Liputan6.com, Jakarta - Flek hitam menjadi salah satu masalah kulit yang kerap sulit diatasi, terutama ketika bekas jerawat, paparan sinar matahari, dan perubahan hormon menyebabkan warna kulit tidak merata.
Kondisi ini disebut hiperpigmentasi, yaitu penggelapan pada area kulit tertentu akibat produksi melanin, pigmen alami yang menentukan warna kulit, secara berlebihan. Hiperpigmentasi dapat berupa bintik kecokelatan akibat paparan matahari, bekas jerawat yang menghitam, serta melasma yang berkaitan dengan perubahan hormon.
Bercak tersebut bisa muncul di wajah maupun bagian tubuh lain dan bertahan selama berbulan-bulan. Memasuki usia 30-an, flek hitam dapat menjadi perhatian dalam rutinitas perawatan kulit.
Advertisement
Pemilihan produk dengan bahan aktif yang tepat dapat membantu menyamarkan noda gelap dan meratakan warna kulit. Namun, hasilnya bergantung pada penyebab hiperpigmentasi, jenis kulit, serta konsistensi perawatan.
Melansir Healthline, Jumat, 23Â Oktober 2026, hiperpigmentasi umumnya tidak selalu menandakan kondisi medis yang memerlukan pengobatan. Meski demikian, sebagian orang memilih melakukan perawatan untuk mengurangi tampilan bercak gelap.
Selain produk perawatan kulit, sejumlah bahan alami juga kerap digunakan sebagai pengobatan rumahan, meskipun bukti efektivitasnya masih terbatas. Di sisi lain, The New York Times menyoroti pentingnya penggunaan tabir surya untuk membantu mencegah flek hitam semakin gelap.
Paparan sinar ultraviolet dapat merangsang produksi melanin dan memperburuk hiperpigmentasi. Karena itu, penggunaan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap pagi menjadi langkah penting untuk melindungi kulit, termasuk saat cuaca mendung.
Kenali Bahan Aktif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3492946/original/037141000_1624604224-mathilde-langevin-Pv7SK92At0o-unsplash.jpg)
Salah satu cara merawat hiperpigmentasi di usia 30-an adalah memilih produk perawatan kulit berdasarkan kandungan bahan aktifnya, bukan sekadar popularitas merek atau harga. Sejumlah bahan yang dapat membantu menyamarkan flek hitam meliputi niacinamide, asam azelaic, asam kojik, retinoid, dan ekstrak licorice.
Setiap bahan memiliki mekanisme kerja berbeda, sehingga efektivitasnya bergantung pada jenis pigmentasi dan kondisi kulit. Retinoid, termasuk retinol yang tersedia dalam produk bebas, membantu mempercepat pergantian sel kulit serta memperbaiki tekstur dan tampilan warna kulit secara bertahap.
Meski bermanfaat, retinol dapat menyebabkan kulit kering, kemerahan, hingga iritasi, terutama pada awal pemakaian. Karena itu, gunakan produk secara bertahap dan hindari menggabungkan terlalu banyak bahan aktif sekaligus. Pastikan pula setiap kandungan sesuai dengan kebutuhan kulit untuk meminimalkan risiko iritasi.
Advertisement
Coba Perawatan Rumahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5304788/original/047819100_1754285980-katherine-jenswold-F0MdMJY2z54-unsplash__2_.jpg)
Selain produk perawatan kulit, sejumlah bahan alami kerap digunakan untuk membantu menyamarkan hiperpigmentasi, seperti lidah buaya, ekstrak bawang merah, air teh hitam, dan ekstrak licorice. Meski populer sebagai perawatan rumahan, efektivitasnya dalam memudarkan flek hitam masih perlu diteliti lebih lanjut.
Lidah buaya mengandung aloin dan aloesin yang diteliti karena potensinya dalam memengaruhi pembentukan melanin. Gel lidah buaya sering dioleskan pada area kulit yang mengalami perubahan warna, tetapi bukti ilmiah belum cukup untuk memastikan hasilnya konsisten.
Sementara itu, ekstrak bawang merah banyak ditemukan dalam produk perawatan bekas luka. Namun, bukti manfaatnya untuk mengatasi hiperpigmentasi masih terbatas.
Air teh hitam juga terkadang digunakan untuk menyamarkan bintik gelap, meski efektivitasnya belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Sebelum mencoba bahan alami, lakukan uji tempel untuk mengurangi risiko iritasi.
Hindari Perawatan Berlebihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5135686/original/074557300_1739782769-mathilde-langevin-7YkGqB551bY-unsplash.jpg)
Perlindungan kulit setiap hari menjadi bagian penting dalam merawat hiperpigmentasi, terutama saat menggunakan produk dengan bahan aktif. Hindari menggabungkan retinol dan berbagai asam eksfoliasi tanpa mempertimbangkan toleransi kulit karena kombinasi tersebut dapat meningkatkan risiko kulit kering, kemerahan, dan iritasi.
Perawatan flek hitam juga membutuhkan konsistensi. Sejumlah bahan aktif memerlukan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan sebelum hasilnya terlihat. Karena itu, jangan terburu-buru mengganti produk hanya karena noda gelap belum memudar dalam beberapa hari.
Selain menggunakan tabir surya setiap pagi, perhatikan perubahan pada kulit selama menjalani perawatan. Jika bercak gelap terus bertambah, berubah bentuk, terasa gatal, atau tidak membaik, konsultasikan dengan dokter kulit.
Pemeriksaan profesional dapat membantu memastikan penyebab perubahan warna kulit sekaligus menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kulit.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351957/original/080906700_1789720927-cek_fakta_suahasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381099/original/021116000_1792753524-cek_fakta_suahasil_-_dana_hibah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6502416/original/032246400_1779358873-IMG-20260521-WA0038.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5753805/original/090437300_1778655367-IMG-20260513-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377604/original/056735500_1792470931-alexandra-mendivil--uvzOTNdn3U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380801/original/073276300_1792738880-bruce-mars-s8PTWCu5maQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381933/original/029912100_1792910538-52fd6652-f324-43bc-a70e-388eff7cac89.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2839809/original/048918600_1561714272-leo-rivas-R_BLOGXpsOg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381895/original/078020400_1792907544-Gemini_Generated_Image_x62dk1x62dk1x62d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543807/original/059790000_1775035570-pexels-nic-scrollstoppingphotos-28286209.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361090/original/029554500_1790675482-01M3P56AB656R1KX9YWG807BD0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381934/original/007418800_1792910880-Gemini_Generated_Image_5bsiwv5bsiwv5bsi.jpg)