Cara Menanam Pakcoy Hidroponik Paling Mudah Ditirukan, Cepat Panen Tanpa Perawatan Rumit

Cara menanam pakcoy hidroponik paling mudah bisa dilakukan di rumah dengan alat sederhana dan biaya murah.

Diterbitkan 09 April 2026, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara menanam pakcoy hidroponik paling mudah semakin dilirik. Hidroponik sendiri adalah Hidroponik adalah metode budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah (soilless) yang mengandalkan air kaya nutrisi sebagai media tanam utama. 

Pakcoy menjadi salah satu jenis sayuran yang paling cocok untuk hidroponik karena mudah tumbuh, cepat panen, dan tidak membutuhkan perawatan rumit. Bahkan, Anda bisa memulainya hanya dengan botol bekas, baskom, atau rak sederhana di teras rumah.

Di bawah ini akan diuraikan secara khusus tentang cara menanam pakcoy hidroponik paling mudah yang bisa Anda tiru dengan alat sederhana dan biaya murah. Simak penjelasan selengkapnya berikut, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (9/4/2026).

Persiapan Awal: Alat dan Bahan untuk Menanam Pakcoy Hidroponik

Sebelum memulai proses penanaman, ada beberapa alat dan bahan yang perlu Anda siapkan. Mempersiapkan semuanya dengan baik adalah kunci keberhasilan dalam cara menanam pakcoy hidroponik paling mudah.

  • Media Tanam: Rockwool adalah media tanam yang paling umum dan direkomendasikan untuk hidroponik karena kemampuannya menahan air dan udara dengan baik. Alternatif lain yang bisa digunakan antara lain spon, arang sekam, cocopeat, perlite, vermiculite, hydroton, atau batu kerikil.
  • Bibit Pakcoy: Pilih benih pakcoy berkualitas tinggi atau varietas unggul untuk memastikan pertumbuhan yang optimal dan hasil panen yang serempak.
  • Netpot: Wadah kecil berlubang yang berfungsi menopang tanaman dan media tanam di atas larutan nutrisi.
  • Nutrisi Hidroponik (AB Mix): Pupuk khusus hidroponik yang mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap. Nutrisi AB Mix banyak dijual di pasaran dalam bentuk cair atau butiran.
  • Air Baku: Gunakan air dengan kandungan PPM (Parts Per Million) rendah, idealnya di bawah 100 atau bahkan di bawah 20. Air sumur, air sungai, atau air buangan AC bisa menjadi pilihan. Jika menggunakan air PAM, endapkan terlebih dahulu selama seminggu.
  • Wadah/Tandon Nutrisi: Bisa berupa ember, baskom, botol bekas, box styrofoam, atau box buah bekas yang dilapisi plastik agar tidak bocor.
  • Sumbu (untuk Sistem Wick): Kain flanel adalah pilihan yang baik karena daya serap airnya tinggi, berfungsi mengalirkan nutrisi dari tandon ke media tanam.
  • Alat Potong: Gergaji besi atau cutter untuk memotong rockwool.
  • Alat Pengukur pH: Penting untuk memantau keasaman larutan nutrisi.
  • TDS/EC Meter (Opsional): Alat untuk mengukur kepekatan larutan nutrisi (PPM). Sangat membantu untuk memastikan dosis nutrisi yang tepat.

Cara Menanam Pakcoy Hidroponik Paling Mudah

1. Tahap Penyemaian Bibit

Penyemaian adalah langkah awal yang krusial untuk menumbuhkan pakcoy. Pertama, rendam benih pakcoy dalam air hangat kuku selama sekitar 30 menit, lalu pilih benih yang tenggelam dan buang yang mengambang. Atau, rendam benih dalam air hangat selama 12-24 jam untuk mempercepat perkecambahan.

Selanjutnya, potong rockwool menjadi kubus kecil berukuran sekitar 2x2 cm atau 2.5 cm, kemudian buat lubang kecil di tengah setiap kubus. Masukkan satu benih pakcoy yang sudah berkecambah ke dalam setiap lubang rockwool.

Basahi rockwool dengan air biasa, lalu letakkan di tempat yang tertutup dan teduh. Siram dua kali sehari, pastikan media tanam lembap tetapi tidak becek. Benih akan berkecambah dalam 1-4 hari. Setelah berkecambah, kenalkan tanaman dengan sinar matahari secara bertahap, hindari paparan sinar matahari terik langsung pada awalnya. Tahap penyemaian ini umumnya memakan waktu 7-10 hari atau hingga tanaman memiliki 4-5 helai daun.

2. Persiapan Larutan Nutrisi

Larutan nutrisi adalah "makanan" utama bagi tanaman hidroponik pakcoy. Nutrisi AB Mix terdiri dari dua bagian, A dan B. Larutkan masing-masing bagian secara terpisah sesuai petunjuk pada kemasan untuk membuat larutan pekat. Kemudian, campurkan larutan pekat ini ke dalam tandon air dengan perbandingan yang tepat.

pH air yang ideal untuk pertumbuhan pakcoy hidroponik adalah antara 6.0 hingga 7.0. Gunakan alat pengukur pH untuk memantau dan menyesuaikan pH air; jika pH terlalu tinggi, gunakan pH down, dan jika terlalu rendah, gunakan pH up.

Kepekatan nutrisi (PPM) perlu disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman.

  • Pada minggu pertama setelah pindah tanam, berikan nutrisi dengan konsentrasi sekitar 500 PPM.
  • Minggu kedua, tingkatkan menjadi 700 PPM.
  • Minggu ketiga, naikkan menjadi 900 PPM.
  • Pada minggu keempat hingga kelima, pertahankan pada 1200 PPM.
  • Menjelang panen (minggu keenam hingga kedelapan), bisa ditingkatkan hingga 1300 PPM.

Secara umum, kisaran 1050-1400 PPM adalah ideal untuk pakcoy, dengan konsentrasi 1000 ppm AB Mix juga terbukti efektif.

Pastikan sirkulasi air nutrisi berjalan baik untuk menyediakan oksigen terlarut yang cukup bagi akar tanaman. Menjaga suhu air nutrisi tetap dingin juga penting untuk menjaga stabilitas pH dan mendukung pertumbuhan pakcoy.

3. Pemindahan Bibit ke Sistem Hidroponik

Setelah bibit memiliki 2-4 daun sejati, biasanya sekitar 10 hari setelah semai, bibit pakcoy siap dipindahkan. Pindahkan rockwool yang berisi bibit ke dalam netpot. Letakkan netpot yang sudah berisi bibit ke dalam lubang pada sistem hidroponik yang telah Anda siapkan, seperti sistem rakit apung, NFT (Nutrient Film Technique), atau sistem wick. Sistem wick adalah pilihan yang sangat mudah untuk pemula dalam cara menanam pakcoy hidroponik paling mudah.

4. Perawatan Rutin

Perawatan yang konsisten akan memastikan pertumbuhan pakcoy yang optimal. Lakukan pengecekan pH dan PPM larutan nutrisi secara rutin, setidaknya setiap beberapa hari, dan sesuaikan jika diperlukan. Seiring pertumbuhan tanaman, volume air dalam tandon akan berkurang karena diserap tanaman; tambahkan air dan nutrisi sesuai kebutuhan, karena tanaman yang lebih besar akan menyerap lebih banyak air.

Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup, minimal 6-8 jam sehari. Jika cuaca terlalu panas, berikan naungan untuk menghindari stres pada tanaman. Periksa tanaman secara berkala dari serangan hama. Untuk budidaya skala kecil, hama bisa dikendalikan secara manual; jika diperlukan, gunakan pestisida nabati, hindari pestisida kimia.

5. Panen

Masa panen pakcoy hidroponik relatif cepat. Pakcoy dapat dipanen sekitar 3-4 minggu atau 30-45 hari setelah tanam. Beberapa varietas bahkan bisa dipanen sebagai baby pakcoy pada usia 20-25 hari. Waktu terbaik untuk panen adalah pagi atau sore hari agar pakcoy tetap segar. Anda bisa memanen seluruh tanaman sekaligus atau memanen daun-daun terluar secara bertahap untuk konsumsi pribadi, sehingga tanaman bisa terus berproduksi.

Resep Lengkap Nutrisi AB Mix untuk Pakcoy Hidroponik

Nutrisi AB Mix adalah komponen vital dalam hidroponik. Umumnya, nutrisi ini terdiri dari dua bagian, yaitu nutrisi A dan nutrisi B, yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman pakcoy.

Komposisi Unsur Hara Esensial:

  • Makro: Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Sulfur (S), Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O).
  • Mikro: Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Seng (Zn), Tembaga (Cu), Molibdenum (Mo).

Cara Meracik Nutrisi AB Mix (Jika Anda membeli dalam bentuk bubuk pekat):

  1. Larutan Stok A: Larutkan pupuk bagian A (biasanya mengandung Kalsium Nitrat) ke dalam air bersih hingga konsentrasi yang direkomendasikan produsen (misalnya, 1 liter air untuk 100 gram pupuk A). Aduk hingga larut sempurna.
  2. Larutan Stok B: Larutkan pupuk bagian B (biasanya mengandung Magnesium Sulfat, Kalium Nitrat, Mono Kalium Fosfat, dan unsur mikro) ke dalam air bersih hingga konsentrasi yang direkomendasikan produsen (misalnya, 1 liter air untuk 100 gram pupuk B). Aduk hingga larut sempurna.

Penting: Jangan pernah mencampur larutan stok A dan B secara langsung dalam bentuk pekat, karena dapat menyebabkan pengendapan unsur hara.

Setelah memiliki larutan stok A dan B, Anda bisa menggunakannya untuk larutan nutrisi harian. Siapkan air baku dengan PPM rendah. Ambil sejumlah air baku yang akan digunakan untuk tandon. Tambahkan larutan stok A, aduk rata. Kemudian tambahkan larutan stok B, aduk kembali. Perbandingan umum adalah 1:5:5 (1 bagian larutan stok A, 5 bagian air, 5 bagian larutan stok B), namun ini bisa bervariasi tergantung produk dan kebutuhan tanaman.

Gunakan TDS meter untuk mengukur PPM larutan. Sesuaikan dosis larutan stok A dan B hingga mencapai PPM yang diinginkan sesuai fase pertumbuhan pakcoy (misalnya, 500 PPM untuk awal, hingga 1200-1400 PPM menjelang panen). Setelah PPM tercapai, ukur pH larutan dan sesuaikan ke rentang 6.0-7.0.

Tips Tambahan untuk Keberhasilan Menanam Pakcoy Hidroponik

Untuk memastikan Anda mendapatkan hasil terbaik dari cara menanam pakcoy hidroponik paling mudah ini, perhatikan tips tambahan berikut:

  • Kualitas Air Baku: Selalu prioritaskan penggunaan air baku dengan PPM rendah. Air hujan juga sangat baik untuk hidroponik.
  • Sirkulasi Oksigen: Pastikan larutan nutrisi memiliki sirkulasi yang baik dan kaya oksigen. Anda bisa menggunakan aerator (pompa udara akuarium) untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air.
  • Jaga Suhu Air: Suhu air nutrisi yang stabil dan cenderung dingin akan membantu menjaga pH tetap optimal dan mencegah pertumbuhan alga.
  • Observasi Tanaman: Amati terus pertumbuhan tanaman Anda. Daun menguning bisa jadi tanda kekurangan nutrisi, sementara daun gosong bisa jadi kelebihan nutrisi. Sesuaikan PPM secara bertahap berdasarkan respons tanaman.
  • Kebersihan: Jaga kebersihan sistem hidroponik untuk mencegah penyakit dan hama.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa keuntungan utama menanam pakcoy secara hidroponik?

Keuntungan utamanya adalah tidak memerlukan tanah, cocok untuk lahan terbatas, hasil panen lebih sehat karena bebas pestisida, kandungan nutrisi lebih tinggi, dan masa panen lebih cepat.

2. Media tanam apa yang paling direkomendasikan untuk pakcoy hidroponik?

Rockwool adalah media tanam yang paling umum dan direkomendasikan karena kemampuannya menahan air dan udara dengan baik.

3. Berapa pH dan PPM ideal untuk larutan nutrisi pakcoy hidroponik?

pH ideal berkisar antara 6.0-7.0, sedangkan PPM nutrisi bervariasi dari 500 PPM pada awal pertumbuhan hingga 1200-1400 PPM menjelang panen.

4. Kapan waktu yang tepat untuk memindahkan bibit pakcoy ke sistem hidroponik?

Bibit siap dipindahkan setelah memiliki 2-4 daun sejati, biasanya sekitar 10 hari setelah semai.

5. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk panen pakcoy hidroponik?

Pakcoy hidroponik dapat dipanen dalam waktu relatif singkat, sekitar 3-4 minggu atau 30-45 hari setelah tanam, bahkan ada yang bisa dipanen sebagai baby pakcoy pada usia 20-25 hari.

Â