Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat hingga tembus 6.400 pada penutupan perdagangan saham, Jumat, (14/8/2026). Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan, kenaikan IHSG dipicu oleh pelaku pasar merespons positif Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup naik 1,59% menjadi 6.401,88. Indeks saham LQ45 melompat 0,82% menjadi 632,28. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.
Jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.401,88 dan level terendah 6.267,40. Sebanyak 334 saham menguat sehingga angkat IHSG. 268 saham melemah dan 191 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.745.884 kali dengan volume perdagangan saham 32,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,4 triliun.
Advertisement
Mengutip Antara, Jumat pekan ini, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Irvan Susandy menuturkan, pelaku pasar merespons positif Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo sehingga mendorong kenaikan IHSG.
Irvan mengatakan, pelaku pasar merespons positif laporan atas perkembangan Indonesia, stabilitas dan pertumbuhan ekonomi, serta peluang-peluang pertumbuhan dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Berarti market merespons positif atas laporan dari Pak Presiden (Prabowo) atas perkembangan Indonesia, pertumbuhan ekonomi, stabilitas yang ada, dan opportunity-opportunity dari pemerintahan Beliau (Presiden Prabowo)," tutur Irvan, dikutip dari Antara.
Seiring hal itu, BEI menyambut baik peluang-peluang pertumbuhan ekonomi nasional tersebut, yang dapat menjadi landasan bagi pasar modal Indonesia untuk terus bertumbuh dan berkembang ke depan.
“Kita sangat positif melihat itu, karena InsyaAllah ini menjadi landasan yang baik bagi kita untuk bertumbuh dan berkembang,” ujar Irvan.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, Ia mengatakan akan mendorong pertumbuhan perusahaan tercatat (emiten) dan akan berdampak terhadap pertumbuhan pasar modal Indonesia.
“Kalau pertumbuhan ekonomi baik, perusahaan tercatatnya tumbuh dengan baik, labanya tumbuh, pasti pasar modalnya juga akan tumbuh, karena kondisi dari si perusahaan tercatatnya juga akan semakin baik,” ujar Irvan.
Pasar Modal Indonesia Bakal Jadi Tujuan Investasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497597/original/013342400_1770638549-3.jpg)
Dengan emiten dan pasar modal yang tumbuh, Ia mengatakan, pertumbuhan itu akan mendorong pasar modal Indonesia menjadi tujuan investasi oleh para investor asing maupun domestik.
“Sehingga semakin investable dan saya yakin dengan pertumbuhan yang baik, stabilitas dalam negeri yang baik. Ini akan menjadi poin plus bagi negara kita untuk menahan investasi asing dan juga pasti para investor lokal akan semakin nyaman untuk bertransaksi dan menguntungkan,” ujar Irvan.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 dan Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya pada Jumat pekan ini.
Advertisement
Prabowo: Investasi dan Pertumbuhan Bukan Tujuan Akhir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323846/original/040358000_1786676777-Jepretan_Layar_2025-08-14_pukul_10.04.00.jpg)
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan, pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan merupakan tujuan akhir pembangunan, melainkan instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita," tutur dia.
Prabowo juga melaporkan realisasi investasi Indonesia pada 2025 mencapai Rp 1.931 triliun dan menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja, serta optimistis dengan kebijakan yang tepat dan rasional, pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun bisa mencapai 6%.
"Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6 persen," ujar Prabowo.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8228972/original/000657200_1781089339-cek_fakta_-_bantuan_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2141080/original/044539900_1525361942-spbu_pertamina_palembang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303107/original/029463000_1754045559-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_16.22.16.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4125198/original/067572100_1660620392-034767200_1629097436-20210816-Jokowi-Sidang-Paripurna-DPR-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184984/original/001805500_1744356237-Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)