Liputan6.com, Jakarta - Pohon tabebuya dikenal sebagai salah satu tanaman hias yang mampu mengubah halaman rumah menjadi lebih teduh dan berwarna. Jika dilakukan dengan tepat, cara menanam pohon tabebuya di halaman rumah agar cepat tumbuh sebenarnya tidak terlalu rumit karena tanaman ini cukup adaptif terhadap iklim tropis dan kondisi kering.
Bunga tabebuya yang bermekaran bergerombol sering membuatnya disebut mirip sakura. Padahal, tabebuya dan sakura merupakan tanaman yang berbeda. Di Indonesia, tabebuya banyak dimanfaatkan sebagai pohon penghias jalan, taman, halaman rumah, hingga ruang terbuka hijau.
Meski relatif mudah dirawat, pertumbuhan tabebuya tetap sangat dipengaruhi oleh kualitas bibit, kondisi tanah, sinar matahari, penyiraman, dan pemupukan. Karena itu, menanamnya bukan sekadar menggali lubang lalu memasukkan bibit, tetapi juga memastikan tanaman mendapatkan kondisi yang mendukung perkembangan akar sejak awal. berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (14/8/2026).
Advertisement
Mengenal Pohon Tabebuya Sebelum Menanamnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565252/original/064647900_1777016592-tabebuya.jpg)
Tabebuya yang populer sebagai tanaman penghias lingkungan di Indonesia antara lain Handroanthus chrysotrichus, yang dikenal sebagai tabebuya kuning atau pohon terompet emas. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar menyebut tanaman ini berasal dari Brasil dan memiliki kemampuan beradaptasi pada wilayah tropis maupun kondisi kering. Tabebuya juga memiliki beragam warna bunga, mulai dari kuning, merah muda, putih, ungu, hingga merah tua.
Karakter tersebut membuat tabebuya cukup menarik untuk ditanam di halaman rumah. Namun, perlu diperhitungkan bahwa tanaman ini pada akhirnya dapat menjadi pohon berukuran cukup besar. Karena itu, lokasi penanaman sebaiknya tidak terlalu dekat dengan bangunan, saluran air, pagar, atau instalasi lain yang dapat terganggu ketika tajuk tanaman semakin lebar.
University of Florida IFAS juga mencatat bahwa trumpet tree dapat tumbuh baik di bawah sinar matahari penuh dan berbagai jenis tanah selama drainasenya baik. Tanaman yang sudah mapan memiliki toleransi terhadap kekeringan yang cukup tinggi.
1. Pilih Bibit Tabebuya yang Sehat
Langkah pertama yang sangat menentukan adalah memilih bibit yang sehat. Jika tujuan utama adalah mendapatkan pohon yang lebih cepat membesar dan segera menjadi elemen taman, bibit dari persemaian yang sudah cukup kuat biasanya lebih praktis dibandingkan memulai dari biji.
Pilih bibit dengan batang tegak, daun terlihat sehat, tidak menunjukkan gejala serangan hama, serta tidak mengalami kerusakan pada batang atau akar. Hindari bibit yang tampak layu terus-menerus atau memiliki media tanam yang terlalu basah.
Tabebuya juga dapat diperbanyak melalui biji maupun metode vegetatif. University of Florida IFAS menyebut perbanyakan trumpet tree dapat dilakukan melalui biji atau secara vegetatif. Tanaman hasil biji dapat memiliki waktu pembungaan yang berbeda-beda, sehingga bibit vegetatif dapat menjadi pilihan apabila keseragaman karakter tanaman lebih diprioritaskan.
Advertisement
2. Tentukan Lokasi yang Mendapat Banyak Matahari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476682/original/032692000_1768794237-rumah_modern4.jpg)
Jika ingin tabebuya tumbuh optimal, pilih area halaman yang mendapatkan sinar matahari langsung dalam jumlah cukup. Jangan menanamnya di sudut halaman yang terus-menerus ternaungi bangunan atau pohon besar lain.
Kebutuhan cahaya ini bukan hanya berkaitan dengan kecepatan pertumbuhan, tetapi juga perkembangan tajuk dan pembungaan. University of Florida IFAS merekomendasikan kondisi full sun untuk trumpet tree, sementara UF/IFAS juga menyebut Tabebuia chrysotricha tumbuh dan berbunga paling baik di bawah sinar matahari penuh.
Untuk halaman rumah, perhatikan pula arah datangnya matahari. Area terbuka di bagian depan atau samping rumah dapat menjadi pilihan selama pohon memiliki ruang yang cukup untuk berkembang.
3. Siapkan Tanah yang Gembur dan Tidak Becek
Tabebuya termasuk tanaman yang cukup toleran terhadap kondisi tanah. Akan tetapi, toleran bukan berarti dapat ditanam begitu saja pada tanah yang selalu tergenang.
Tanah yang gembur dan memiliki drainase baik akan membantu akar mendapatkan air sekaligus oksigen. Gardening Know How menjelaskan bahwa tabebuya dapat beradaptasi dengan berbagai jenis tanah, tetapi kondisi yang subur dan memiliki drainase baik lebih disukai.
Sebelum menanam, bersihkan area dari rumput liar, batu besar, akar tanaman lain, dan sampah. Gemburkan tanah di sekitar lubang agar akar muda lebih mudah berkembang.
Kompos matang atau bahan organik dapat dicampurkan ke tanah galian untuk membantu memperbaiki kondisi media. Namun, jangan menjadikan pupuk sebagai pengganti tanah yang baik. Struktur tanah dan drainase tetap menjadi dasar utama.
4. Buat Lubang Tanam yang Cukup
Lubang tanam perlu disesuaikan dengan ukuran akar dan wadah bibit. Beberapa panduan budidaya lokal menggunakan lubang sekitar 30–50 cm untuk bibit tabebuya. Yang lebih penting, bibit tidak ditanam terlalu dalam hingga pangkal batang tertimbun tanah.
Keluarkan bibit dari polybag secara hati-hati agar gumpalan tanah di sekitar akar tidak hancur seluruhnya. Letakkan bibit tegak di tengah lubang, kemudian masukkan kembali tanah secara perlahan.
Setelah lubang tertutup, tekan tanah secukupnya agar tanaman berdiri kokoh. Jangan memadatkan tanah secara berlebihan karena akar tetap membutuhkan ruang untuk berkembang dan mendapatkan udara.
5. Siram Secara Teratur pada Masa Awal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476677/original/004448600_1768794235-rumah_modern6.jpg)
Salah satu bagian penting dalam cara menanam pohon tabebuya di halaman rumah agar cepat tumbuh adalah menjaga kebutuhan air pada masa awal setelah tanam. Meskipun tabebuya dikenal tahan terhadap kekeringan setelah mapan, bibit yang baru dipindahkan masih membutuhkan perhatian lebih terhadap kelembapan tanah.
Siram tanaman setelah proses penanaman selesai. Pada minggu-minggu awal, periksa kondisi tanah secara berkala. Jika lapisan tanah mulai mengering, berikan air secukupnya hingga area perakaran mendapatkan kelembapan.
Jangan menjadikan penyiraman berlebihan sebagai cara mempercepat pertumbuhan. Tanah yang terus-menerus basah justru dapat menciptakan kondisi kurang baik bagi akar. University of Florida IFAS menegaskan bahwa trumpet tree memiliki toleransi kekeringan tinggi setelah tumbuh mapan, tetapi tetap membutuhkan tanah dengan drainase baik.
6. Gunakan Mulsa untuk Menjaga Kelembapan Tanah
Mulsa dapat menjadi tambahan sederhana tetapi berguna, terutama jika tabebuya ditanam di halaman yang cepat kering. Mulsa organik seperti serpihan kayu atau bahan organik lain dapat membantu mengurangi penguapan air dari permukaan tanah sekaligus menekan pertumbuhan gulma.
Pengalaman budidaya Handroanthus chrysotrichus oleh Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Lubuk Linggau menunjukkan bahwa penggunaan mulsa membantu mempertahankan kelembapan tanah dan mengurangi evaporasi. Program tersebut juga melaporkan peningkatan pertumbuhan ketika tanaman mendapatkan perlakuan budidaya berupa mulsa dan pemupukan.
Meski demikian, mulsa sebaiknya tidak ditumpuk menempel langsung pada batang. Sisakan ruang di sekitar pangkal batang agar area tersebut tidak terus-menerus lembap.
7. Berikan Pupuk Secara Bijak
Tabebuya membutuhkan nutrisi untuk membangun akar, batang, daun, dan tajuk. Pada fase awal, pupuk organik matang atau kompos dapat digunakan sebagai bagian dari perbaikan media tanah.
Namun, lebih banyak pupuk tidak otomatis berarti pohon akan tumbuh lebih cepat. Pemberian pupuk sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tanaman dan tanah. Terlalu berlebihan justru dapat mengganggu keseimbangan pertumbuhan.
Program budidaya tabebuya di Lubuk Linggau menggunakan modifikasi pupuk NPK 10-30-10 bersama penggunaan mulsa dan melaporkan pertumbuhan tahunan yang lebih tinggi dibandingkan kondisi sebelumnya. Data tersebut merupakan hasil program budidaya tertentu, sehingga tidak sebaiknya dianggap sebagai dosis universal untuk semua tabebuya di halaman rumah.
Untuk taman rumah, pendekatan yang lebih aman adalah menggunakan kompos matang secara berkala dan mengikuti dosis pupuk komersial sesuai petunjuk produk.
Advertisement
8. Kendalikan Gulma di Sekitar Pohon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3589604/original/010653900_1633075744-QR9A7824__1___1_.jpg)
Rumput liar yang tumbuh rapat di sekitar bibit dapat bersaing mendapatkan air dan nutrisi. Pada saat tabebuya masih kecil, persaingan ini lebih terasa karena sistem perakarannya belum berkembang luas.
Bersihkan gulma secara rutin di sekitar area perakaran. Penyiangan juga membuat tanah lebih mudah diperiksa sehingga pemilik rumah dapat mengetahui apakah media terlalu kering atau justru terlalu basah.
Penggunaan mulsa dapat membantu mengurangi kemunculan gulma. Dalam program budidaya Pertamina Patra Niaga, penggunaan mulsa dilaporkan mampu menekan pertumbuhan gulma secara signifikan.
9. Pangkas Cabang yang Mati atau Rusak
Pemangkasan tidak perlu dilakukan secara berlebihan ketika tabebuya masih muda. Prioritaskan cabang yang mati, patah, sakit, atau tumbuh dengan arah yang berpotensi mengganggu bentuk pohon.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar menyebut tabebuya termasuk pohon dengan pemeliharaan rendah dan pemangkasan terutama diperlukan untuk menghilangkan bagian yang mati atau rusak.
Ketika pohon mulai besar, pemangkasan dapat membantu membentuk tajuk dan mempertahankan struktur percabangan yang lebih rapi. University of Florida juga menjelaskan bahwa pemangkasan dapat digunakan untuk membentuk percabangan yang lebih tinggi dan melengkung pada trumpet tree.
10. Jangan Terburu-buru Mengharapkan Bunga
Pertumbuhan dan pembungaan merupakan dua hal yang berkaitan tetapi tidak selalu berjalan dengan kecepatan yang sama. Bibit muda biasanya membutuhkan waktu untuk membangun sistem perakaran dan tajuk sebelum mencapai fase pembungaan yang menarik.
Karena itu, jika tujuan utama menanam tabebuya adalah mendapatkan halaman dengan bunga lebat, jangan hanya mengejar pertumbuhan tinggi. Pastikan tanaman sehat, mendapatkan cahaya yang cukup, dan memiliki akar yang berkembang baik.
Tabebuya memang dikenal menghasilkan bunga dalam jumlah banyak ketika memasuki musim berbunga. Pemerintah Kota Denpasar juga mencatat pembungaan tabebuya dapat berlangsung lebat sejak awal musim kemarau hingga menjelang musim hujan.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293747/original/029068200_1783747452-tabebuya_5.jpeg)
Ada beberapa kesalahan yang sering membuat bibit tabebuya tumbuh lambat. Pertama, menanamnya di tempat yang terlalu teduh. Kedua, menyiram terlalu banyak karena mengira tanaman akan tumbuh lebih cepat jika selalu basah.
Kesalahan berikutnya adalah menanam bibit terlalu dalam. Pangkal batang sebaiknya tidak tertimbun tanah secara berlebihan. Tanah yang terlalu padat juga sebaiknya dihindari karena dapat menghambat perkembangan akar.
Selain itu, jangan menanam tabebuya tanpa memperhitungkan ukuran dewasanya. Meskipun pertumbuhan awal mungkin terlihat kecil, beberapa jenis trumpet tree dapat berkembang menjadi pohon berukuran besar. Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar menyebut tabebuya kuning dapat mencapai sekitar 8 meter, sedangkan sumber lain mencatat beberapa tabebuya dapat mencapai ukuran lebih besar tergantung jenis dan kondisi tumbuh.
Dengan memperhatikan pemilihan bibit, cahaya, kondisi tanah, air, nutrisi, dan ruang tumbuh, cara menanam pohon tabebuya di halaman rumah agar cepat tumbuh dapat dilakukan secara lebih terarah. Kuncinya bukan memberikan perlakuan sebanyak mungkin, melainkan menyediakan kondisi yang sesuai dan menjaga tanaman tetap sehat selama fase pertumbuhan awal.
Tanya Jawab Seputar Pohon Tabebuya
1. Apakah pohon tabebuya cocok ditanam di halaman rumah?
Ya. Tabebuya dapat menjadi pohon hias sekaligus peneduh di halaman rumah selama tersedia ruang tumbuh dan sinar matahari yang cukup. University of Florida IFAS menyebut trumpet tree juga dapat digunakan sebagai pohon peneduh pada area properti rumah.
2. Berapa lama pohon tabebuya bisa tumbuh besar?
Waktu pertumbuhan sangat dipengaruhi jenis, umur bibit, kondisi tanah, air, cahaya, dan nutrisi. Karena itu, tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua tanaman. Program budidaya tertentu di Lubuk Linggau melaporkan peningkatan pertumbuhan hingga sekitar 45 cm per tahun setelah penggunaan perlakuan khusus, tetapi angka tersebut tidak dapat dijadikan patokan mutlak untuk semua halaman rumah.
3. Apakah tabebuya harus terkena matahari langsung?
Sebaiknya iya. Tabebuya tumbuh dan berbunga lebih baik di lokasi dengan sinar matahari penuh. Area yang terlalu teduh dapat membuat pertumbuhan dan pembungaan tidak optimal.
4. Apakah pohon tabebuya tahan panas dan kekeringan?
Tabebuya memiliki toleransi kekeringan yang cukup tinggi, terutama setelah tanaman sudah mapan. Namun, bibit yang baru ditanam tetap membutuhkan penyiraman yang memadai sampai sistem akarnya berkembang.
5. Apakah akar pohon tabebuya merusak bangunan?
Tabebuya dikenal memiliki akar yang relatif tidak bermasalah untuk lingkungan perkotaan. Namun, seperti halnya pohon lain, penempatan tetap perlu mempertimbangkan ukuran pohon saat dewasa dan jaraknya dari bangunan, saluran, serta struktur halaman. Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar menyebut akar tabebuya tidak merusak rumah atau tembok dalam karakter penggunaannya sebagai tanaman penghias lingkungan.
Â
Â
Â
Â
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542214/original/027883300_1774936645-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8048512/original/040765400_1780894974-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-08T120236.131.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842263/original/039942900_1716616217-Gorengan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293745/original/018415000_1783747452-tabebuya_5a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318016/original/072363000_1786084838-fR81FBm77xq7g6WZQ6VLsgncCKsRHR7l0AcftzCX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318019/original/025412600_1786084842-0gc00o4FtIwlYYhUCRezVfCWfXNaKDYr62inHQfZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323963/original/007708900_1786684217-1a62ee7b-fa8b-4cb5-821a-f7095fdc051d.jpg)