Liputan6.com, Jakarta - Singkong goreng merupakan camilan sederhana yang banyak digemari karena teksturnya renyah di luar dan empuk di dalam. Kudapan gurih ini cocok menjadi teman minum teh atau kopi saat bersantai.
Singkong goreng memiliki perjalanan panjang sebelum dikenal luas sebagai camilan di Indonesia. Bahan utamanya, singkong, berasal dari Amerika Selatan dan kemudian menyebar ke berbagai wilayah tropis, termasuk Nusantara.
Agar menghasilkan singkong goreng yang renyah, merekah, dan gurih hingga ke bagian dalam, pemilihan umbi serta teknik pengolahan perlu diperhatikan. Proses perebusan atau pengukusan sebelum menggoreng dapat membantu menghasilkan tekstur yang lebih empuk dan merekah.
Advertisement
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang resep singkong goreng dan tips renyahnya, Senin (28/9/2026).
Resep Singkong Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360107/original/033386100_1790590427-goreng_singkong.jpg)
Bahan:
- 1 kg singkong
- 1 liter air
- 5 siung bawang putih, haluskan
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 1½–2 sdt garam
- ½ sdt kaldu bubuk, opsional
- Air es dan es batu secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Cara membuat:
- Kupas singkong, potong menjadi beberapa bagian, lalu cuci hingga bersih. Buang bagian tengah yang keras atau berserat jika terlihat.
- Didihkan air bersama bawang putih, ketumbar, garam, dan kaldu bubuk. Masukkan singkong, kemudian rebus selama sekitar 20–30 menit hingga empuk dan mudah ditusuk menggunakan garpu.
- Angkat singkong dan tiriskan. Jika ingin mendapatkan tekstur yang lebih merekah, masukkan singkong yang masih panas ke dalam air es selama 10–15 menit, lalu tiriskan kembali hingga tidak terlalu basah.
- Panaskan minyak dalam jumlah banyak dengan api sedang hingga cukup panas. Goreng singkong secara bertahap agar suhu minyak tetap terjaga dan singkong matang merata. Goreng hingga permukaannya berwarna kuning keemasan dan garing.
- Angkat singkong, tiriskan minyaknya, lalu sajikan selagi hangat.
Advertisement
Tips Singkong Goreng Renyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360108/original/042353400_1790590427-HL_singkong.jpg)
Melansir dari The Spruce Eats, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar singkong goreng memiliki tekstur yang renyah di luar dan empuk di dalam.
Teknik seperti merebus singkong hingga cukup empuk, meniriskannya dengan baik, serta menggoreng dalam minyak yang sudah panas dapat membantu menghasilkan tekstur yang lebih garing.
1. Kupas singkong hingga bersih
Gunakan singkong segar, lalu kupas seluruh kulitnya menggunakan pisau. Setelah itu, potong singkong menjadi beberapa bagian agar lebih mudah diolah. Pastikan tidak ada sisa kulit yang masih menempel sebelum masuk ke tahap perebusan.
2. Buang bagian tengah yang berserat
Singkong memiliki bagian tengah yang cenderung keras dan berserat. Setelah dipotong, periksa bagian dalamnya dan buang serat yang terlihat. Langkah ini membantu menghasilkan tekstur singkong yang lebih lembut dan nyaman saat disantap.
3. Rebus hingga empuk
Rebus singkong dalam air sampai teksturnya cukup lunak dan mudah ditusuk menggunakan garpu. The Spruce Eats menggunakan waktu sekitar 20–30 menit untuk merebus yuca. Perebusan membantu mematangkan bagian dalam sehingga proses penggorengan dapat difokuskan untuk membuat permukaan singkong menjadi kecokelatan dan renyah.
4. Tiriskan hingga tidak terlalu basah
Setelah singkong matang, tiriskan airnya hingga benar-benar berkurang. Periksa kembali potongan singkong dan buang serat yang masih tersisa jika ada. Singkong yang sudah ditiriskan kemudian siap masuk ke tahap penggorengan.
5. Pastikan minyak sudah panas
Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang hingga tinggi sebelum memasukkan singkong. Sumber tersebut menggunakan suhu sekitar 350°F atau 177°C. Minyak yang sudah mencapai suhu yang sesuai membantu permukaan singkong cepat berubah menjadi keemasan sehingga bagian luarnya dapat terasa lebih renyah.
6. Goreng secara bertahap hingga keemasan
Masukkan singkong ke dalam minyak secara bertahap dan jangan memenuhi wajan. Goreng sambil sesekali membalik potongan agar seluruh permukaannya matang secara merata. Setelah warnanya berubah menjadi keemasan, angkat menggunakan saringan atau penjepit, lalu tiriskan minyaknya sebelum disajikan.
Tips Memilih Singkong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360109/original/049527900_1790590427-singkong_bahan.jpg)
1. Pilih Singkong yang Masih Segar
Pilih singkong yang terlihat segar dan baru, bukan yang sudah lama disimpan. Singkong yang masih segar umumnya memiliki tekstur lebih baik sehingga cocok untuk diolah menjadi singkong goreng.
2. Perhatikan Kulit Singkong
Pilih singkong dengan kulit yang masih melekat baik dan tidak terlihat terlalu kering atau keriput. Hindari umbi dengan banyak bagian kulit yang menghitam atau menunjukkan tanda pembusukan.
3. Pilih Singkong dengan Daging Berwarna Putih
Setelah sedikit bagian kulitnya dikupas, perhatikan warna daging singkong. Pilih umbi dengan daging berwarna putih atau putih kekuningan dan tampak bersih.
4. Pastikan Dagingnya Padat dan Tidak Lembek
Singkong yang baik terasa padat ketika ditekan. Hindari singkong yang terasa lembek, berair berlebihan, atau memiliki bagian yang mudah hancur karena dapat menjadi tanda kualitasnya sudah menurun.
5. Hindari Singkong dengan Bercak atau Bagian Busuk
Periksa permukaan dan bagian dalam singkong untuk memastikan tidak terdapat bercak gelap, perubahan warna yang mencurigakan, atau bagian yang membusuk. Pilih umbi yang kondisinya masih utuh dan bersih.
6. Pilih Ukuran yang Seragam
Untuk membuat singkong goreng, pilih beberapa umbi dengan ukuran yang relatif seragam. Singkong dengan ukuran yang tidak terlalu berbeda akan lebih mudah dipotong dan menghasilkan potongan yang matang lebih merata saat diolah.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Singkong Goreng
Bagaimana sejarah singkong di Indonesia?
Singkong berasal dari Brasil dan dibawa Portugis ke Maluku sekitar abad ke-16. Tanaman ini kemudian menyebar ke berbagai wilayah Nusantara dan mulai dikembangkan secara komersial pada awal abad ke-19.
Bagaimana cara memilih singkong yang baik untuk digoreng?
Pilih singkong yang masih segar, dagingnya berwarna putih, dan kulit arinya mudah dikupas. Hindari umbi yang memiliki bercak gelap, bagian busuk, atau terasa terlalu lembek.
Apa rahasia agar singkong goreng bisa merekah?
Setelah direbus hingga empuk, singkong dapat langsung direndam dalam air es selama sekitar 10–15 menit. Perubahan suhu tersebut dapat membantu menghasilkan tekstur yang lebih merekah saat digoreng.
Berapa lama singkong perlu direbus sebelum digoreng?
Singkong umumnya direbus sekitar 20–30 menit, tergantung ukuran dan kondisinya. Pastikan sudah empuk dan mudah ditusuk menggunakan garpu sebelum digoreng.
Mengapa singkong goreng bisa keras atau tidak merekah?
Hasilnya dapat dipengaruhi oleh jenis dan kondisi singkong, proses perebusan, serta suhu minyak. Singkong yang terlalu tua atau kurang matang saat direbus cenderung menghasilkan tekstur yang lebih keras.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359742/original/014720700_1790573611-HOAX__26_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359880/original/077733700_1790582075-Cek_fakta_-_Romo_Koko_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360106/original/023814300_1790590427-singkong_goreng.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360114/original/085775800_1790591171-Gemini_Generated_Image_wruczfwruczfwruc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359934/original/098259200_1790584346-7e1fc863-56be-4b88-9e7b-b56d1fc79b08.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331698/original/092282600_1787560032-A.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359529/original/039028500_1790560435-9b6eff05-5b14-4359-ba5f-d59f4e188404.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349348/original/019417900_1789523576-91c0ee50-6d97-40aa-bd42-cc2d3b3ef269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357148/original/030630300_1790235118-pexels-makafood-82669418-8897410.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344168/original/068206000_1788938437-01M20WXSGNRBEEZ35P5YRWJ0TR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359041/original/076292000_1790477635-Gemini_Generated_Image_6qvcl16qvcl16qvc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349488/original/062475900_1789530080-01M2JSXDCNMT7A94NA9VHEDQ6P.jpg)