Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Penerbangan Jet

Penerbangan jet Boeing 737-800 resmi kembali beroperasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada Jumat 14 Agustus 2026.

Diterbitkan 14 Agustus 2026, 23:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bandara Husein Sastranegara Bandung resmi kembali melayani penerbangan pesawat jet berbadan sedang Boeing 737-800 NG pada Jumat (14/8/2026).

Kembalinya operasional penerbangan jet ini ditandai dengan kedatangan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 335 dari Denpasar, Bali, sekaligus menjadi momen penting setelah bandara tersebut tidak lagi melayani penerbangan jet berjadwal sejak 2023.

Pesawat Boeing 737-800 NG milik Garuda Indonesia mendarat di Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 10.29 WIB setelah lepas landas dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Kedatangan pesawat disambut dengan prosesi water salute, tradisi penghormatan dalam dunia penerbangan untuk menandai penerbangan perdana atau momen penting operasional bandara.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad Rizal Pahlevi bersama Wakil Direktur Utama Achmad Syahir menyambut langsung penumpang GA 335 di terminal kedatangan.

Para penumpang menerima pengalungan kain khas, disambut tari Merak, serta memperoleh hadiah spesial yang ditempatkan di atas bagasi mereka.

Tidak lama setelah kedatangan tersebut, Garuda Indonesia kembali mengoperasikan penerbangan GA 334 dari Bandara Husein Sastranegara menuju Denpasar yang lepas landas sekitar pukul 11.35 WIB.

Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan keberhasilan penerbangan tersebut menunjukkan seluruh fasilitas operasi dan pelayanan bandara telah siap mendukung operasional pesawat jet berbadan sedang atau narrow body seperti Boeing 737-800.

 

Sertifikasi Kemenhub

Menurut Mohammad Rizal Pahlevi, Bandara Husein Sastranegara terakhir kali melayani penerbangan jet berjadwal pada 2023. Untuk mengaktifkan kembali layanan tersebut, InJourney Airports melakukan berbagai persiapan intensif selama sekitar dua bulan terakhir.

“Terakhir kali bandara ini melayani penerbangan jet berjadwal pada 2023," kata dia, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (14/8/2026).

InJourney Airports memastikan terpenuhinya aspek security, safety, services, dan compliance atau 3S dan 1C. Sejalan ini, Kementerian Perhubungan menerbitkan sertifikasi bahwa Bandara Husein Sastranegara dapat kembali melayani pesawat jet berjadwal Boeing 737-800. 

Kementerian Perhubungan sebelumnya menerbitkan Sertifikat Bandar Udara (SBU) Nomor 005.1/SBU/VII/2026 pada 23 Juli 2026 kepada PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara.

Sertifikat tersebut menjadi persyaratan resmi agar bandara dapat kembali melayani operasional pesawat jet berbadan sedang sekelas Boeing 737-800.

Mohammad Rizal Pahlevi juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung proses optimalisasi penerbangan di Bandara Husein Sastranegara hingga seluruh tahapan dapat diselesaikan.

 

Pengembangan Rute Internasional

Setelah optimalisasi operasional penerbangan jet selesai dilakukan, Bandara Husein Sastranegara kini melayani 12 rute penerbangan domestik. Rute tersebut menghubungkan Bandung dengan Palembang, Lampung, Yogyakarta, Denpasar, Medan, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Batam, Padang, Pontianak, dan Pekanbaru.

Mohammad Rizal Pahlevi menegaskan InJourney Airports akan terus mengembangkan konektivitas udara dari Bandung, termasuk membuka peluang pengembangan rute internasional melalui koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, maskapai, dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Dari sisi fasilitas, terminal penumpang Bandara Husein Sastranegara memiliki luas sekitar 12.000 meter persegi dengan kapasitas mencapai 3,4 juta penumpang per tahun. Fasilitas tersebut didukung 26 konter check-in, 6 unit self check-in kiosk, serta conveyor belt terbaru di area pengambilan bagasi.

Selain peningkatan fasilitas operasional, InJourney Airports juga melakukan renovasi dan beautifikasi pada sisi udara, terminal penumpang, dan area sisi darat bandara. Konsep baru Bandara Husein Sastranegara menggabungkan desain modern dengan sentuhan kearifan budaya Jawa Barat untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi penumpang dan pengguna jasa bandara.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6