI pada Januari 2023. Ketersediaan 5G saat ini terkonsentrasi di kawasan perkotaan, dengan peluncuran yang terus berlanjut di seluruh negeri. Kemajuan ini menunjukkan komitmen Brunei untuk menjadi negara terhubung secara digital, sesuai dengan visi Connected Smart Nation yang digagas oleh AITI untuk mendorong negara menuju pencapaian visi tersebut.
Bagi para pelancong yang hendak mengunjungi destinasi wisata bersejarah di Brunei Darussalam, perlu diketahui bahwa registrasi SIM bersifat wajib di Brunei; semua kartu SIM prabayar harus didaftarkan atas nama pembeli di tempat pembelian, dan Anda perlu menunjukkan paspor atau dokumen identitas yang valid. Memahami kode +673 negara mana dan cara menggunakannya sangat berguna agar tetap terhubung selama berada di negara tersebut.
Baca juga: 12 Makanan Khas Brunei Darussalam yang Wajib Dicoba
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kode +673
Apakah kode +673 hanya digunakan untuk panggilan telepon saja?
Tidak. Kode +673 juga digunakan untuk mengirim pesan SMS internasional ke nomor Brunei serta untuk keperluan registrasi akun pada berbagai platform digital yang memerlukan verifikasi nomor telepon. Saat menggunakan aplikasi seperti WhatsApp, format nomor Brunei tetap menggunakan awalan +673 diikuti nomor lokal tanpa angka nol di depan.
Berapa digit total nomor telepon Brunei termasuk kode negara?
Setelah kode negara +673, nomor telepon Brunei biasanya berjumlah 9 digit. Jadi, total keseluruhan termasuk kode negara mencapai 12 digit. Format lengkapnya adalah +673 diikuti oleh kode area 2 digit dan nomor pelanggan 7 digit.
Apakah ada perbedaan zona waktu yang perlu diperhatikan saat menelepon ke Brunei?
Brunei Darussalam berada di zona waktu UTC+8, sama dengan Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA). Bagi penelepon dari Jakarta atau wilayah WIB, Brunei satu jam lebih cepat. Sebaiknya lakukan panggilan pada jam kerja lokal Brunei untuk memastikan telepon dijawab, terutama jika menghubungi instansi pemerintah atau perusahaan di sana. Mengetahui hal ini sama pentingnya dengan memahami kondisi geografis negara-negara Asia Tenggara secara keseluruhan.
Memahami +673 negara mana dan seluruh aspek telekomunikasi Brunei Darussalam membantu memperlancar komunikasi internasional. Sebagai salah satu negara di kawasan ASEAN dengan ekonomi yang kuat, Brunei terus mengembangkan infrastruktur digitalnya. Dengan sistem penomoran yang sederhana dan jejaring kerja sama regional yang erat, berkomunikasi dengan negara berpenduduk kurang dari setengah juta jiwa ini kini semakin mudah bagi siapa pun di seluruh dunia.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3812570/original/003638900_1721276093-11038741_663053793805693_2579242043740350740_n.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672263/original/094764300_1782711713-EpYjyZAii1X0LWJlsPEUh4t63MAvDJqy9T5JsJdl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3572368/original/038859700_1631686216-014077400_1590813678-597884338e787-asean-flag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4777020/original/043461600_1710823015-IMG_20240319_112650_623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8712358/original/035901200_1782793851-nLCG3raIfLmPFl0zowQpJCh5lFQq8hHhQWsKtcbS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672341/original/071571400_1782711804-70hRn97LteFVB11vw967oEXLbWSKb9ch7GjPqNrz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672323/original/048717100_1782711775-jTFMG3mpeJONqKlT3yEVB2UIVGZEqugiVhEvlOg1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672352/original/029465400_1782711816-YGvxl3FRrESTNFc2suD4ZE1d7QFwDTWJidCWiOYm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672373/original/084551400_1782711837-dfFcMJ6CT4YE3TjUTnYiVEUYABcwsdgkoMjYuvob.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672273/original/013397700_1782711728-xR4vtfzQgYHfvVAK79efq5zqLH7IMz95sSmZvaGT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672390/original/095102000_1782711877-8mkyHQE2F7iNKtPTaQSjMWH1FG4RAlEO5eRmjsVR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8712372/original/023452700_1782793859-NZ6MAIZNAFhVzB4suhzKcIMrG3aGOWqfsXPaK3ma.jpg)