Liputan6.com, Jakarta - Keramik kamar mandi yang awalnya putih atau cerah bisa berubah menguning seiring waktu. Salah satu penyebab yang cukup sering adalah sisa sabun dan produk mandi yang menempel di permukaan keramik.
Jika tidak segera dibersihkan, residu tersebut dapat bercampur dengan mineral dari air, kotoran, serta minyak dari tubuh sehingga membentuk lapisan kusam berwarna kekuningan. Keramik pun terlihat kotor meskipun sebenarnya rutin disikat.
Kabar baiknya, cara membersihkan keramik kamar mandi yang menguning karena sabun tidak selalu membutuhkan cairan pembersih khusus. Beberapa bahan yang ada di rumah dapat dimanfaatkan untuk membantu meluruhkan noda tersebut. Beriku ulasan Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber.
Advertisement
1. Gunakan Baking Soda dan Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5127347/original/077423600_1739168445-front-view-eco-friendly-cleaning-brushes-with-lemon-baking-soda.jpg)
Baking soda dapat digunakan sebagai bahan pembersih ringan untuk membantu mengangkat lapisan kotoran yang menempel.
Caranya:
- Campurkan baking soda dengan sedikit air sampai menjadi pasta.
- Oleskan pada bagian keramik yang menguning.
- Diamkan sekitar 10–15 menit.
- Gosok perlahan menggunakan spons atau sikat berbulu lembut.
- Bilas menggunakan air bersih.
- Keringkan permukaan keramik.
Cara ini cocok dicoba pada noda sabun yang belum terlalu tebal.
2. Campurkan Cuka dengan Air
Cuka rumah tangga yang mengandung asam asetat dapat membantu melonggarkan sebagian endapan mineral dan residu pada permukaan kamar mandi.
Campurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sesuai untuk pembersihan ringan, kemudian aplikasikan pada area yang bernoda. Diamkan beberapa menit, lalu gosok menggunakan spons dan bilas sampai bersih.
Jangan mencampurkan cuka dengan pemutih pakaian atau produk pembersih yang mengandung klorin, karena dapat menghasilkan gas berbahaya.
3. Gunakan Sabun Cuci Piring untuk Lapisan Licin
Jika warna kuning berasal dari campuran sisa sabun, minyak tubuh, dan kotoran, sabun cuci piring dapat dicoba sebagai pembersih awal.
Tuangkan sedikit sabun cuci piring pada spons basah, kemudian gosok bagian keramik yang terasa licin atau memiliki lapisan kusam. Setelah itu, bilas sampai tidak ada sisa sabun.
Cara ini sederhana dan cocok dilakukan sebagai pembersihan rutin agar lapisan kotoran tidak semakin tebal.
Advertisement
4. Manfaatkan Air Hangat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465076/original/054624800_1767757990-Larutan_Cuka_Putih_dan_Air_Hangat.jpg)
Air hangat dapat membantu melunakkan sisa sabun yang menempel sehingga lebih mudah dibersihkan.
Siram atau lap permukaan keramik menggunakan air hangat, kemudian aplikasikan sabun cuci piring atau pembersih yang sesuai. Gosok menggunakan spons dan bilas.
Hindari menggunakan air yang terlalu panas, terutama pada permukaan atau material kamar mandi yang tidak tahan panas.
5. Gunakan Pasta Baking Soda dan Cuka Secara Terpisah
Baking soda dan cuka sering digunakan sebagai bahan pembersih rumahan. Namun, keduanya tidak harus dicampurkan dalam satu wadah.
Saat dicampurkan, keduanya akan bereaksi dan menghasilkan gelembung. Reaksi tersebut memang terlihat seperti sedang membersihkan noda, tetapi mencampurkan bahan tidak otomatis membuatnya menjadi pembersih yang lebih kuat.
Untuk noda membandel, lebih baik gunakan baking soda sebagai pasta, gosok perlahan, lalu bilas. Jika masih terdapat kerak mineral, cuka yang sudah diencerkan dapat digunakan secara terpisah pada permukaan yang sesuai.
Cara Membersihkan Nat Keramik yang Ikut Menguning
Selain permukaan keramik, bagian nat juga sering berubah warna karena terkena air, sabun, dan kotoran.
Untuk membersihkannya, buat pasta dari baking soda dan sedikit air. Oleskan pada nat, kemudian sikat menggunakan sikat gigi bekas atau sikat kecil.
Gosok secara perlahan agar nat tidak terkikis. Setelah itu, bilas dengan air bersih dan keringkan.
Jika nat sudah berubah warna secara permanen, berjamur berat, atau mengalami kerusakan, pembersihan biasa mungkin tidak cukup dan bagian tersebut dapat membutuhkan perbaikan atau penggantian.
Jangan Langsung Menggosok Keramik dengan Sikat Kasar
Noda kuning yang membandel memang membuat orang ingin menggunakan sikat sekeras mungkin. Namun, cara ini justru dapat menyebabkan permukaan tertentu tergores atau menjadi lebih kusam.
Mulailah dengan spons atau sikat berbulu lembut. Jika noda belum terangkat, baru tingkatkan metode pembersihan secara bertahap.
Untuk keramik bertekstur, gunakan sikat kecil agar kotoran di bagian cekungan lebih mudah terangkat.
Â
Hindari Mencampur Sembarangan Bahan Pembersih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5409088/original/097069200_1762845981-Gemini_Generated_Image_3p6jcg3p6jcg3p6j.png)
Ini bagian yang penting saat mencoba membersihkan kamar mandi menggunakan bahan rumahan.Jangan mencampurkan pemutih berbahan klorin dengan cuka, asam, atau produk pembersih lainnya. Kombinasi bahan tertentu dapat menghasilkan gas berbahaya.
Sebaiknya gunakan satu metode pembersihan dalam satu waktu, bilas permukaan hingga bersih, kemudian gunakan metode lain jika masih diperlukan.
Gunakan sarung tangan dan pastikan ventilasi kamar mandi cukup baik selama proses pembersihan.
Agar Keramik Kamar Mandi Tidak Cepat Menguning Lagi
Membersihkan noda yang sudah tebal membutuhkan waktu dan tenaga. Karena itu, lebih mudah mencegah sisa sabun menumpuk.
Beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan yaitu:
- Bilas dinding dan lantai setelah mandi.
- Jangan membiarkan busa sabun mengering di permukaan keramik.
- Bersihkan keramik secara rutin sebelum noda menjadi tebal.
- Gunakan wiper untuk mengurangi air yang tertinggal di dinding kamar mandi.
- Pastikan kamar mandi memiliki sirkulasi udara yang baik.
- Bersihkan bagian nat secara berkala.
- Segera bersihkan tumpahan sampo, sabun cair, atau produk mandi lainnya.
Khusus untuk kamar mandi yang sering digunakan, pembersihan ringan secara rutin biasanya lebih mudah daripada menunggu sampai keramik berubah kuning dan terasa licin.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah baking soda bisa membersihkan keramik kamar mandi yang menguning?
Baking soda dapat membantu membersihkan residu dan kotoran yang menempel pada permukaan keramik. Untuk noda ringan, baking soda yang dibuat menjadi pasta dapat digunakan lalu digosok perlahan.
Apakah cuka bisa menghilangkan noda kuning di keramik kamar mandi?
Cuka dapat membantu melonggarkan sebagian endapan mineral dan kotoran pada permukaan yang tahan terhadap bahan asam. Namun, sebaiknya cek terlebih dahulu jenis material dan hindari penggunaannya pada permukaan yang sensitif terhadap asam.
Bagaimana supaya keramik kamar mandi tidak cepat menguning?
Bersihkan sisa sabun secara rutin, bilas permukaan setelah mandi, kurangi genangan air dan pastikan kamar mandi memiliki sirkulasi udara yang baik. Membersihkan noda sejak masih tipis jauh lebih mudah daripada menunggu sampai menumpuk.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354030/original/018131800_1789992594-cek_fakta_KM_Virgo_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7368499/original/067001900_1780149167-Jepretan_Layar_2026-05-27_pukul_20.44.42.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5464778/original/023449500_1767744873-Bersihkan_Secara_Rutin_dan_Tuntas_dengan_Sikat_Khusus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337042/original/004397600_1788229732-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354362/original/027074200_1790048972-Pink_Lembut__Buff_Pink_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4218671/original/089920200_1667890950-pexels-liliana-drew-9462766_1_.jpg)